POJOKSATU.id - Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali menggelar Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) Tahun 2026.

FIKSI 2026 dengan semangat baru yang lebih relevan sesuai dengan tantangan zaman, menekankan integrasi tiga pilar utama, yakni Ekonomi Hijau (Green Economy), Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital.

Ajang ini dirancang bukan sekadar mencetak wirausahawan muda yang berorientasi profit, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan sosial dan ekologi.

Melalui FIKSI, diharapkan lahir profil Pelajar Pancasila yang memiliki jiwa sociopreneur, beretika, tangguh, dan berwawasan global.

Baca Juga: Harta Kekayaan Wamenkeu Baru Juda Agung Capai Rp 56 Miliar, Punya Koleksi 3 Mobil Mewah

Program ini menjadi ruang strategis bagi siswa untuk mengasah kreativitas, empati, serta keberanian berinovasi sejak bangku sekolah.

Keberhasilan penyelenggaraan FIKSI 2026 tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak.

Puspresnas menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dinas pendidikan provinsi, mitra industri, perguruan tinggi, serta tim penyusun panduan yang telah berkontribusi penuh.

Hasil yang Diharapkan dari FIKSI 2026

Melalui ajang ini, sejumlah luaran strategis ditargetkan dapat terwujud, antara lain:

- Terbentuknya wirausaha muda kreatif yang berdampak dan berkelanjutan

- Terbangunnya ruang belajar kewirausahaan berbasis kearifan lokal

- Lahirnya siswa tangguh yang memiliki daya saing global

- Siswa memiliki bekal pengalaman dan pengetahuan berwirausaha

- Tumbuhnya empati, inovasi, tanggung jawab, dan kemandirian ekonomi

- Terbangunnya jejaring dan kolaborasi usaha berkelanjutan

- Tersedianya contoh praktik pembelajaran kewirausahaan di sekolah menengah

- Adanya media diseminasi karya wirausaha muda kepada masyarakat

Baca Juga: Dua Staf Khusus Nadiem Ditakuti Pejabat Kemendikbudristek, Satu Sudah Tersangka Satu Lagi Belum

Luaran yang Diharapkan

FIKSI 2026 menargetkan dua bentuk luaran utama, yakni:

- Perencanaan Usaha, berupa gagasan produk yang ditampilkan dalam bentuk purwarupa, rencana bisnis, serta karya ilmiah dari ide inovasi

- Pengembangan Usaha, berupa profil pengembangan usaha yang telah berjalan beserta karya ilmiah dari inovasi yang dikembangkan

Tema FIKSI 2026

“Perwujudan Wirausaha Muda Kreatif melalui Inovasi dan Teknologi Berbasis Kearifan Lokal.”

Jadwal Pelaksanaan FIKSI 2026

- Publikasi Panduan: Februari 2026

- Sosialisasi Panduan dan Pendaftaran: 4 Februari 2026

- Pendaftaran dan Unggah Proposal: Februari – 4 Mei 2026

- Pengumuman Seleksi Tahap 1: 19 Mei 2026

- Unggah Tugas Tahap 2: 19 Mei – 10 Juli 2026

- Pengumuman Seleksi Tahap 2: 21 Juli 2026

- Unggah Bahan Finalis: 22 Juli – 31 Agustus 2026

- Final, Expo, dan Pengumuman Juara: 7 – 12 September 2026

Baca Juga: PPPK Guru Sekolah Garuda 2026 Mulai Diburu, Cek Jumlah Pendaftar dan Skema Gajinya

Persyaratan Peserta

Peserta FIKSI 2026 wajib memenuhi sejumlah ketentuan, antara lain:

- Murid aktif maksimal kelas 11 saat pendaftaran

- Memiliki NISN dan terdaftar di Dapodik

- Peserta perorangan atau kelompok maksimal 2 orang

- Setiap murid hanya boleh tergabung dalam satu kelompok

- Mengunggah surat rekomendasi kepala sekolah

- Mengunggah surat persetujuan orang tua/wali

- Mengunggah surat orisinalitas karya bermaterai

- Produk tidak berasal dari TEFA, usaha keluarga, atau karya juara sebelumnya

Baca Juga: Purbaya Sidak Perusahaan di Tangerang, Petinggi Akui Lebih Pilih Suap daripada Bayar Pajak

Proses Seleksi FIKSI 2026

Tahapan seleksi dilakukan secara berjenjang, meliputi:

- Pendaftaran dan unggah berkas melalui portal FIKSI

- Penilaian Tahap 1

- Penilaian Tahap 2

- Penilaian Final dan Expo

- Penetapan pemenang FIKSI 2026

Penilaian dan Penentuan Juara

Penilaian dilakukan secara objektif dan profesional dengan komponen utama:

- Orisinalitas ide

- Inovasi dan keberlanjutan

- Kelayakan bisnis

- Kesesuaian tema

- Presentasi dan penyampaian

- Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Baca Juga: Kemdiktiksaintek dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset, Hadirkan Peraih Nobel Kimia 2025 di Kawasan Sains Habibie

Kategori Ajang FIKSI 2026

- Perencanaan Usaha

- Ditujukan bagi siswa dengan ide usaha baru

- Fokus pada gagasan, konsep, dan perancangan bisnis

- Output berupa purwarupa, rencana bisnis, dan karya ilmiah

- Usaha belum berjalan secara komersial

- Pengembangan Usaha

- Ditujukan bagi siswa yang telah menjalankan usaha minimal 3 bulan

- Fokus pada inovasi, peningkatan, dan keberlanjutan usaha

- Output berupa profil pengembangan usaha dan karya ilmiah

- Usaha telah memiliki aktivitas penjualan dan validasi pasar

Baca Juga: Karya Mahasiswa UM Mendunia, Mobil Evo 3 dan Akasa Evo 2 Juara Shell Eco-marathon Qatar 2026

Kategori dan Bidang FIKSI 2026

Perencanaan Usaha dan Pengembangan Usaha meliputi bidang:

- Agribisnis, Agroteknologi, dan Kemaritiman

- Fashion (Fesyen)

- Game

- Kesehatan, Kecantikan, dan Perawatan Diri

- Kewirausahaan Sosial

- Kriya

- Bisnis Kuliner

- Seni Rupa dan Desain

- Teknologi Digital

- Video, Animasi, dan Film

- Wisata dan Budaya

Baca Juga: SKF Musnahkan Puluhah Ribu Bearing Palsu, Harganya Capai Rp9,5 Miliar

FIKSI 2026 menjadi bukti bahwa kewirausahaan bukan sekadar soal bisnis, tetapi juga tentang keberanian mencipta perubahan.

Dari ruang kelas hingga panggung nasional, ajang ini membuka jalan bagi siswa Indonesia untuk tumbuh sebagai inovator yang berpijak pada nilai lokal dan menatap masa depan global. ***