POJOKSATU.id - Universitas Semarang (USM) didirikan pada 23 Juni 1987 dengan bentuk awal sebagai Politeknik Semarang.
Pada masa awal berdirinya, institusi ini menyelenggarakan empat program studi jenjang Diploma III, yakni Kepaniteraan Hukum, Manajemen Perusahaan, Teknik Sipil Hidro, dan Teknologi Hasil Pertanian.
Kehadiran Politeknik Semarang kala itu menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan vokasi yang relevan dengan dunia kerja.
Baca Juga: NIK, NUPTK, hingga NRG! Mengapa Tiga Data Ini Jadi Penentu Nasib Guru PPG 2025 di Info GTK
Seiring perkembangan dan meningkatnya kepercayaan publik, pada tahun 1994 Politeknik Semarang resmi bertransformasi menjadi Universitas Semarang.
Perubahan status ini menandai babak baru dalam perjalanan institusi, sekaligus memperluas cakupan keilmuan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Saat ini, Universitas Semarang mengelola 18 program studi yang mencakup jenjang Diploma III, Sarjana, Magister, hingga Doktor.
Baca Juga: Cara Membuat NIB Online dengan Mudah Lewat OSS, Bisa untuk UMKM dan Usaha Perorangan
Program studi tersebut meliputi D-III Manajemen Perusahaan; S-1 Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknologi Hasil Pertanian, Psikologi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Ilmu Komunikasi, dan Pariwisata; S-2 Manajemen, Ilmu Hukum, Psikologi, dan Teknik Sipil; serta S-3 Ilmu Manajemen.
Dalam perjalanannya, USM sempat menggunakan beberapa lokasi kampus, yakni Kampus I di Jl. Admodirono No. 11 dengan luas 3.000 meter persegi, Kampus II di kawasan Mrican seluas 12.252 meter persegi, serta Kampus III di Jl. Soekarno-Hatta Arteri Tlogosari dengan luas 27.721 meter persegi.
Mulai Februari 2010, seluruh kegiatan akademik USM dipusatkan di Kampus III. Kampus ini terus berkembang dengan delapan gedung utama masing-masing berlantai tiga.
Baca Juga: Lulusan PPG 2025 Tak Perlu Menunggu Lama, Ini Alasan Langsung Masuk Usulan TPG 2026
Pada tahun 2015, USM meresmikan Gedung V untuk Fakultas Teknologi Pertanian, dan pada tahun 2020 kembali menambah ikon baru berupa Gedung Menara berlantai 10 sebagai simbol kampus modern.
Hingga kini, lebih dari 16.460 mahasiswa menempuh pendidikan di Universitas Semarang, baik pada jalur akademik maupun vokasi.
Aktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dengan dukungan pendanaan dari yayasan maupun lembaga eksternal.
Baca Juga: SIUP Masih Perlu atau Tidak di 2026? Ini Penjelasan Terbaru untuk Pelaku Usaha
USM didukung oleh sekitar 160 tenaga pendidik dan 95 tenaga kependidikan yang berperan sebagai pengembang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mahasiswa USM berasal tidak hanya dari Jawa Tengah, tetapi juga dari Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta berbagai provinsi lain di Indonesia.
Dalam pengembangan minat dan bakat mahasiswa, USM memiliki 36 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang telah menorehkan prestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Selain itu, terdapat 23 organisasi kemahasiswaan mulai dari BEM, DEMA, hingga himpunan mahasiswa jurusan.
Fasilitas penunjang yang tersedia di lingkungan kampus antara lain Language Culture Center (LCC), Kantor Internasional, Gelanggang Olahraga, lapangan basket dan voli, Klinik USM, kantin, koperasi mahasiswa, bank/ATM, serta masjid.
Universitas Semarang mengusung visi menjadi universitas yang menghasilkan sumber daya insani yang profesional, beradab, berkeindonesiaan, serta ipteks yang berdaya guna dan berhasil guna.
Baca Juga: Masuk Diam-diam Lewat Pemukiman, Alat Berat Proyek Geotermal Dihadang Warga Gede Pangrango
Visi tersebut diwujudkan melalui misi menyelenggarakan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi, mengembangkan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, serta menyebarluaskan ipteks untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Universitas Semarang didirikan oleh para tokoh nasional, yakni Prof. Sudarto, S.H., Prof. dr. Moeljono S. Trastotenojo, Prof. Ir. Joetata Hadihardaja, Ir. Widjatmoko, serta Prof. Dr. H. Muladi, S.H.
Jejak pemikiran dan dedikasi para pendiri tersebut menjadi fondasi kuat bagi USM dalam menapaki perjalanan panjangnya.
Baca Juga: 5 Ide Ngabuburit Bareng Teman Jelang Ramadan 1447 H, Seru, Bermakna dan Penuh Manfaat
Dari sebuah politeknik sederhana, Universitas Semarang terus melangkah mantap membangun generasi unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. ***




