POJOKSATU.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merilis Patch Dapodik 2026c pada Selasa, 20 Januari 2026. 

Rilis ini membawa sejumlah perbaikan penting untuk mendukung pendataan semester genap tahun ajaran 2025/2026.

Peluncuran Patch Dapodik 2026c terbilang cukup cepat, mengingat versi sebelumnya, Dapodik 2026b, baru dirilis beberapa waktu lalu. 

Pembaruan ini dilakukan untuk menyelaraskan mekanisme pendataan sekaligus memperbaiki bug yang ditemukan pada versi sebelumnya.

Baca Juga: Dua Bulan Bencana Banjir Sumatera, 34 Orang Masih Hilang di Tapanuli Tengah, Meninggal 130 Jiwa

Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen pun mengimbau seluruh satuan pendidikan agar segera melakukan pembaruan. 

Langkah ini dinilai penting agar proses pengumpulan dan sinkronisasi data berjalan lebih optimal serta minim kendala teknis.

Patch Dapodik 2026.c tersedia dalam tiga format, yakni installer lengkap, patch pembaruan, dan pembaruan daring langsung melalui aplikasi. 

Masing-masing metode memiliki prosedur berbeda yang perlu diperhatikan oleh operator sekolah.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Rekrutmen PPPK BGN Tahap 3–4 Resmi Dibuka, 32.460 Formasi Tersedia

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Instal Patch Dapodik 2026.c

Sebelum melakukan instalasi, ada beberapa hal penting yang wajib dipastikan oleh operator sekolah.

Patch Dapodik 2026.c hanya dapat diinstal pada perangkat yang sudah terpasang aplikasi Dapodik versi 2026.b. 

Jika belum, operator wajib menggunakan installer lengkap terlebih dahulu.

Bagi yang memilih metode installer, pastikan data pada versi 2026.b sudah dilakukan sinkronisasi. 

Data yang belum tersinkron berisiko hilang saat proses uninstall dan install ulang.

Baca Juga: SKTP Terbit Sebelum 20 Januari 2026 Jadi Penentu Tunjangan Guru, Ini Mekanisme Bulanan yang Jarang Dijelaskan

Selain itu, operator juga disarankan membersihkan cache browser terlebih dahulu. 

Caranya dengan menekan Ctrl+H, memilih “Delete browsing data”, lalu memilih rentang waktu “All time” dan mencentang seluruh opsi kecuali password.

Pemilihan metode instalasi juga perlu disesuaikan dengan kondisi sekolah. 

Metode patch lebih cepat dan praktis bagi yang sudah menggunakan versi sebelumnya, sementara installer memberikan aplikasi yang lebih fresh meski membutuhkan waktu lebih lama dan registrasi ulang.

Baca Juga: Status Info GTK Masih Abu-Abu? Ini Alasan Tunjangan Sertifikasi Guru Belum Cair dan Solusi Februari 2026

Link Unduh Patch Dapodik 2026.c

Unduhan resmi tersedia melalui laman https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan dengan pilihan sebagai berikut:

  • Installer Dapodik PAUD, Dikdas, Dikmen versi 2026.c untuk PAUD, SD, SMP, SMA, SLB, PKBM, dan SKB

  • Installer Dapodik Vokasi versi 2026.c khusus untuk SMK

  • Patch Aplikasi Dapodik versi 2026.c untuk semua jenjang

Jika laman resmi sulit diakses, file unduhan biasanya juga dibagikan melalui kanal media sosial resmi atau grup komunikasi operator sekolah.

Baca Juga: Tunjangan Sertifikasi Guru Cair 26–31 Januari 2026, Ini Tanda SKTP Siap Dibayar dan Cara Cek Aman

3 Cara Instal Aplikasi Dapodik 2026.c

Ada tiga metode yang dapat digunakan untuk menginstal Dapodik 2026.c, tergantung kondisi masing-masing satuan pendidikan.

1. Menggunakan Patch

Metode ini disarankan bagi sekolah yang sudah menggunakan Dapodik 2026.b. 

Alurnya dimulai dari memastikan aplikasi sudah terpasang, membersihkan cache browser, mengunduh file patch, menjalankan file sebagai administrator, lalu mengikuti wizard instalasi hingga selesai. 

Setelah itu, operator cukup login, menarik data, melakukan perbaikan, validasi, dan sinkronisasi.

Baca Juga: Resmi Ditetapkan! Komponen THR PPPK Pusat dan Daerah 2026 Tak Sama, Siapa yang Lebih Untung?

2. Melalui Fitur Pembaruan Daring

Bagi sekolah dengan koneksi internet stabil, pembaruan dapat dilakukan langsung dari aplikasi. 

Operator cukup login ke Dapodik 2026.b, masuk menu Pengaturan, klik “Cek Pembaruan”, lalu menunggu proses unduh dan instalasi selesai. 

Pastikan versi berubah menjadi 2026.c setelah melakukan refresh browser.

3. Menggunakan Installer Lengkap

Metode ini ditujukan bagi satuan pendidikan yang belum pernah menginstal Dapodik 2026.b atau belum melakukan pendataan sama sekali. 

Operator perlu memastikan data lama sudah tersinkron, menghapus cache, melakukan uninstall versi lama, lalu menginstal ulang menggunakan installer sesuai jenjang. 

Setelah registrasi dan login, operator dapat mulai melakukan input data semester genap 2025/2026.

Baca Juga: Segini Rincian Komponen THR PPPK Pusat dan Daerah 2026 yang Berbeda dan Resmi Ditetapkan

Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik 2026.c

Patch Dapodik 2026.c membawa tiga perbaikan utama yang cukup signifikan bagi operator sekolah.

  • Pertama, pengaktifan fitur Lanjutkan Semester. Rombongan belajar wali, kegiatan ekstrakurikuler, dan mata pelajaran pilihan kini dapat dilanjutkan ke semester berikutnya tanpa perlu input ulang secara manual.
  • Kedua, perbaikan bug penyimpanan pembelajaran. Masalah data pembelajaran yang tidak tersimpan atau terduplikasi saat pengisian kini telah diperbaiki sehingga proses input menjadi lebih stabil.
  • Ketiga, perubahan validasi NIP dan TMT ASN. Status validasi yang sebelumnya dinyatakan invalid kini diubah menjadi warning. Perubahan ini sangat membantu, terutama bagi operator yang mengelola data guru PPPK atau tenaga honorer.

 Baca Juga: Jenazah Pramugari Pesawat ATR 42-500 Esther Aprilita Ditemukan Masih Utuh, Sidik Jari Terbaca

Kemendikdasmen berharap seluruh satuan pendidikan segera melakukan pembaruan agar pendataan berjalan lancar dan data yang dikirimkan lebih akurat. ***