POJOKSATU.id — Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Kemenag DIY) kembali membuka peluang magang bagi mahasiswa aktif yang ingin memperoleh pengalaman kerja secara langsung di lingkungan instansi pemerintah.

Program magang ini direncanakan mulai berlangsung pada April 2026 dan dilaksanakan tanpa dipungut biaya.

Kesempatan tersebut terbuka bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan yang ingin mengembangkan kemampuan praktis, memperluas jejaring profesional, sekaligus memperkaya portofolio serta CV sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Baca Juga: Jadwal TPG Per Bulan 2026 Jadi Harapan Baru, Namun Realisasi Awal Tahun Perlu Dipahami

Selama mengikuti program magang, peserta akan dilibatkan dalam beragam aktivitas kedinasan.

Mahasiswa tidak hanya membantu pekerjaan administrasi perkantoran, tetapi juga terjun dalam pelayanan publik, pengelolaan data berbasis sistem informasi, hingga pendampingan pada program-program di bidang keagamaan dan pendidikan.

Pada tahun 2026, Kanwil Kemenag DIY membuka sejumlah formasi magang yang tersebar di berbagai unit kerja.

Baca Juga: Panduan Resmi, Ini Cara Mengatasi NIP PPPK Paruh Waktu Invalid di Dapodik Terbaru, Simak Penjelasannya

Salah satunya adalah Pembimbing Masyarakat Hindu dengan kuota satu orang.

Peserta magang di unit ini akan membantu pengelolaan data lembaga dan umat keagamaan, mendukung kegiatan pembinaan serta pelayanan umat, hingga melakukan dokumentasi dan penyusunan laporan kegiatan keagamaan.

Formasi ini terbuka bagi mahasiswa dari jurusan Studi Agama, Sosiologi Agama, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi.

Baca Juga: Bupati Agam Temui Kemendikdasmen, Skema Gaji PPPK Jadi Bahasan Utama

Formasi berikutnya berasal dari Bidang Urusan Agama Islam dengan kuota dua orang.

Mahasiswa magang akan dilibatkan dalam administrasi data kepenghuluan, dukungan program bimbingan keluarga sakinah, pengolahan laporan kegiatan dan data Kantor Urusan Agama (KUA), penginputan sistem informasi urusan agama Islam, pendataan masjid dan kepustakaan Islam, hingga kegiatan pembinaan syariah.

Jurusan yang relevan antara lain Hukum Keluarga Islam, Ahwal Syakhshiyyah, Sistem Informasi, Administrasi Publik, Studi Islam, Manajemen Dakwah, dan Ilmu Komunikasi.

Baca Juga: Pusat Perbukuan Buka Seleksi Penulis dan Penelaah Buku Teks Utama SMK dan MAK Fase F Tahun 2026, Simak Persyaratan dan Daftar Konsentrasi Keahlian

Kanwil Kemenag DIY juga membuka satu kuota magang di Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat-Wakaf.

Di unit ini, mahasiswa akan membantu administrasi data penyuluh, penyebaran informasi kegiatan penyuluhan, pendataan lembaga keagamaan Islam, dukungan kegiatan syi’ar Islam, dokumentasi program zakat dan wakaf, serta pelaksanaan program pemberdayaan umat.

Formasi ini dapat dilamar oleh mahasiswa dari jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Ilmu Komunikasi, Sistem Informasi, Studi Islam, Ekonomi Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, serta Akuntansi Syariah.

Baca Juga: TPG Guru 2026 Per Bulan Sudah Dipastikan, Tapi Januari Masih Tanda Tanya, Ini Penjelasan Realistisnya

Selain itu, terdapat satu kuota magang di Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam. Ruang lingkup tugas meliputi administrasi pendidikan agama, dukungan pembinaan pendidikan Islam, pendataan lembaga Al-Qur’an, Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ), serta pengelolaan sistem informasi pesantren.

Formasi ini terbuka bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam, Studi Islam, Studi Al-Qur’an, Sistem Informasi, Sosiologi Agama, dan Ilmu Komunikasi.

Untuk Bidang Pendidikan Madrasah, Kanwil Kemenag DIY menyediakan dua kuota magang.

Baca Juga: Guru di Tapanuli Selatan Hibahkan 7.500 Meter Tanah Demi Bangun Sekolah yang Terdampak Bencana

Mahasiswa akan membantu pengelolaan data kurikulum dan kesiswaan, administrasi guru dan tenaga kependidikan, data kelembagaan madrasah, sistem informasi dan akreditasi, serta penyusunan laporan berbasis data dan izin operasional.

Jurusan yang sesuai antara lain Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan, Manajemen SDM, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Ilmu Komunikasi.

Di Bagian Tata Usaha yang membidangi Humas, Data, Informasi, dan Kerukunan Umat Beragama, tersedia tiga kuota magang.

Baca Juga: Info Terbaru Sertifikasi Guru 2026, SKTP Langsung Terbit, Ini Fakta dan Saran Resminya

Peserta akan terlibat dalam pembuatan konten publikasi dan berita kegiatan, pengelolaan data serta informasi kehumasan, serta dukungan program penguatan kerukunan umat beragama.

Formasi ini relevan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi, Jurnalistik, Hubungan Masyarakat, Desain Komunikasi Visual, Teknologi Informasi, Komunikasi Penyiaran Islam, Studi Agama, dan Teknologi Rekayasa Internet.

Sementara itu, Bagian Tata Usaha Kepegawaian dan Hukum membuka satu kuota magang.

Baca Juga: Ratusan PPPK Probolinggo Cairkan JHT, BPJS Jelaskan Syarat dan Risiko Kehilangan Perlindungan

Mahasiswa akan membantu pengelolaan data kepegawaian dan surat keputusan, pengarsipan dokumen hukum dan regulasi, serta penyusunan data kehadiran dan disiplin pegawai.

Formasi ini dapat diikuti oleh mahasiswa Manajemen SDM, Hukum, Administrasi Publik, dan Ilmu Komunikasi.

Adapun di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), tersedia dua kuota magang.

Baca Juga: Banjir Bekasi Surut, BPBD Pastikan Tak Ada Genangan, Fokus Evaluasi dan Mitigasi

Ruang lingkup tugas mencakup pelayanan administrasi kepada masyarakat, verifikasi berkas, penanganan pengaduan dan informasi, serta dokumentasi sesuai standar pelayanan.

Formasi ini terbuka bagi mahasiswa Administrasi Publik atau Administrasi Negara, Manajemen Administrasi, Ilmu Pemerintahan, Sistem Informasi, serta Ilmu Komunikasi yang fokus pada pelayanan publik.

Informasi resmi mengenai pendaftaran, persyaratan, dan mekanisme seleksi program magang ini akan diumumkan melalui kanal resmi Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga: Kasdim 0604 Karawang Bacakan Amanat Panglima TNI Saat Upacara Bendera

Mahasiswa diimbau untuk terus memantau pengumuman agar tidak melewatkan informasi penting terkait pelaksanaan magang tahun 2026.***