POJOKSATU.id — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) kembali membuka kesempatan berkarier bagi masyarakat melalui Rekrutmen Tenaga Pendukung Program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN).

Sebagai instansi pemerintah yang memegang peran utama dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan kesehatan nasional, Kemenkes RI terus berkomitmen memperkuat sistem pelayanan kesehatan agar semakin berkualitas, merata, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Dalam menjalankan fungsinya, Kemenkes mengemban berbagai tugas strategis, mulai dari upaya pencegahan dan pengendalian penyakit, pengelolaan ketersediaan obat-obatan, hingga penguatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan dari tingkat Puskesmas sampai rumah sakit rujukan.

Baca Juga: Siapa Saja 6 Kelompok yang Diprioritaskan di CPNS 2026? Ini Daftarnya

Di sisi lain, kementerian ini juga berfokus pada penanganan isu-isu prioritas nasional, seperti percepatan penurunan angka stunting dan pemerataan distribusi tenaga kesehatan, khususnya di daerah terpencil.

Seiring perkembangan zaman, Kemenkes RI juga tengah mengakselerasi transformasi digital di sektor kesehatan.

Integrasi data dan sistem informasi di seluruh fasilitas layanan kesehatan terus didorong guna menciptakan ekosistem pelayanan yang lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.

Baca Juga: Incar Golden Ticket UNAIR 2026? Ini Syarat Wajib, Penilaian Prestasi, dan Strategi Agar Peluang Lolos Lebih Besar

Selaras dengan upaya tersebut, Kemenkes RI membuka rekrutmen Tenaga Pendukung Program SIHREN untuk mengisi sejumlah posisi sesuai dengan kualifikasi yang telah ditetapkan.

Salah satu posisi yang dibuka adalah Finance Officer.

Posisi ini diperuntukkan bagi pria atau wanita berusia 22 hingga 40 tahun dengan latar belakang pendidikan minimal S1 di bidang Perpajakan, Akuntansi, atau Manajemen.

Baca Juga: Indonesia Darurat 7 Hari dan Timbulkan Ketakutan Ekonomi di Media Sosial

Pelamar diharapkan memiliki pengalaman di bidang keuangan atau pengelolaan keuangan program, mampu mengoperasikan Microsoft Office, serta memiliki kemampuan bekerja dalam tim dengan tingkat ketelitian dan komunikasi yang baik.

Penguasaan bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan, serta pengalaman bekerja sama dengan institusi pemerintah, NGO, atau lembaga internasional menjadi nilai tambah.

Selain itu, Kemenkes RI juga membuka lowongan untuk posisi Office Boy/Girl.

Baca Juga: IKD Warga Bandung Tak Bisa Diakses, Disdukcapil Tegaskan Aktivasi Wajib Tatap Muka demi Keamanan Data

Posisi ini terbuka bagi pria atau wanita berusia 20 hingga 30 tahun dengan pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat.

Pelamar diutamakan memiliki pengalaman sebagai office boy atau office girl, bersikap jujur dan bertanggung jawab, disiplin, rajin, cekatan, serta memiliki sikap ramah dan sopan dalam bekerja.

Bagi pelamar yang memenuhi kualifikasi dan tertarik untuk bergabung, pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan resmi yang telah disediakan.

Baca Juga: Uang Haji Berputar Rp18 Triliun, Gus Irfan Mengingatkan Jajarannya, Jangan Tergoda Ini Urusan Dunia dan Akhirat

Masa pendaftaran dibuka mulai 15—18 Januari 2026.

Kemenkes RI mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan. Seluruh rangkaian proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.***