POJOKSATU.ID - Memilih jalur pendidikan tinggi merupakan langkah strategis dalam menentukan masa depan, terutama bagi mereka yang memiliki panggilan jiwa untuk berbakti kepada negara.

Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) hadir sebagai institusi prestisius yang menawarkan lebih dari sekadar perkuliahan akademik biasa.

Melalui skema beasiswa penuh, para mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi pemimpin masa depan yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus memiliki disiplin militer yang kuat.

Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) kembali mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk menempuh pendidikan sebagai Kadet Mahasiswa.

Sebagai perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Kementerian Pertahanan, Unhan RI menawarkan pendidikan beasiswa penuh guna mencetak kader intelektual bela negara yang tangguh.

Baca Juga: PENTING! Pahami Pembagian Bobot Nilai dan Penentu Kelulusan Seleksi PPPK KemenHAM!

Persyaratan Umum Calon Kadet

Sebelum mendaftar, pastikan Anda memenuhi kriteria umum sebagai berikut:

Identitas & Karakter: Warga Negara Indonesia (WNI) yang sehat jasmani, rohani, tidak buta warna, serta memiliki jiwa kejuangan tinggi.

Pendidikan: Lulusan SMA/sederajat (IPA) atau SMK/sederajat (sesuai prodi) tahun lulus 2025 atau 2026. Khusus Prodi Sejarah Militer terbuka bagi lulusan IPA maupun IPS.

Akademik: Tidak pernah tinggal kelas. Rata-rata nilai rapor semester I-V minimal 80 dan diprioritaskan bagi siswa yang masuk peringkat 10 besar pada semester V.

Kecerdasan & Usia: Memiliki IQ minimal 120 dan berusia maksimal 20 tahun pada saat pembukaan pendidikan (1 September 2026).

Fisik: Tinggi badan minimal laki-laki 163 cm dan perempuan 157 cm dengan berat badan proporsional (dibuktikan dengan surat keterangan dokter dari RS Pemerintah/TNI/Polri).

Kompetensi Tambahan: Mampu mengoperasikan komputer (Internet dan Microsoft Office).

Ketentuan Khusus Program Studi (Nilai Rapor Semester V)

Pendaftar harus memiliki nilai pengetahuan minimal 90 pada mata pelajaran tertentu di semester V sesuai dengan program studi yang dipilih:

- Kedokteran & Biologi: Minimal 90 untuk Biologi dan Matematika.

- Farmasi & Kimia: Minimal 90 untuk Kimia dan Matematika.

- Matematika: Minimal 90 untuk Matematika.

- Informatika, Fisika, Teknik Elektro, Teknik Mesin, & Teknik Sipil: Minimal 90 untuk Fisika dan Matematika.

- Rekayasa Sumber Daya Air: Minimal 90 untuk Fisika, Matematika, dan Biologi.

- Teknik Nuklir: Minimal 90 untuk Matematika, Fisika, dan Kimia.

- Kedokteran Gigi: Minimal 90 untuk Matematika dan Biologi.

- Ilmu Keolahragaan: Minimal 90 untuk Pendidikan Olahraga.

- Sejarah Militer: Minimal 90 untuk Sejarah dan Sejarah Indonesia (bagi lulusan Madrasah Aliyah ditambah Sejarah Kebudayaan Islam; bagi Kurikulum Merdeka ditambah Sejarah Tingkat Lanjut).

- Lulusan SMK: Minimal 90 untuk mata pelajaran Penjasorkes, Matematika, Kejuruan, Projek Kreatif dan Kewirausahaan, serta PKL. Wajib melampirkan nilai TKA sesuai prodi.

Komitmen Selama Pendidikan

- Calon Kadet Mahasiswa harus bersedia menandatangani surat perjanjian yang menyatakan:

- Kesediaan menjadi Kader Intelektual Bela Negara dan Komponen Cadangan.

- Bersedia tinggal di asrama dan tidak menikah atau hamil selama masa pendidikan.

- Tidak sedang atau akan menerima beasiswa dari sumber lain.

- Mendapatkan izin dari orang tua/wali.

Apabila mengundurkan diri setelah dinyatakan diterima dan mengikuti pembukaan pendidikan, wajib mengembalikan seluruh biaya seleksi dan biaya operasional pendidikan kepada negara.

Baca Juga: Bedah Materi Seleksi Kompetensi CAT BKN PPPK KemenHAM yang Wajib di Ketahui Pelamar!

Perlu diperhatikan bahwa peserta yang lolos seleksi administrasi akan dikenakan biaya Rp. 100.000,- untuk pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) menggunakan metode CAT BKN, sesuai dengan aturan PNBP yang berlaku.

Bagi lulusan luar negeri atau sekolah internasional di dalam negeri, wajib menyertakan penyetaraan ijazah.

Oleh karena itu, manfaatkan waktu persiapan yang ada untuk memastikan seluruh dokumen dan kualifikasi fisik Anda berada dalam kondisi prima.

Jadikan kesempatan ini sebagai jembatan untuk bertransformasi menjadi intelektual muda yang siap menjaga kedaulatan bangsa di masa depan.***

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel WhatsApp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala