POJOKSATU.id – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) sebagai bagian dari penguatan institusi di bidang keguruan dan olahraga.

Rencana ini disampaikan Wakil Rektor Bidang Pendidikan UMY, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag., di Ruang Rektorat Gedung AR Fachruddin A, Kamis (8/1/2026) dalam keterangan resmi di portal UMY.

Zuly menjelaskan, pembukaan Prodi PKO sejalan dengan perubahan nomenklatur fakultas dari Fakultas Pendidikan Bahasa (FPB) menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Baca Juga: Mata Pelajaran Pendukung SNBP 2026 Lengkap Sesuai Prodi, Ini Aturan Resmi Kemendikdasmen

Perubahan tersebut membuka ruang lebih luas bagi UMY untuk menghadirkan program studi kependidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

“Ke depan, nama fakultasnya bukan lagi Fakultas Pendidikan Bahasa, tetapi menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Dengan demikian, UMY memiliki ruang untuk membuka berbagai program studi keguruan, termasuk Pendidikan Kepelatihan Olahraga,” ujarnya.

Menurut Zuly, salah satu latar belakang utama pembukaan Prodi PKO adalah masih minimnya perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan kepelatihan olahraga secara formal.

Baca Juga: Waspada! Cek Syarat Mutlak Pendaftaran PPPK Kemenham 2025 Agar Tidak Gugur Administrasi!

Saat ini, hanya segelintir kampus yang memiliki prodi tersebut, salah satunya Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

“Prodi Kepelatihan Olahraga itu masih sangat sedikit, mungkin baru sekitar empat perguruan tinggi.

Padahal, kebutuhan akan pelatih olahraga profesional sangat besar. Menjadi pelatih juga harus melalui pendidikan formal, tidak cukup hanya mengikuti kursus,” tegasnya.

Melalui Prodi PKO, UMY ingin menghadirkan jalur pendidikan formal bagi calon pelatih olahraga agar memiliki kompetensi akademik, pedagogik, sekaligus sertifikasi yang diakui secara profesional.

Prodi ini dirancang dengan sejumlah konsentrasi cabang olahraga yang bisa dipilih mahasiswa sesuai minat dan kebutuhan industri olahraga.

Baca Juga: Kontrak 14 Guru PPPK Deli Serdang Tak Diperpanjang, Ini Cara Negara Menilai Kinerja Pendidik

Beberapa konsentrasi yang direncanakan antara lain sepak bola, bola basket, renang, serta cabang olahraga lainnya.

Skema ini diharapkan mampu mencetak pelatih yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga kuat dalam landasan keilmuan dan kemampuan pedagogik.

Dari sisi sumber daya manusia, Zuly mengungkapkan bahwa pada tahap awal UMY akan merekrut dosen dari luar institusi yang memiliki keahlian khusus di bidang kepelatihan olahraga.

Langkah ini ditempuh karena saat ini UMY belum memiliki dosen dengan latar belakang kepelatihan olahraga secara spesifik.

“Untuk dosen, memang akan kami rekrut dari luar karena saat ini belum ada dosen khusus kepelatihan olahraga di UMY.

Baca Juga: SIKS-NG Masih Tertulis Disalurkan? Artinya BPNT Tahap 4 Sedang Proses Cair

Selanjutnya, tentu akan kami siapkan penguatan sumber daya manusia secara berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, dari aspek sarana dan prasarana, kegiatan perkuliahan Prodi PKO direncanakan akan dipusatkan di Gedung E8 UMY yang dinilai representatif untuk mendukung pembelajaran akademik maupun praktik lapangan.

Zuly menegaskan, pembukaan Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga akan dilakukan secepatnya setelah seluruh proses administrasi dan perizinan rampung.

Kehadiran prodi ini diharapkan menjadi kontribusi nyata UMY dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga nasional. ***