POJOKSATU.ID - Pergantian bank penyalur Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kerap memunculkan pertanyaan besar di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bagaimana proses transfer saldo jika bank penyalur berbeda?
Kekhawatiran saldo bantuan sosial hilang atau harus dicairkan ulang sering kali muncul.
Padahal, pemerintah memastikan saldo bansos tetap aman dan otomatis dipindahkan melalui sistem resmi.
Perlu dipahami, saldo bantuan sosial bukan tersimpan secara fisik di kartu, melainkan di rekening bantuan yang terhubung dengan sistem penyaluran nasional.
Baca Juga: RS Hermina Depok Kenalkan Terapi Sel Punca sebagai Solusi Medis Aman dan Berizin Resmi
Ketika terjadi pergantian bank penyalur, yang dipindahkan adalah rekening dan hak penerima, bukan uang secara manual.
Tahap Awal, Penetapan Bank Penyalur Baru
Proses transfer saldo dimulai ketika pemerintah menetapkan bank penyalur baru berdasarkan pemutakhiran data bansos.
Penetapan ini dilakukan secara terpusat dan terintegrasi dengan sistem data kesejahteraan sosial.
Pada tahap ini, rekening lama dinonaktifkan secara bertahap untuk penyaluran bantuan baru.
Baca Juga: KKS Diganti Bank Penyalur? Simak Cara Klaim KKS Baru Supaya Bantuan Tak Hangus
KPM tidak perlu mengajukan permohonan transfer saldo secara mandiri.
Semua proses dilakukan antarbank dan antarsistem di bawah pengawasan pemerintah.
Migrasi Rekening Bantuan
Setelah bank penyalur baru ditetapkan, sistem akan melakukan migrasi rekening bantuan.
Artinya, saldo bantuan yang masih tersisa di rekening lama akan dicatat dan dialihkan ke rekening baru yang diterbitkan bank penyalur terbaru.
Proses ini tidak dilakukan dalam hitungan jam, melainkan mengikuti siklus administrasi perbankan dan validasi data.
Karena itu, wajar jika saldo belum langsung terlihat saat KKS baru diterima.
Penerbitan dan Aktivasi KKS Baru
Setelah rekening baru siap, bank penyalur akan menerbitkan KKS baru kepada KPM.
Pada tahap ini, saldo bantuan lama biasanya belum langsung muncul di kartu.
Saldo akan masuk setelah proses aktivasi rekening selesai dan sistem menyelesaikan sinkronisasi data.
KPM wajib melakukan aktivasi KKS baru di bank penyalur yang tercantum, dengan membawa e-KTP dan KK.
Tanpa aktivasi, saldo tidak bisa digunakan meskipun sudah dipindahkan.
Masuknya Saldo ke Rekening Baru
Setelah seluruh proses administrasi rampung, saldo bantuan akan otomatis masuk ke rekening KKS baru.
KPM tidak perlu menarik saldo dari bank lama atau meminta transfer manual.
Jika masih terdapat sisa bantuan dari tahap sebelumnya, saldo tersebut tetap menjadi hak KPM.
Namun, jika bantuan sudah habis digunakan sebelum pergantian bank, maka saldo di rekening lama memang nol dan tidak ada yang dipindahkan.
Kenapa Terkadang Terlihat Telat?
Keterlambatan tampilan saldo biasanya disebabkan oleh:
Proses sinkronisasi data antarbank
Aktivasi KKS belum dilakukan
Jadwal pencairan tahap berikutnya belum dimulai
Kondisi ini bersifat sementara dan bukan berarti saldo hilang.
Baca Juga: Sandingi Kampung Perca Bogor, Cing Ikah Gagas Kampung Kresek sebagai Identitas Baru Depok
Pemerintah mengingatkan KPM untuk:
Tidak mencoba mencairkan saldo di bank lama
Tidak percaya jasa transfer saldo tidak resmi
Tidak menyerahkan KKS dan PIN kepada siapa pun
Selalu berkoordinasi dengan pendamping sosial
Dengan memahami bagaimana proses transfer saldo jika bank penyalur berbeda, KPM diharapkan lebih tenang dan tidak mudah termakan isu.
Sistem penyaluran bansos dirancang untuk melindungi hak penerima, meski terjadi perubahan bank penyalur.***




