POJOKSATU.ID - Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial mendapati Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru mereka diterbitkan oleh bank penyalur yang berbeda dari sebelumnya.

Perubahan ini kerap memicu kebingungan, bahkan kekhawatiran bantuan tidak bisa dicairkan.

Padahal, pergantian bank penyalur merupakan kebijakan resmi pemerintah dan bansos tetap aman selama KPM mengikuti prosedur klaim yang benar.

Pergantian bank penyalur KKS umumnya terjadi akibat pemutakhiran data bansos, penyesuaian wilayah layanan, atau optimalisasi sistem penyaluran.

Baca Juga: DOWNLOAD PDF Kalender Resmi 2026 Kemenag, Ada CUTI BERSAMA 8 Hari, 17 Hari Libur Nasional dan 9 Long Weekend, Ini Rinciannya

Karena itu, KPM tidak perlu langsung datang ke bank lama, sebab rekening bantuan kini telah dipindahkan ke bank penyalur baru sesuai data resmi.

Langkah Awal, Pastikan Informasi KKS Baru

Langkah pertama yang wajib dilakukan KPM adalah memastikan bank penyalur yang tercantum pada KKS baru.

Informasi ini bisa diperoleh melalui pendamping sosial, aparat desa/kelurahan, atau undangan pembagian KKS.

Nama bank yang tercetak di kartu menjadi acuan utama pencairan bantuan.

Baca Juga: Lengkap dan Terbaru! Ini Daftar Bank Penyalur KKS Baru per Daerah di Seluruh Indonesia

Jika KKS lama masih dipegang, jangan digunakan kembali untuk transaksi bansos.

Setelah pergantian bank, seluruh bantuan hanya disalurkan melalui KKS baru.

Datangi Bank Penyalur yang Baru

KPM wajib mendatangi bank penyalur sesuai KKS baru, bukan bank lama.

Datanglah ke kantor cabang atau unit layanan terdekat dengan membawa dokumen berikut:

KKS baru

KTP elektronik (e-KTP)

Kartu Keluarga (KK)

Surat keterangan atau undangan dari pendamping (jika ada)

Petugas bank akan melakukan verifikasi identitas dan aktivasi rekening bantuan jika belum aktif.

Aktivasi dan Penggantian PIN

Jika KKS baru belum aktif, petugas bank akan membantu proses aktivasi rekening dan pembuatan PIN.

Baca Juga: Sandingi Kampung Perca Bogor, Cing Ikah Gagas Kampung Kresek sebagai Identitas Baru Depok

KPM wajib menjaga kerahasiaan PIN demi keamanan dana bantuan.

Setelah aktivasi, KKS sudah bisa digunakan untuk transaksi non-tunai maupun penarikan sesuai ketentuan.

Cek Saldo Bantuan

Setelah proses klaim selesai, KPM disarankan mengecek saldo bantuan melalui ATM bank penyalur, e-warong, atau bantuan petugas.

Jika saldo belum masuk, KPM diminta bersabar karena pencairan mengikuti jadwal tahap penyaluran.

Jika Data Bermasalah

Dalam beberapa kasus, KPM mengalami kendala karena data belum sinkron. Jika hal ini terjadi:

Segera lapor ke pendamping sosial

Minta perbaikan data di desa/kelurahan

Jangan menggunakan jasa calo atau pihak tidak resmi

Pemerintah menegaskan bahwa klaim KKS baru tidak dipungut biaya apa pun.

Agar bantuan tidak tertunda, KPM perlu menghindari:

Datang ke bank lama

Menggunakan KKS lama untuk transaksi

Meminjamkan KKS atau PIN kepada orang lain

Percaya informasi dari sumber tidak resmi

Dengan mengikuti langkah klaim KKS baru jika bank penyalur berbeda ini, KPM dapat memastikan bantuan sosial tetap cair dan aman.

Baca Juga: KKS Baru Sudah Aktif? Cek Bank Penyalur Resmi Bansos yang Berlaku Saat Ini

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan pendamping sosial agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses penyaluran bansos.***