POJOKSATU.id - Pelatihan PINTAR Kemenag dalam platform berbasis MOOC kembali digelar Kementerian Agama.
Kali ini, program yang dihadirkan adalah Pelatihan Pendidikan Inklusif Berjenjang Tingkat Dasar.
Pelatihan berlangsung selama lima hari pada 11–15 Desember 2025.
Berbentuk asynchronous dan full online, peserta bisa belajar mandiri tanpa jadwal Zoom dan mengatur waktu sesuai kebutuhan masing-masing.
Pelatihan ini menyasar guru PNS dan non-PNS Kemenag, semua jenjang, Pangkat/Golongan atau jenis kelamin.
Menawarkan total 40 JP, program ini dirancang sebagai langkah awal bagi pendidik untuk memahami dan menerapkan prinsip inklusivitas di kelas.
Kompetensi yang Dibangun
Pada tingkatan dasar ini, peserta diajak memahami berbagai bentuk keberagaman murid dan merefleksikannya pada diri sendiri.
Sikap empati, kesadaran potensi, hingga risiko dari keberagaman menjadi fondasi yang perlu dimiliki guru sebelum mengembangkan strategi pembelajaran yang inklusif dan sesuai konteks kelas.
Para peserta juga akan mempelajari akar filosofis serta nilai-nilai pendidikan inklusif.
Nilai-nilai ini penting untuk diinternalisasi agar guru tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya dalam sikap profesional sehari-hari.
Selain itu, pelatihan menekankan lingkungan fisik dan sosial-emosional yang aman dan nyaman bagi semua murid.
Pengenalan dan penerapan Desain Universal untuk Pembelajaran (DUP), asesmen fungsional, hingga strategi pengajaran langsung dan prompt ikut diperdalam.
Tujuan pelatihan ini ditujukan untuk memastikan seluruh murid bisa terlibat aktif dan berkembang optimal tanpa terkecuali, saat proses pembelajaran.
Mengapa Pelatihan Ini Penting?
Di tengah tuntutan layanan pendidikan yang semakin inklusif, banyak guru masih bingung bagaimana mengintegrasikan konsep inklusi secara nyata dalam pembelajaran.
Pelatihan ini hadir sebagai pondasi dasar agar guru lebih siap menghadapi keragaman murid—baik dari gaya belajar, latar belakang, maupun kebutuhan khusus.
Bekal seperti pemahaman filosofi inklusi, teknik DUP, hingga strategi pengelolaan kelas menjadi langkah penting untuk memastikan semua murid memiliki kesempatan belajar yang setara.
Hasilnya, guru diharapkan mampu menjadi agen perubahan di ruang kelas mereka masing-masing.
Modul Pelatihan
Pelatihan ini mencakup enam section pembelajaran yang disusun runut:
-
Section 1: Pendahuluan
-
Section 2: Kelompok Dasar
-
Section 3: Tema 1 – Mengenal Keberagaman
-
Section 4: Tema 2 – Pentingnya Pendidikan Inklusif dalam Merayakan Keberagaman
-
Section 5: Tema 3 – Memfasilitasi Keberagaman dalam Pembelajaran di Kelas
-
Section 6: Tema 4 – Mengelola Asesmen dan Strategi Pengajaran dalam Kerangka DUP
Pendaftaran
Peserta dapat mendaftar melalui laman resmi platform Pintar di [PINTAR KEMENAG] dan bergabung dalam grup koordinasi melalui [GRUP TELEGRAM].
Menjadi guru inklusif bukan sekadar mengikuti tuntutan zaman, tetapi wujud nyata kepedulian pada setiap murid.
Pelatihan ini bisa menjadi titik awal untuk memperluas wawasan, memperkuat empati, dan membangun metode mengajar yang lebih manusiawi.
Bila guru mau melangkah sekarang, perubahan kecil yang dimulai hari ini bisa menjadi masa depan yang lebih baik bagi banyak anak di ruang kelas nanti. ***




