POJOKSATU.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf) merilis hasil akhir Seleksi Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (Pemagangan Nasional) Tahun 2025.

Pemberitahuan hasil Pemagangan Nasional ini melalui Pengumuman Nomor PENG/5/KP.16.01/S/2025 tertanggal 21 November 2025.

Program ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Nomor B-1/939/LP.03.00/X/2025 tentang Pemagangan untuk Lulusan Perguruan Tinggi.

Baca Juga: Ringkasan IPA: Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Bab 5 Semester 2 Kurikulum Merdeka, LENGKAP Sesuai Tujuan Pembelajaran!

Dalam keterangan resminya, Pelaksana Harian Sekretaris Kementerian Pariwisata, Norman Sasono, menyampaikan sejumlah poin penting terkait peserta yang dinyatakan lolos seleksi.

Diantaranya, seluruh peserta lolos wajib mengikuti pembekalan dan penandatanganan Perjanjian Pemagangan, tanggal 24 November 2025.

Peserta juga diwajibkan membawa satu lembar materai sebagai syarat administrasi.

Program Pemagangan Nasional akan berlangsung mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026, berdasarkan perjanjian resmi antara peserta dan Kementerian Pariwisata.

Pemagangan baru dinyatakan aktif setelah peserta menandatangani dokumen perjanjian pada 24 November 2025.

Baca Juga: Tutorial Lengkap Sinkron SKP ASN ke e-Kinerja, Mulai dari Login Sampai Berhasil Tersubmit

Kemenpareraf mengingatkan, peserta bertanggung jawab sepenuhnya atas akses informasi selama program.

Keterlambatan atau kelalaian peserta dalam mengakses pengumuman tidak menjadi tanggung jawab kementerian.

Jika ditemukan data peserta yang tidak valid atau melanggar ketentuan, kelulusan dapat dibatalkan.

Hasil seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Daftar lengkap nama peserta yang lolos dapat dilihat melalui tautan resmi Kementerian Pariwisata berikut:

https://kemenpar.go.id/pengumuman/pengumuman-tentang-hasil-akhir-seleksi-program-pemagangan-lulusan-perguruan-tinggi-pemagangan-nasional-kementerian-pariwisata-republik-indonesia-tahun-2025

Baca Juga: Gagal Sinkron SKP? Ini 7 Kendala Umum ASN di e-Kinerja dan Cara Mengatasinya

Program ini merupakan bagian dari paket kebijakan prioritas nasional, yang diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia untuk memberikan pengalaman kerja terstruktur bagi lulusan perguruan tinggi.

Pada Gelombang II Tahun 2025, program ini menargetkan kuota hingga ± 80.000 peserta di seluruh Indonesia.

Peserta yang lolos akan mendapatkan sertifikat magang resmi sebagai nilai tambah saat melamar pekerjaan.

Program ini memungkinkan peserta memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja atau industri/instansi pemerintahan dalam periode yang telah ditetapkan. ***