POJOKSATU.ID - Menjelang pelaksanaan UKPPPG Guru Tertentu Tahap 3 dan 4, berbagai laporan dari ruang ujian mulai bermunculan.
Salah satu yang paling menarik perhatian datang dari sejumlah pengawas UKPPPG yang mengungkapkan adanya tujuh perilaku peserta yang ternyata paling sering menyebabkan nilai jatuh.
Bahkan membuat peserta gagal meskipun mereka sebenarnya menguasai materi.
Fenomena ini berulang hampir setiap periode ujian.
Baca Juga: Uang Rp300 Miliar di Kasus Taspen Ternyata Pinjaman Bank, KPK Beberkan Fakta Mengejutkan
Banyak peserta merasa sudah mempersiapkan materi, belajar berbulan-bulan, tetapi tetap memperoleh nilai di bawah passing grade.
Menurut pengawas, penyebabnya kadang bukan pada isi materi atau kemampuan akademik, tetapi pada perilaku dan kebiasaan selama ujian yang sering tidak disadari oleh peserta.
Berikut rangkuman tujuh perilaku yang dinilai paling berbahaya bagi peserta UKPPPG.
1. Terlalu Lama pada Satu Soal HOTS
Pengawas mengaku banyak peserta terjebak pada satu soal, terutama soal bertipe HOTS yang membutuhkan analisis.
Baca Juga: Jakarta Kok Gini? Viral Korban Pelecehan Dicuekin Banyak Pihak, Damkar Malah Gercep!
Mereka sering menghabiskan 5–7 menit hanya untuk satu soal, sehingga waktu tergerus tanpa disadari.
Padahal, sistem UKPPPG tidak memberi nilai lebih hanya karena peserta berpikir lama.
Alih-alih menyelesaikan seluruh soal, peserta justru kehilangan kesempatan menjawab soal lain yang mungkin lebih mudah.
Kebiasaan ini membuat peserta berpotensi kehilangan 10–15 poin hanya karena tidak sempat menjawab.
2. Panik Ketika Sistem Sedikit Lag
Dalam beberapa sesi, jaringan bisa melambat beberapa detik.
Menurut pengawas, sebagian peserta langsung panik, memanggil petugas, bahkan kehilangan fokus ketika tampilan tidak bergerak secepat biasanya.
Padahal, kondisi ringan ini normal dan tidak berdampak pada penilaian.
Baca Juga: Anti Gerah! Ide Outfit Stylish untuk Cuaca Panas Indonesia
Namun rasa panik mendadak membuat peserta kehilangan ritme, terburu-buru memilih jawaban, dan akhirnya merusak konsentrasi mereka untuk sisa ujian.
3. Tidak Membaca Instruksi Soal dengan Teliti
Pengawas menyebut ini sebagai kesalahan paling klasik.
Banyak peserta yang langsung mencari kata kunci di dalam soal tanpa membaca instruksi lengkap, padahal banyak soal UKPPPG menggunakan pola jebakan:
“pernyataan yang salah”, “jawaban kecuali”, atau “urutan yang benar”.
Baca Juga: Gaya Kuliah Anti Ribet! Inspirasi Fashion Rapi dan Nyaman untuk Anak Muda
Ketika peserta terburu-buru, ia hanya melihat kata kunci utama dan langsung menebak jawaban.
Kesalahan kecil seperti ini bisa terjadi di banyak nomor sehingga akumulasi nilainya signifikan.
4. Mengubah Jawaban Berkali-kali
Menurut pengawas, perubahan jawaban berulang dalam waktu singkat merupakan salah satu indikator bahwa peserta tidak percaya pada insting dan pemahaman awalnya.
Dalam banyak kasus, jawaban pertama sebenarnya benar.
Namun karena peserta ragu, ia menghapus dan mengubahnya menjadi jawaban yang salah.
Pola ini sering terlihat pada peserta yang kurang percaya diri, meskipun mereka sudah belajar keras.
5. Tidak Menguasai Aplikasi Ujian Sebelum Masuk Ruang Tes
Kesalahan lain yang dianggap fatal adalah peserta hanya fokus belajar materi, tetapi tidak mempelajari teknis dasar penggunaan aplikasi ujian.
Akibatnya:
– bingung mencari tombol navigasi
– lambat memindah soal
– salah menandai opsi
– tidak tahu cara mengecek ulang jawaban
Baca Juga: Deadline 31 Desember! Menteri PAN-RB Perintahkan ASN Segera Aktivasi Akun Coretax
Pengawas menegaskan bahwa peserta yang tidak memahami teknis aplikasi berisiko kehilangan waktu 10–15 menit hanya karena kebingungan saat awal ujian.
6. Mengabaikan Soal Mudah
Beberapa peserta terlalu berambisi menaklukkan soal sulit sehingga lupa mengerjakan soal-soal yang sebenarnya mudah dan bisa langsung memberi poin.
Pengawas menyebut fenomena ini sebagai “jebakan rasa percaya diri”.
Peserta cenderung ingin mengalahkan soal sulit terlebih dahulu, padahal ujian menggunakan bobot nilai yang sama untuk setiap soal.
Baca Juga: BKN Buka Suara soal CPNS 2026, Semua Tergantung Usulan Formasi, PPPK Berpeluang Isi Jabatan Tinggi
Akibatnya, mereka membuang peluang mendapatkan poin cepat dari soal-soal dasar.
7. Tidak Mengecek Jawaban di 5 Menit Terakhir
Pengawas menyebut, hampir separuh peserta tidak memanfaatkan waktu akhir untuk mengecek ulang jawaban.
Banyak peserta yang berhenti mengerjakan saat sisa waktu tinggal 7–5 menit, lalu hanya menunggu waktu habis.
Padahal, momen lima menit terakhir sering menjadi penentu kelulusan karena beberapa kesalahan sederhana bisa diperbaiki.
Pengawas menyebut hal ini sebagai “zona emas” yang sering diabaikan.
Sejumlah pengawas menegaskan bahwa peserta yang nilainya rendah bukan berarti tidak memahami materi.
Baca Juga: Apa Itu DTSEN dan Desil? Begini Cara Pemerintah Menentukan Penerima Bansos
Justru banyak peserta yang sebenarnya cerdas, tetapi tersandung karena kebiasaan yang tidak disadari selama ujian berlangsung.
Oleh karena itu, memahami pola perilaku berisiko ini harus menjadi bagian dari persiapan peserta UKPPPG, sama pentingnya dengan belajar materi dan mengerjakan latihan soal.***




