POJOKSATU.id - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) lagi-lagi menunjukkan dominasinya, nih.
Dalam rentang waktu September sampai November 2025, mereka sukses menyabet tiga penghargaan nasional berkat inovasi media pembelajaran inklusif yang memadukan teknologi, budaya, dan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.
Baca Juga: Guru Resah! Info GTK Masih Kode 02, Hak TPG Terancam Hilang?
Rentetan Prestasi Dimulai dari ISRF 2025
Awalan manis terjadi pada 5 September 2025. Tim yang digawangi Siti Almaidah, Filzah Nabila Asri, dan Yudhistira Wicaksono berhasil meraih Juara 2 di Indonesia Student Researcher Festival (ISRF) 2025 yang digelar LEPPIM UPI.
Di bawah bimbingan Raden Giovanni Ariantara, M.Pd., mereka mengusung karya berjudul “AGRICARD: Pengembangan Flashcard Terintegrasi Augmented Reality Berbasis Pertanian untuk Meningkatkan Keterampilan Vokasional Siswa Tunagrahita Kategori MID di SLB Agro Industri Cisarua.”
Baca Juga: Honorer Non-Database Desak Regulasi PPPK Paruh Waktu, Suarakan Kekecewaan, Kami Tak Dianggap Negara
AGRICARD sendiri dirancang untuk menghadirkan pembelajaran vokasional berbasis pertanian lewat pendekatan visual dan aplikatif yang sangat ramah bagi siswa tunagrahita.
Lanjut Gebrakan di LKTIN PENMAS UPI 2025
Tak perlu waktu lama, 18 Oktober 2025 jadi momentum kemenangan kedua. Tim SATRIA yang beranggotakan Yudhistira Wicaksono, Filzah Nabila Asri, dan Siti Almaidah kembali mengukir prestasi lewat Juara 2 pada LKTIN PENMAS UPI 2025.
Karya mereka, “SATRIA: Integrasi Augmented Reality Social Story dan Nilai Trisilas dalam Pendidikan Inklusif untuk Interaksi Sosial Anak Tunagrahita Kategori MID,” menghadirkan media pembelajaran yang tak hanya interaktif dan empatik, tapi juga kental dengan nilai budaya Sunda: Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh.
Baca Juga: Truk Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun di Bawen, Lima Kendaraan Ringsek! Dua Sopir Terluka
Tim ini dibimbing oleh Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd.
Ditutup Manis dengan Medali Perak PKM AMLI 2025
Seri prestasi ini makin lengkap dengan raihan Medali Perak pada PKM AMLI Skema Pengabdian Masyarakat (PM) 2025.
Baca Juga: Kasus PPPK Aceh Singkil Ramai, Pemkab Akhirnya Angkat Bicara, Ada Fakta Baru di Baliknya
Tim yang diketuai Siti Almaidah bersama Filzah Nabila Asri, Yudhistira Wicaksono, Anisa Siti Nurhalimah, dan Muhamad Hardiansyah Nur Arifin berhasil mengimplementasikan Ethnophysics Flashcard Berbasis Augmented Reality di SLB Agro Industri Cisarua.
Masih di bawah bimbingan Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd., inovasi ini memadukan konsep fisika, teknologi AR, dan kearifan budaya lokal.
Hasilnya, pemahaman siswa tunagrahita ringan disebut meningkat secara signifikan.
Dedikasi untuk Pendidikan Inklusif
Rentetan prestasi ini bukan sekadar deretan penghargaan, tapi bukti konkret komitmen mahasiswa Pendidikan Fisika UPI dalam menghadirkan media pembelajaran yang benar-benar berdampak.
Baik dalam penelitian, pengabdian masyarakat, maupun konteks pendidikan inklusif, kontribusinya terasa nyata.
Dosen pembimbing, Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd., turut memberikan apresiasi.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis teknologi dan budaya dapat menjadi solusi efektif dalam pendidikan inklusi,” ujarnya.
Ia berharap capaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus menghadirkan solusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. ***




