POJOKSATU.id — Pemerintah Tiongkok telah membuka pendaftaran Chinese Government Scholarship (CGS) 2026.
Program ini merupakan beasiswa internasional yang ditujukan bagi mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Skema pendanaan ini memberikan peluang bagi pelajar untuk menempuh pendidikan jenjang S1, S2, S3, dan program non-degree di ratusan universitas ternama di seluruh Tiongkok.
Beasiswa ini memungkinkan mahasiswa berkuliah tanpa dibebani biaya kuliah dan tetap mendapatkan berbagai fasilitas pendukung.
Baca Juga: 5 AI Terbaik: Ubah Foto Buram Jadi HD
Salah satu daya tarik dari beasiswa CGS adalah fleksibilitas persyaratannya karena pendaftar tidak diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL.
Sebagai gantinya, penerima beasiswa akan mengikuti program pembinaan bahasa Mandarin selama satu tahun sebelum memasuki masa studi utama.
Tahun ini, sebanyak 272 kampus telah disiapkan sebagai destinasi belajar dengan ratusan pilihan program studi.
Dari sisi manfaat, beasiswa ini menawarkan dukungan biaya hidup dan akomodasi bagi seluruh jenjang pendidikan.
Baca Juga: Akhir Tahun, Panglima TNI Minta Prajurit Perkuat Kinerja dan Soliditas
Untuk mahasiswa S1, CGS menyediakan tunjangan sebesar CNY 2500 per bulan atau sekitar Rp 5,8 juta, diikuti pembebasan biaya kuliah dan fasilitas tempat tinggal.
Penerima beasiswa S2 akan memperoleh bantuan bulanan CNY 3000 atau kurang lebih Rp 7 juta, beserta kuliah dan kamar gratis.
Sementara itu, mahasiswa S3 menerima fasilitas paling besar dengan tunjangan CNY 3500 atau sekitar Rp 8,2 juta per bulan, serta pembebasan biaya kuliah dan akomodasi.
Sepanjang masa studi, peserta juga diperbolehkan mengambil pekerjaan paruh waktu mengikuti aturan pemerintah setempat.
Untuk bisa mendaftar, calon peserta perlu memenuhi sejumlah persyaratan umum, seperti bukan merupakan warga negara Tiongkok dan berada dalam kondisi sehat baik secara fisik maupun mental.
Baca Juga: Pemda Harus Siap! Kenaikan Gaji ASN Pensiunan 2025 2026 Berpotensi Tekan Anggaran Daerah
Batas usia ditentukan berdasarkan jenjang pendidikan, maksimal 25 tahun untuk jenjang S1, 35 tahun untuk S2, dan 40 tahun untuk S3.
Program general scholar dapat diikuti oleh lulusan SMA dengan batas usia hingga 45 tahun, sedangkan program senior scholar mensyaratkan pelamar dengan gelar S2 atau jabatan profesor asosiasi dan berusia di bawah 50 tahun.
Selain itu, calon penerima harus memiliki sertifikat HSK Level 3 atau 4, sesuai kebutuhan program yang dipilih, serta memenuhi ketentuan akademik dari universitas tujuan.
Beberapa dokumen perlu dipersiapkan sejak awal, di antaranya ijazah terakhir yang sudah dilegalisasi, transkrip nilai, rencana studi atau proposal penelitian, dan dua surat rekomendasi.
Sertifikat kemampuan bahasa seperti HSK, IELTS, atau TOEFL sifatnya tidak wajib namun menjadi nilai tambah.
Calon peserta juga perlu menyiapkan paspor yang masih berlaku dan dokumen pemeriksaan kesehatan.
Tahapan pendaftaran dimulai dari pengajuan aplikasi ke universitas atau program studi yang diminati.
Setelah memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari kampus tujuan, peserta dapat melanjutkan ke proses pendaftaran beasiswa CGS melalui formulir resmi yang disediakan.
Seluruh berkas kemudian diunggah secara online sebelum batas waktu pendaftaran pada 8 Februari 2026.
Informasi lebih lengkap mengenai tata cara pendaftaran dan panduan teknis dapat ditemukan melalui situs resmi CGS di csc.edu.cn.***




