POJOKSATU.ID - Keresahan tengah melanda ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) angkatan 2021 menjelang berakhirnya masa kontrak mereka pada Desember 2025.

Dalam video bertajuk “ Kontrak Kerja Hampir Selesai, Bagaimana Nasib PPPK 2021"

Media menyoroti ketidakpastian masa depan mereka yang hingga kini belum mendapatkan sinyal perpanjangan ataupun kejelasan kebijakan dari pemerintah pusat.

Meski judul video memuat dua isu berbeda, fokus utamanya adalah mempertanyakan arah kebijakan terkait keberlanjutan kontrak PPPK 2021.

Baca Juga: Formasi CPNS Lulusan SMA Tetap Terbuka, tapi Tantangannya Tidak Main-Main

Dengan masa kerja yang hampir selesai, seluruh mata kini tertuju pada pemerintah, terutama KemenPAN-RB, BKN, dan instansi teknis yang menaungi para pegawai tersebut.

 

Kontrak PPPK 2021 Berakhir Desember 2025

Disebutkan bahwa kontrak PPPK angkatan 2021 akan berakhir pada Desember 2025. Sejauh ini belum ada pernyataan tegas dari pemerintah mengenai:

1. Apakah kontrak mereka akan diperpanjang otomatis

2. Apakah akan ada evaluasi kinerja sebelum perpanjangan

Baca Juga: Viral! Hubungan Beracun Berujung Kekerasan, Polisi Bongkar Modus Kriminal Sejoli Depok

3. Apakah pemerintah akan membuka skema alih status

4. Atau justru membuka rekrutmen baru pengganti formasi 2021

Ketiadaan kepastian ini menimbulkan kekhawatiran luas di kalangan PPPK yang masa pengabdiannya sudah berlangsung empat tahun.

Belum Ada Sinyal Resmi dari Pemerintah

Hingga video tersebut dipublikasikan pada 15 November 2025, tidak ada dokumen, surat edaran, atau pernyataan resmi yang menjelaskan arah kebijakan kontrak PPPK 2021.

Beberapa hal yang disoroti:

1. Pemerintah belum mengumumkan skema evaluasi perpanjangan kontrak

2. Tidak ada pembahasan mengenai penilaian kompetensi untuk kontrak lanjutan

Baca Juga: Formasi CPNS Lulusan SMA Tetap Terbuka, tapi Tantangannya Tidak Main-Main

3. Tidak ada informasi mengenai kemungkinan pengalihan ke formasi tetap

4. Belum ada petunjuk teknis dari BKN maupun KemenPAN-RB

 

Keresahan PPPK 2021 Semakin Menguat

Kekhawatiran PPPK 2021 beralasan, sebab kontrak PPPK berbeda dengan PNS yang memiliki status kepegawaian tetap.

Jika pemerintah tidak segera memberikan kejelasan, maka konsekuensi terburuk adalah:

Baca Juga: Sebelum Menyebar ke Jabar, BobiBos Akan Diujicobakan di Kabupaten Ini

1. Kontrak tidak diperpanjang otomatis

2. PPPK kehilangan status pegawai

3. Instansi bisa membuka rekrutmen baru untuk mengganti formasi

4. Pegawai harus melamar ulang dari awal

Banyak PPPK 2021 yang sudah mengabdi empat tahun, termasuk guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Mereka menunggu kepastian agar bisa merencanakan karier dan kehidupan keluarga.

Tekanan publik diperkirakan akan meningkat seiring mendekatnya masa akhir kontrak. Sejumlah komunitas PPPK bahkan mulai melakukan kampanye di media sosial meminta keadilan.

Dalam video “Kontrak Kerja Hampir Selesai, Bagaimana Nasib PPPK 2021?” menggambarkan keresahan besar yang tengah dialami PPPK angkatan 2021.

Baca Juga: Sebelum Menyebar ke Jabar, BobiBos Akan Diujicobakan di Kabupaten Ini

Dengan masa kontrak yang hampir habis dan belum adanya sinyal kebijakan resmi dari pemerintah, ribuan pegawai kini berada dalam ketidakpastian.

Pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk memastikan nasib para PPPK, baik melalui perpanjangan kontrak, skema evaluasi, atau regulasi yang lebih jelas.

Kepastian ini penting bukan hanya untuk kesejahteraan pegawai, tetapi juga untuk stabilitas layanan publik di daerah yang selama ini didukung oleh tenaga PPPK.***