POJOKSATU.id - Kemenkeu resmi membuka peluang baru bagi masyarakat yang berminat menjadi ASN, khususnya di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah menyiapkan formasi CPNS bagi lulusan SMA.

Dengan total 300 kursi tenaga lapangan yang akan direkrut pada tahun 2026.

Baca Juga: UIP JBT dan Kejati Jabar Berkolaborasi untuk Listrik Andal di Jabar

Langkah ini menjadi angin segar bagi pelamar non-STAN yang selama ini merasa peluang masuk Kemenkeu cukup sempit.

Kebijakan ini juga menjadi strategi Kemenkeu untuk memperkuat personel operasional di lapangan.

Terutama di kawasan perbatasan, pelabuhan, dan titik pengawasan barang impor-ekspor.

Baca Juga: SK PPPK Bisa Digadaikan di Bank? Ini Pengaruh SLIK dan Aturan Instansi


Purbaya Pastikan Rekrutmen Lulusan SMA Dibuka 2026

Puluhan ribu calon pelamar telah menanti konfirmasi resmi dari pemerintah terkait formasi lulusan SMA di instansi Kemenkeu.

Penegasan akhirnya datang dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, yang menjelaskan bahwa kebutuhan petugas lapangan Bea Cukai sangat tinggi.

Serta tidak bisa dipenuhi hanya dengan lulusan teknis atau sekolah kedinasan.

Dalam pernyataan resminya, Purbaya memastikan rekrutmen ini akan berjalan secara hybrid, yakni menggabungkan jalur STAN dan jalur umum.

Baca Juga: 503 Ribu Rekening Dijarah, Rp 7,5 Triliun Amblas Lah, Kok Kita Baru Ngeh Pas Udah Habis?

Kemenkeu Purbaya mengungkapkan, “Bea Cukai kan perlu tenaga lapangan tuh, jangan semua bawa tenaga teknisnya. Kami akan rekrut 300 orang lulusan SMA dari seluruh Indonesia."

"Untuk direkrut di masing-masing lokasinya nanti,” tambahnya, dikutip dari Merdeka.com Jumat (14 November 2025).

Dengan demikian, peluang ASN kini tidak hanya terbatas bagi lulusan perguruan tinggi atau sekolah kedinasan.

Melainkan terbuka lebar untuk lulusan SMA dari berbagai daerah.

Baca Juga: Dorong Ekspor Jabar, KDM Fokus Perkuat Konektivitas Industri


Kenapa Bea Cukai Membuka Formasi SMA? Ini Alasannya

Kebutuhan SDM di DJBC terus meningkat akibat perluasan fungsi pengawasan barang, peningkatan arus logistik nasional, dan tuntutan keamanan perdagangan internasional.

Tenaga lapangan memiliki peran vital dalam:

1. pemeriksaan barang di pelabuhan,

2. patroli laut dan darat,

Baca Juga: Kepercayaan Publik Rendah, Bisakah AI Dipakai di Pemilu Tanpa Menimbulkan Kecurigaan?

3. pengawasan distribusi barang impor–ekspor,

4. pendampingan penindakan pelanggaran kepabeanan.

Posisi-posisi ini membutuhkan pegawai dengan mobilitas tinggi dan kesiapan fisik.

Sehingga formasi SMA dianggap relevan untuk mengisi kebutuhan tersebut.

Baca Juga: Mengapa Jadwal CPNS Kemenkeu 2026–2029 Belum Diputuskan? Sementara Jumlah Formasi Telah Dibeberkan, Ini Alasannya!

Selain itu, beberapa pos pengawasan berada di daerah-daerah terpencil yang lebih cocok diisi oleh tenaga lokal.

Inilah sebabnya Kemenkeu menyebut rekrutmen 300 formasi SMA akan dilakukan di masing-masing lokasi, bukan terpusat.


Bagaimana Peluangnya untuk Pelamar Non-STAN?

Sejak dulu, Kemenkeu dikenal selektif karena mayoritas formasinya diisi lulusan STAN.

Namun dengan hadirnya jalur CPNS SMA dan jalur umum non-STAN, peluang masyarakat semakin terbuka.

Baca Juga: KDM Lepas Ekspor Perdana Sepatu On Cloud Running dari Majalengka

Dalam rencana rekrutmen 2026, beberapa formasi yang disebutkan antara lain:

1. Tenaga lapangan Bea Cukai (SMA)

2. Formasi analis, administrasi, dan teknis umum (S1 non-STAN)

3. Formasi teknis akuntansi & keuangan (lulusan STAN)

Walaupun terbuka untuk SMA, kompetisi dipastikan tetap ketat. Setiap pelamar harus melalui:

Baca Juga: Bulan Guru Nasional 2025, Pesan Penting Dirjen GTK Ungkap Agenda Besar Ini, Download Panduan Hari Guru Nasional 2025

1. Seleksi Administrasi

2. SKD (Tes Nasional CAT)

3. Tes Kesehatan

4. Tes Fisik (khusus tenaga lapangan Bea Cukai)

5. Wawancara dan verifikasi berkas

Dengan semakin banyaknya peminat, pelamar disarankan memulai persiapan sejak sekarang.


Kapan Pendaftaran Akan Dibuka?

Kemenkeu belum merilis tanggal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026.

Namun berdasarkan pola tahunan, jadwal biasanya diumumkan pada semester II, antara Juli hingga September 2026.

Baca Juga: Garuda Mulai Garap Kertajati Aerospace Park, Menuju Pusat Industri Kedirgantaraan Nasional

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian PANRB masih menunggu penyelesaian seleksi tahun berjalan sebelum mengumumkan formasi berikutnya.***