POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Cimahi kini mulai memperhatikan sisi yang selama ini jarang tersentuh dalam dunia birokrasi yakni kesehatan mental aparatur sipil negara (ASN).
Melalui seminar bertajuk Menjaga Kesehatan Mental dalam Bekerja, Pemkot Cimahi mendorong seluruh ASN memiliki kondisi psikologis yang seimbang.
Tentunya agar ASN bisa memberikan pelayanan publik dengan empati dan integritas.
Langkah ini menjadi terobosan baru di tengah tantangan dunia kerja ASN yang kerap dihadapkan pada tekanan.
Baca Juga: Kasus Guru SMPN 2 Subang Berakhir Damai, KDM: Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan
Seperti administratif, tuntutan publik, serta beban kerja tinggi di lapangan.
ASN Harus Sehat Jasmani dan Mental
Seminar yang digelar oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi ini berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, di Aula Gedung A Pemkot Cimahi.
Acara diikuti oleh lebih dari 100 ASN secara langsung dan 1.500 peserta daring dari berbagai perangkat daerah serta sekolah di bawah Pemkot Cimahi.
Baca Juga: Keras! Mahfud MD Kalau Semua Polisi itu Oknum, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa ASN tidak hanya dituntut kuat secara fisik.
Tetapi juga perlu memiliki mental yang sehat dan stabil agar mampu menjalankan pelayanan publik secara prima.
“Kesehatan mental ASN menjadi hal penting. Kalau kondisi mental terganggu, maka pelayanan kepada masyarakat juga pasti terganggu,” ujar Ngatiyana, dikutip dari laman rri.co.id, Jumat (7/11/2025).
Baca Juga: ASN di Era Global, Kompetisi Lulusan Luar Negeri Vs Dalam Negeri Kian Ketat
Fokus pada ASN Bahagia dan Produktif
Pemkot Cimahi melihat bahwa tekanan kerja dan dinamika sosial sering kali memengaruhi kestabilan mental ASN.
Karena itu, lewat seminar ini, pemerintah ingin membuka ruang diskusi dan kesadaran baru tentang pentingnya kesejahteraan psikologis dalam birokrasi.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan psikolog dan akademisi, yang menjelaskan bahwa kesehatan mental ASN berhubungan langsung dengan kualitas pelayanan publik.
ASN yang bahagia dan tenang akan lebih mudah berkomunikasi dengan masyarakat, berpikir jernih dalam mengambil keputusan, dan mampu menghadapi tekanan kerja tanpa kehilangan semangat.
Baca Juga: 7 Cara Self Care Sederhana yang Bisa Anda Dilakukan Setiap Hari Di Rumah!
Hal itu menjadi simbol komitmen Pemkot Cimahi bahwa kesehatan mental ASN bukan lagi isu tabu, melainkan bagian dari pembangunan SDM aparatur yang unggul dan manusiawi.
Dukungan Tanpa Sanksi dan Diskriminasi
BKPSDMD Kota Cimahi menegaskan bahwa ASN yang mengalami tekanan atau gangguan mental tidak akan mendapatkan sanksi atau pemotongan tunjangan kinerja (TPP).
Sebaliknya, pemerintah akan memberikan pendampingan, penyesuaian beban kerja, dan pembinaan berkelanjutan agar kondisi ASN bisa pulih dengan baik.
Baca Juga: Hati-Hati! ASN Pasaman Barat Kini Tak Bebas Bermedsos, Ini Aturan Resmi dari Bupati Pasbar
Langkah ini diapresiasi oleh sejumlah peserta seminar yang menilai kebijakan tersebut menunjukkan empati pemerintah terhadap kesejahteraan ASN.
Salah seorang ASN peserta seminar menyebut, “Baru kali ini kami dibekali ilmu yang menyentuh sisi kemanusiaan. Biasanya pelatihan hanya soal kinerja, kali ini soal kebahagiaan.”
Menuju Birokrasi yang Humanis dan Berkualitas
Wali Kota Cimahi menegaskan, visi pemerintah tidak hanya membangun kota secara fisik.
Baca Juga: Pemerintah Janjikan TPG TW 4 Cair Sekaligus November Ini, Begini Alur dan Waktu Pastiannya!
Tetapi juga membangun karakter ASN yang kuat secara emosional.
“ASN dengan mental sehat akan bekerja dengan lebih ikhlas, disiplin, dan profesional. Itulah kunci pelayanan prima,” ujar Ngatiyana.
Selain seminar, Pemkot Cimahi berencana melanjutkan program ini dengan konseling reguler dan kegiatan refleksi kerja di setiap perangkat daerah.
Program ini juga akan dievaluasi setiap tahun untuk melihat dampaknya terhadap produktivitas ASN dan kepuasan publik.
Keseimbangan mental, empati, dan kebahagiaan kerja adalah fondasi utama pelayanan publik yang berkelanjutan.
Dengan semangat 'ASN Tangguh, Pelayanan Prima', Cimahi menegaskan diri sebagai kota yang bukan hanya pintar secara teknologi.
Melainkan juga berhati sehat dan berpikiran jernih dalam melayani masyarakatnya.***




