POJOKSATU.ID - Suasana Kantor Pos di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung mendadak ramai sejak awal November 2025.

Ribuan warga antre untuk mencairkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900 ribu.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program nasional pemerintah pusat untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

Kabupaten Bandung sendiri tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah penerima BLT Kesra terbanyak di Jawa Barat.

Baca Juga: BOBIBOS, Bahan Bakar RON 98 Karya Anak Muda Indonesia Murah, Ramah Lingkungan, Tapi Kapan Bisa Dirasakan Rakyat?

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung terdapat 183.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah terdaftar sebagai penerima bantuan BLT Kesra tahun 2025.

Hingga pekan pertama November berjalan, sekitar 70 persen penerima sudah menerima dana Rp900 ribu melalui Kantor Pos dan bank Himbara.

Sebagian besar sudah cair. Kami terus berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia dan pihak bank agar penyaluran sisanya bisa selesai sebelum pertengahan Desember.

Penyaluran BLT Kesra dilakukan melalui dua jalur, bagi penerima yang memiliki rekening BRI atau BNI, dana dikirim langsung ke rekening masing-masing.

Baca Juga: Dari 7 Maskapai, Hanya Garuda dan Saudia yang Lolos Seleksi Haji 2026

Sementara warga yang tidak punya rekening bisa mencairkan di Kantor Pos terdekat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Meski penerimaan sudah menerima, masih ada sebagian warga yang mengeluh belum cair.

Menurut Dinsos, hal itu terjadi karena validasi data di sistem pusat (DTSEN) masih berlangsung.

Ada beberapa kasus data NIK belum cocok atau rekening sudah tidak aktif. Kami bantu validasi ulang agar dana segera diterima.

Pemerintah Kabupaten Bandung terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial agar proses verifikasi tidak memakan waktu lama.

Warga juga diimbau untuk mengecek status penerima secara mandiri melalui situs resmi [cekbansos.kemensos.go.id](https://cekbansos.kemensos.go.id) atau aplikasi Cek Bansos di ponsel.

Secara ekonomi, penyaluran BLT Kesra di Kabupaten Bandung diprediksi mendorong perputaran uang hingga Rp160 miliar di tingkat lokal.

Dana itu sebagian besar akan berputar di pasar tradisional, warung, dan toko kelontong.

Baca Juga: Lulus Sekolah Kedinasan Langsung Jadi CPNS, Tapi Cek Dulu Syarat Tinggi Badanmu

Ekonom dari Universitas Telkom menilai, bantuan ini efektif menahan tekanan inflasi daerah menjelang akhir tahun.

Bagi masyarakat Kabupaten Bandung, BLT Kesra 2025 bukan sekadar bantuan tunai tetapi juga napas segar di tengah naiknya harga sembako.

Pemerintah daerah berharap pencairan berjalan lancar dan tidak ada lagi warga yang tertinggal dari daftar penerima.

Baca Juga: TPA Jatiwaringin Disulap Jadi Sumber Energi, Andra Soni Pimpin Transformasi Lingkungan Banten

Masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap pesan atau tautan palsu yang mengatasnamakan Kemensos atau BLT Kesra.

Informasi resmi hanya disampaikan melalui situs pemerintah dan akun resmi Kemensos RI.***