POJOKSATU.ID - Selama ini, sebagian besar peserta BPJS Kesehatan baru menggunakan jaminan sosial ini ketika sakit atau butuh rawat inap.

Padahal, program yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan itu juga menyediakan banyak layanan.

Terdapat layanan promotif dan preventif yang bisa dimanfaatkan peserta secara gratis.

Program-program tersebut bertujuan menjaga masyarakat tetap sehat, bukan hanya menanggung biaya pengobatan ketika sudah sakit.

Baca Juga: Bukan Sekolah Elite Saja, Kini Anak Desa Juga Bisa Belajar Bahasa Asing

Dengan kata lain, BPJS tidak sekadar menjadi penyelamat di saat darurat tetapi juga mitra dalam menjaga kesehatan jangka panjang.

Lembaga BPJS terus memperluas cakupan manfaat agar peserta bisa mendapatkan layanan kesehatan menyeluruh.

Ada program pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi, hingga skrining penyakit menular dan tidak menular.

BPJS Kesehatan saat ini menanggung lebih dari 250 jenis layanan kesehatan*, termasuk pemeriksaan kehamilan, KB, imunisasi dasar anak.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Sukabumi Wujudkan Hunian Layak bagi Penyintas Bencana untuk Harapan Baru dari Nyalindung

Bahkan dapat digunakan sebagai pendeteksi dini penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, kanker serviks, dan kanker payudara.


Layanan Skrining Kesehatan Gratis

Salah satu manfaat yang jarang diketahui peserta adalah layanan skrining kesehatan gratis.

Program ini dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas atau klinik mitra BPJS.

Peserta berusia di atas 15 tahun bisa melakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, indeks massa tubuh, hingga deteksi risiko penyakit jantung dan stroke.

Data hasil skrining akan terekam di sistem BPJS untuk memantau perkembangan kesehatan peserta dari waktu ke waktu.


Pemeriksaan Kehamilan dan Imunisasi Anak

BPJS Kesehatan juga menjamin pemeriksaan kehamilan rutin, termasuk USG sesuai indikasi medis, serta program imunisasi dasar lengkap untuk bayi dan balita.

Program ini diklaim berkontribusi menekan angka komplikasi kehamilan dan meningkatkan deteksi dini risiko bayi lahir prematur.

Selain itu, imunisasi anak juga menjadi bagian dari jaminan kesehatan nasional (JKN).

Baca Juga: OOTD Hijab Estetik untuk Nongkrong di Kafe Hits Tetap Stylish, Nyaman, dan Siap Difoto dari Segala Sudut!

Seluruh vaksin dasar seperti BCG, polio, DPT, hepatitis B, dan campak ditanggung sepenuhnya oleh BPJS.


Konseling Gizi dan Kesehatan Mental

Tak banyak yang tahu bahwa BPJS juga menanggung konseling gizi dan kesehatan mental.

Peserta yang memiliki masalah berat badan, gangguan pola makan, atau risiko penyakit metabolik bisa mendapat layanan konseling gizi secara gratis di puskesmas atau rumah sakit rujukan.

Untuk kesehatan mental, BPJS menyediakan layanan pemeriksaan awal dan terapi psikis dasar di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Baca Juga: BKN Ungkap 4 Jenis Cuti Resmi untuk PPPK 2025, Tak Hanya Tahunan, Ada Cuti Melahirkan dan Bersama

Jika dibutuhkan, peserta akan dirujuk ke rumah sakit dengan layanan psikiatri.


Bantuan Biaya Transportasi Medis

Selain layanan medis, BPJS juga memiliki kebijakan bantuan biaya transportasi bagi peserta yang dirujuk ke fasilitas kesehatan di luar daerah karena keterbatasan layanan di wilayah asalnya.

Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan kini tengah memperkuat program promotif dan preventif nasional.

Masyarakat diharuskan tidak hanya datang ke rumah sakit ketika sakit, tetapi juga rutin memeriksakan diri.

BPJS Kesehatan bukan sekadar jaminan saat sakit, tapi juga sistem perlindungan menyeluruh untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.

Melalui berbagai program pencegahan, skrining, dan edukasi kesehatan, lembaga ini berupaya mengubah paradigma masyarakat

Dari pengobatan menuju pencegahan.

Dengan pemanfaatan layanan yang tepat, peserta bukan hanya bisa menghemat biaya kesehatan.

Baca Juga: Impor Naik, BI Borong Surat Utang Rp270 Triliun, Sinyal Ekonomi Indonesia Sedang Panas atau Justru Waspada?

Tetapi juga menikmati hidup yang lebih sehat dan berkualitas.***