POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmen nyata terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan hunian tetap (Huntap).

Bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung pada tanggal 3 November 2025.

Langkah ini menjadi simbol kepedulian serta bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memastikan kehidupan warga yang lebih layak dan sejahtera.

Baca Juga: Sulap Menara Pandang Jadi Perpustakaan Modern, Pemkot Depok Kejar Target Literasi 2027

Pembangunan Huntap ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan Pemerintah Desa.

Sinergi ini diharapkan menjadi contoh bahwa upaya gotong royong lintas level pemerintahan.

Dapat menciptakan solusi konkret bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Juga: Efek Samping MBG Niat Baik Bikin Gizi Naik, Malah Inflansi Jadi Naik!


Kolaborasi Pemerintah Hadirkan Harapan Baru

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar meninjau langsung hasil pembangunan Huntap sekaligus menyerahkan SK NJOP.

Secara simbolis kepada warga penerima manfaat.

Baca Juga: RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi Berpartisipasi dalam Pemecahan Rekor MURI Melalui Donor Darah Nasional ARSADA

Program ini bukan hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga memberikan semangat baru bagi para penyintas.

Untuk memulai kembali kehidupan dengan penuh optimisme.

Melalui pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya agar seluruh warga terdampak bencana dapat terlayani dan terfasilitasi dengan baik.

Harapan besar disampaikan agar lingkungan hunian tetap ini dapat terpelihara dengan baik, kebersihannya terjaga, dan warganya hidup lebih sehat serta nyaman.


Gotong Royong Demi Kehidupan Lebih Baik

Selain penyerahan simbolis dokumen NJOP, pemerintah juga mengingatkan pentingnya rasa tanggung jawab warga penerima manfaat untuk menjaga.

Baca Juga: Panggilan Energi dari Kota Sukabumi, PKK sebagai Pilar Utama Menuju Indonesia Emas

Dan merawat rumah yang telah diberikan.

Sikap gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan menjadi kunci utama agar lingkungan baru ini dapat berkembang.

Menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan produktif.

Baca Juga: Menteri dengan Skor Terendah Mengapa Bahlil Lahadalia Dikritik Malah Siap Hentikan Impor Solar 2026

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembangunan berbasis kemanusiaan ini.

Agar masyarakat terdampak bencana di seluruh wilayah dapat memperoleh hak yang sama untuk hidup layak.

Melalui sinergi dan kepedulian lintas sektor, Kabupaten Sukabumi kini menatap masa depan dengan Hunian Baru, Semangat Baru.***