POJOKSATU.id - Kabar baik kembali datang untuk para pendidik di seluruh Indonesia.

Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 3 akhirnya mulai dicairkan secara bertahap sejak akhir Oktober 2025.

Namun, meski sebagian guru ASN sudah menerima dana sertifikasi, masih banyak wilayah yang belum tersentuh gelombang pencairan pertama.

Pantauan dari sejumlah komunitas guru dan unggahan media sosial menunjukkan, sebagian tenaga pendidik di wilayah timur Indonesia, seperti Kabupaten Buru (Maluku), telah menerima transfer dana TPG pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Baca Juga: Ribuan Buruh Aksi Nasional di JCC Senayan, Tuntut Kenaikan Upah dan Tolak Outsourcing

Namun, euforia ini belum dirasakan di banyak daerah lain.

Berdasarkan jadwal yang diatur Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), pencairan dilakukan secara bertahap dan bergiliran menyesuaikan administrasi daerah masing-masing.

Guru diminta tidak panik jika dana belum masuk ke rekening, karena pencairan terus berjalan dan diperkirakan berlangsung hingga awal November mendatang.

Di tengah kabar pencairan, banyak guru justru menghadapi kendala teknis yakni sulit login atau reset autentikasi Info GTK.

Baca Juga: Efek Traumatik Ujian Nasional Bisa Terulang? Ini Peringatan untuk Sekolah Jelang Tes Kemampuan Akademik

Masalah ini biasanya muncul karena email verifikasi tidak diterima atau nomor ponsel tidak sesuai dengan data Dapodik.

Sebagai jawaban atas keluhan itu, admin Info GTK kini menyediakan fitur baru melalui bot Telegram resmi.

Fitur ini memudahkan guru untuk melakukan validasi dan reset akun tanpa harus menunggu respon email berhari-hari.

Berikut cara cepatnya:

-Unduh aplikasi Telegram di ponsel (Play Store/App Store).

Baca Juga: 3 Syarat Mutlak PPPK Paruh Waktu untuk Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu!

-Cari akun resmi “Info GTK Bot”.

-Pastikan nomor HP di Telegram sama dengan nomor yang terdaftar di Dapodik PTK.

-Ketik perintah /start, lalu ikuti proses registrasi.

Dengan langkah sederhana ini, guru dapat langsung melakukan validasi data dan autentikasi secara mandiri.

Fitur ini dinilai sangat membantu, terutama menjelang pencairan gelombang berikutnya.

Selain urusan login, beberapa guru ASN juga mengeluhkan pencairan yang tertunda akibat perubahan pangkat.

Baca Juga: Inovasi Mahasiswa UNY, Terapi TBC dari Daun Sambiloto dan Limbah Udang

Admin Info GTK menjelaskan bahwa sistem masih melakukan validasi otomatis bagi guru yang naik pangkat setelah Juli 2025.

Artinya, meskipun Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat sudah terbit, pencairan bisa tertunda sementara sampai data baru benar-benar sinkron dengan sistem.

Seiring pencairan yang masih berlangsung, pemerintah mengimbau para guru untuk rutin memeriksa status Info GTK dan tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di grup tidak resmi.

Update resmi mengenai pencairan TPG dapat diakses melalui:

Baca Juga: Guru yang Belum Mendapatkan TPG Triwulan 3 hingga Akhir Oktober Pembayarannya Dirapel dengan TW IV? Begini Info Resminya!

-Portal Info GTK (https://info.gtk.dikdasmen.go.id/)

-Situs resmi Kemendikdasmen dan Kemenkeu

-Akun resmi media sosial Direktorat GTK

Bagi guru yang belum menerima pencairan, disarankan untuk memastikan data Dapodik sudah valid dan tidak ada kesalahan NUPTK, pangkat, atau SK.

Meski belum merata, sinyal pencairan TPG Triwulan 3 memberi harapan baru bagi ribuan tenaga pendidik yang telah menunggu sejak Agustus lalu.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pencairan secara menyeluruh dalam waktu dekat.

***