POJOKSATU.id — Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika untuk SMP/MTs sederajat mengukur kemampuan murid dalam memahami fakta hingga kemampuan menerapkan pengetahuan matematika untuk menyelesaikan masalah (problem solving).
Materi TKA SMP merujuk pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka, meliputi bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, serta data dan peluang.
Logika matematika diintegrasikan langsung ke dalam semua elemen tersebut. Soal TKA dapat berupa konteks matematika atau permasalahan sehari-hari dalam lingkup personal, keluarga, maupun lingkungan lokal.
Baca Juga: Berani Hadapi Matematika, Ini Bocoran Materi dan Cara Hitung Skor Nilai TKA SMA 2025
Level Kognitif dan Proses Berpikir:
Level 1 – Pengetahuan dan Pemahaman (Knowing and Understanding):
Menghitung: melakukan perhitungan aritmatika, aljabar, atau operasi matematika lain.
Memahami informasi: membaca grafik, tabel, diagram, atau infografis.
Mengelompokkan: mengelompokkan objek berdasarkan fakta, konsep, prinsip matematika.
Mengidentifikasi: mengenali objek menggunakan konsep, fakta, prinsip matematika.
Level 2 – Aplikasi (Applying):
Memodelkan: mengubah permasalahan kontekstual menjadi kalimat matematika.
Mengaplikasikan: menyelesaikan masalah menggunakan strategi atau operasi matematika yang familiar.
Menginterpretasikan: memahami dan menjelaskan makna situasi, representasi, atau pernyataan matematika.
Baca Juga: Dosen Penguji UTBK Beri Bocoran Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2025 yang Dipastikan Lulus!
Level 3 – Penalaran (Reasoning):
Menganalisis: menentukan dan menggunakan hubungan antar konsep, fakta, prinsip, atau prosedur matematika.
Memecahkan masalah: mengaitkan beberapa konsep untuk menyelesaikan masalah baru atau konteks tidak rutin.
Mengevaluasi: menilai strategi dan solusi alternatif.
Menyimpulkan: menarik kesimpulan valid dari data atau informasi.
Melakukan generalisasi: menyusun pernyataan matematis untuk hubungan lebih umum.
Matriks Asesmen TKA Matematika SMP:
Bilangan
-Sub-elemen: Bilangan Real (bulat, rasional, irasional, berpangkat, akar, notasi ilmiah)
-Kompetensi: memahami, mengaplikasikan, dan bernalar tinggi pada:
-Perbandingan dan sifat bilangan
-Operasi aritmetika
-Estimasi/perkiraan hasil perhitungan
-Faktorisasi prima bilangan asli
-Rasio, skala, proporsi, laju perubahan
-Perbandingan senilai dan berbalik nilai
Aljabar
Persamaan dan Pertidaksamaan Linear: persamaan linear satu variabel, pertidaksamaan linear satu variabel, sistem persamaan linear dua variabel.
Bentuk Aljabar: bentuk aljabar, sifat operasi (komutatif, asosiatif, distributif).
Fungsi: relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) beserta penyajiannya.
Barisan dan Deret: barisan berhingga bilangan, deret berhingga bilangan.
Geometri dan Pengukuran
Objek Geometri: hubungan sudut antar garis, teorema Pythagoras, kekongruenan dan kesebangunan bangun datar, jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas, kerucut).
Transformasi Geometri: refleksi, translasi, rotasi, dilatasi terhadap titik, garis, dan bangun datar.
Pengukuran: keliling dan luas bangun datar, volume bangun ruang (prisma, limas, bola).
Data dan Peluang
Data: perumusan pertanyaan, penyajian, interpretasi data, mean, median, modus, range, diagram batang, garis, lingkaran, tabel.
Peluang: peluang dan frekuensi relatif dari kejadian tunggal.
Simulasi TKA Online:
Kemendikdasmen menyediakan laman simulasi TKA gratis untuk siswa kelas 9 SMP/MTs sederajat. Langkah-langkahnya:
Buka laman https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka
Pilih jenjang SMP/MTs sederajat, mata pelajaran, klik Mulai Simulasi
Sistem akan memberikan username dan password, simpan dan login
Klik Mulai, kerjakan soal, klik Selesai Tes setelah selesai
Jadwal TKA SMP 2025: pelaksanaan dijadwalkan pada Maret atau April 2026, berbasis komputer, dilaksanakan di sekolah masing-masing.
Baca Juga: Cerita Dibalik SRMA 26 Makassar, Temukan Rumah Baru, Wujudkan Masa Depan Impian
Hasil TKA tidak memengaruhi kelulusan, tetapi bisa menjadi pertimbangan masuk SMA/MA jalur prestasi atau seleksi lainnya.
Mengikuti simulasi TKA secara online membantu siswa terbiasa dengan format soal, mengatur waktu pengerjaan, dan melatih keterampilan bernalar sesuai standar asesmen nasional. ***




