POJOKSATU.id, PUSAT Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi membuka Beasiswa Program Doktor Penyelesaian Studi di Dalam Negeri Tahun 2025.

Program beasiswa ini menjadi bagian dari pengelolaan beasiswa bergelar yang didanai melalui kolaborasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala PPAPT, Indra Ni Tua, menyampaikan program beasiswa ini mendukung mahasiswa doktoral yang sedang menyelesaikan penelitian disertasi. Khususnya mereka yang memiliki topik riset unggulan namun terkendala pembiayaan.

Baca Juga: CMSE 2025 Resmi Dibuka, Dorong Pasar Modal Jadi Milik Rakyat dengan 19 Juta Investor

Sasaran penerima beasiswa ini ditujukan bagi;

1. Mahasiswa program doktoral di perguruan tinggi dalam negeri yang belum menerima beasiswa dari sumber lain.

2. Mahasiswa dengan topik riset unggulan atau prioritas pemerintah namun belum memiliki dukungan pendanaan yang memadai untuk menyelesaikan disertasinya.

Skema dan Pembiayaan

Penerima beasiswa akan memperoleh dana sebesar Rp25 juta yang diberikan satu kali (lumpsum) setelah ditetapkan sebagai penerima resmi dan melakukan registrasi ulang pada sistem monitoring dan evaluasi.

Dana ini hanya dapat digunakan dalam tahun anggaran berjalan. Jika penerima terlambat mengajukan pencairan hingga tahun anggaran berakhir, dana tersebut akan dinyatakan hangus.

Persyaratan Pendaftaran

-Pendaftar wajib memenuhi sejumlah ketentuan, antara lain:

-Warga Negara Indonesia.

-Dosen tetap dengan NIDN di bawah koordinasi Kemdiktisaintek (bagi dosen pendaftar).

-Telah lulus seminar proposal disertasi dan sedang menempuh studi maksimal semester 7.

-Terdaftar di program studi berakreditasi minimal “Baik Sekali” (B) berdasarkan data PDDikti.

-Tidak sedang menerima beasiswa lain yang berpotensi menimbulkan double funding.

-Melampirkan proposal penelitian (1.500–2.000 kata), Rencana Anggaran Biaya (RAB), surat rekomendasi promotor, CV, Surat Keterangan Mahasiswa Aktif, serta rencana penyelesaian disertasi mingguan.

-Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi: www.beasiswa.kemdikbud.go.id dengan mengunggah seluruh dokumen persyaratan yang diminta.

Baca Juga: Balas Sindiran Andrew Andika, Tengku Dewi : Menitipkan Anak pada Babysitter Bukan Berarti Lalai

Tahapan Seleksi dan Penetapan

-Seleksi penerima dilakukan dalam beberapa tahap:

-Seleksi Administrasi – Validasi kesesuaian dokumen.

-Seleksi Substansi dan Wawancara – Penilaian terhadap kualitas proposal disertasi, manfaat riset, serta kesesuaian rencana penyelesaian studi.

-Hasil seleksi dibahas dalam rapat pleno tim seleksi, kemudian ditetapkan oleh Kepala PPAPT.

Baca Juga: Akhir Tragis Timothy Mahasiswa Teladan Unud Meninggal Jatuh dari Gedung, Prestasi di Atas Rata-rata

PPAPT menegaskan bahwa pendaftar yang melakukan kecurangan atau memberikan dokumen palsu akan digugurkan dan dapat dikenai sanksi administratif berat, termasuk pengembalian dana dan pemblokiran dari program PPAPT di masa depan.

Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Beasiswa Doktor 2025

-Pendaftaran: 18 – 26 Oktober 2025
-Seleksi Administrasi: 28 Oktober – 2 November 2025
-Pengumuman Hasil Administrasi: 3 – 5 November 2025
-Seleksi Wawancara: 6 – 9 November 2025
-Pengumuman Hasil Akhir: 10 – 12 November 2025
-Registrasi Ulang: 17 – 20 November 2025

Baca Juga: Murka Difitnah sebagai Istri Hedon, Ancam Bakal Bongkar Pengkhiatan Andrey Taulany, Erin : Katanya Pak Haji, Belajar Agama Lagi Biar Enggak Sesat

Melalui program ini, PPAPT Kemdiktisaintek berkomitmen mendukung percepatan penyelesaian studi mahasiswa doktoral dalam negeri serta memperkuat kontribusi riset nasional di bidang prioritas pemerintah. ***