POJOKSATU.id, MASKAPAI penerbangan nasional Garuda Indonesia mengambil langkah strategis untuk memperkuat sumber daya manusia di industri penerbangan.
Melalui program pendidikan dan beasiswa, Garuda Indonesia menyekolahkan sejumlah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) ke Universitas Nurtanio Bandung untuk menempuh studi Teknik Penerbangan.
Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kapasitas bidang perawatan dan perbaikan pesawat (Maintenance, Repair, and Overhaul/MRO) yang terus berkembang di Indonesia.
Baca Juga: GWK dan Pemda Bali Sepakat Perjanjian Pinjam Pakai Untuk Akses Jalan Warga
Direktur Utama Garuda Indonesia Wamildan Tsani mengatakan, inisiatif ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam menciptakan generasi muda berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Langkah ini juga sekaligus mendukung sekolah-sekolah di bawah Program Sekolah Garuda yang dicanangkan pemerintah, khususnya guna memajukan industri pemeliharaan dan perawatan pesawat yang saat ini terus tumbuh pesat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 13 Oktober 2025.
Beasiswa Penuh untuk Siswa Berprestasi
Pada tahap awal, Garuda Indonesia bersama Universitas Nurtanio menyediakan beasiswa penuh bagi empat calon mahasiswa berprestasi lulusan SMA Taruna Nusantara dari keluarga kurang mampu.
Baca Juga: Prestasi Membanggakan, Tiga Pelajar Indonesia Tembus Empat Besar Dunia di World Robot Summit Jepang
Penyerahan dukungan beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Wamildan Tsani kepada Rektor Universitas Nurtanio, Rudy Agus Gemilang Gultom, di Auditorium Universitas Nurtanio, Bandung, Senin, 13 Oktober 2025.
Wamildan menjelaskan, beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan jenjang Sarjana Terapan di jurusan Teknik Penerbangan selama empat tahun.
Selain itu, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan program sertifikasi industri MRO untuk memastikan mereka memiliki kompetensi teknis sesuai kebutuhan dunia kerja.
Garuda Indonesia juga membuka kesempatan bagi penerima beasiswa untuk melaksanakan program magang di anak perusahaan mereka, Garuda Maintenance Facility AeroAsia (GMF AeroAsia).
Melalui kerja sama ini, Wamildan berharap para penerima beasiswa dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dan berkontribusi memperkuat industri perawatan pesawat nasional.
Dukung Pembangunan SDM Penerbangan Nasional
Rektor Universitas Nurtanio, Rudy Agus Gemilang Gultom, menyambut baik langkah Garuda Indonesia yang dinilai sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor aviasi.
“Program beasiswa ini adalah bukti nyata bahwa Garuda Indonesia tidak hanya menjadi kebanggaan di langit nusantara, tetapi juga menjadi pelopor dalam membangun generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” ujarnya.
Kerja sama antara dunia pendidikan dan industri seperti ini diharapkan terus berkembang, agar Indonesia mampu melahirkan tenaga ahli yang siap bersaing di dunia penerbangan global. ***




