POJOKSATU.id, SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School, Bogor, Jawa Barat, kini resmi bertransformasi menjadi salah satu Sekolah Garuda.

Transformasi ini disambut antusias oleh para orang tua siswa yang menaruh harapan besar terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan peluang kuliah di luar negeri bagi anak-anak mereka.

“Ini angin segar bagi dunia pendidikan. Harapannya, dengan adanya Sekolah Garuda Transformasi ini, anak-anak kami bisa mendapatkan fasilitas, bimbingan, dan beasiswa untuk bisa berkuliah di luar negeri,” ungkap salah satu orang tua siswa, Bondan Respati.

Bondan menambahkan, para orang tua menyambut gembira pengenalan program ini. Mereka melihat langkah tersebut sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: RESMI! 3 Golongan Guru Terima Tambahan TPG 100 persen Tahun 2025, Ada Surat dari Kemenkeu dan Kemendagri

“Semoga Sekolah Garuda bisa mewujudkan cita-cita anak-anak kami sesuai minat dan bakat mereka, baik di bidang sains, teknologi, akademik, maupun praktik,” ujarnya.

Kepala Sekolah SMA Cahaya Rancamaya, Sandra Susanto, menjelaskan bahwa transformasi menjadi Sekolah Garuda tidak mengubah sistem pembelajaran yang sudah berjalan, tetapi memperkuatnya melalui sejumlah bidang strategis.

“Ada penguatan di bidang IELTS, SAT, dan proyek kolaboratif. Siswa juga dilatih membuat portofolio, menulis esai, dan mengikuti kegiatan enrichment lainnya. Karena ini merupakan program tambahan, sifatnya memperkaya,” terang Sandra.

Baca Juga: STQH Nasional 2025 Hadirkan Cabang Baru, Ada Lomba Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH), Simak Daftar Kategori Penilaiannya

Program penguatan di bidang IELTS dilakukan untuk mempersiapkan siswa menghadapi standar bahasa Inggris internasional.

Siswa dibimbing secara intensif dalam empat keterampilan utama—listening, reading, writing, dan speaking—dengan target nilai yang kompetitif agar dapat menembus universitas luar negeri.

Tujuan penguatan IELTS ini adalah agar siswa memiliki modal yang sahih ketika mendaftar ke universitas luar negeri atau program studi internasional-mereka tak hanya memiliki nilai akademik tinggi, tetapi juga kemampuan bahasa Inggris yang diakui secara global.

Baca Juga: Dibuka hingga 31 Oktober, Beasiswa DMH Academy 2025 Dukung Bantuan Pendidikan Hingga Rp18 juta, Siswa SMP sampai Gap Year Bisa Ikut

Sementara itu, penguatan di bidang SAT (Scholastic Assessment Test) berfokus pada kemampuan logika, matematika, dan bahasa Inggris akademik.

Siswa diberikan latihan simulasi secara rutin serta pembekalan strategi ujian, agar siap bersaing dengan standar global yang digunakan kampus-kampus di Amerika dan Eropa.

Selain dua bidang tersebut, penguatan lewat proyek kolaboratif menjadi ciri khas pembelajaran Sekolah Garuda.

Melalui proyek lintas disiplin ilmu, siswa diajak bekerja sama dalam tim untuk menyelesaikan masalah nyata, berinovasi, dan mempresentasikan hasilnya.

Baca Juga: INFO Resmi dari Pusat! Tahapan Baru yang akan Diterapkan pada PPG Calon Guru Tahun 2025!

Proyek ini sering kali melibatkan kolaborasi antar sekolah, bahkan dengan mitra eksternal seperti universitas dan industri, sehingga siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih luas dan kontekstual.

Sandra menegaskan bahwa seluruh guru dan pembina asrama turut berperan aktif dalam mendampingi siswa agar lebih bersemangat mengikuti kegiatan akademik maupun nonakademik.

Menurutnya, pendekatan menyeluruh ini tidak hanya membentuk siswa unggul dalam pengetahuan, tetapi juga dalam karakter dan etika belajar.

Baca Juga: CATAT! Daftar Data Penting yang Jadi Kunci Utama Cepatnya Pencairan TPG Triwulan 3 Tahun 2025!

Sandra juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menggagas program Sekolah Garuda.

Ia menilai langkah ini strategis untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dalam bidang sains dan teknologi sekaligus mencetak generasi yang siap bersaing secara global.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah mewujudkan program ini. Sekolah Garuda memberi harapan besar bagi siswa, orang tua, dan guru agar anak-anak Indonesia bisa berkuliah di universitas-universitas terbaik dunia,” tutur Sandra.

Program Sekolah Garuda kini menjadi simbol kebangkitan pendidikan nasional.

Baca Juga: Kode 02 di Info GTK Masih Merah? Ini Penyebab dan Solusinya agar TPG Triwulan 3 2025 Segera Cair

Dengan dukungan kurikulum penguatan akademik dan karakter, program ini diharapkan membuka jalan bagi anak-anak berbakat dari seluruh penjuru negeri untuk menembus kampus-kampus ternama dunia.

Selain SMA Cahaya Rancamaya, terdapat 11 sekolah lain di Indonesia yang ikut bertransformasi menjadi Sekolah Garuda di Indonesia.

Transformasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi Indonesia Emas 2045—unggul dalam ilmu, tangguh dalam karakter, dan siap berkiprah di kancah dunia. ***