POJOKSATU.id, PELUANG melanjutkan studi pascasarjana gratis di Korea Selatan (Korsel) kembali terbuka lebar melalui Gwangju Institute of Science and Technology (GIST) Scholarship.
Beasiswa yang populer di kalangan mahasiswa internasional ini rutin dibuka setiap tahun dan memberi kesempatan untuk menempuh studi penuh di salah satu universitas negeri terbaik Korea Selatan.
Bagi mahasiswa dan dosen asal Indonesia yang bercita-cita studi di luar negeri, GIST Scholarship bisa menjadi langkah awal menuju karier akademik dan riset internasional.
Apa Itu GIST Scholarship?
Program Gwangju Institute of Science and Technology (GIST) Scholarship merupakan beasiswa pascasarjana penuh yang diberikan oleh GIST bagi mahasiswa internasional.
Penerima beasiswa akan menempuh studi di GIST, dengan pilihan program studi yang berfokus pada bidang sains, teknologi, dan rekayasa.
Beasiswa ini terbuka untuk tiga jenjang pendidikan pascasarjana-mulai dari Master (S2), PhD (S3), hingga program terintegrasi Master dan PhD.
Seluruhnya bersifat full funded atau dibiayai penuh oleh pihak universitas.
Baca Juga: Mahasiswa UMM Ciptakan SAMATA, Stroller Ajaib untuk Bantu Anak Autisme Berkomunikasi
Menariknya, beasiswa ini tidak membatasi asal negara pelamar. Mahasiswa dari seluruh dunia, termasuk Indonesia, dapat mendaftar dan berkesempatan menikmati pendidikan berkualitas di GIST.
Tiga Skema Program Pascasarjana
1. Master of Science (M.S.)
Program ini ditujukan bagi mahasiswa S2 dengan sistem studi penuh waktu selama dua tahun.
2. Doctor of Philosophy (Ph.D.)
Program S3 yang ditempuh selama empat tahun dan memberikan gelar akademik PhD bagi lulusannya.
3. Integrated M.S. and Ph.D. Program (M.S./Ph.D.)
Program terintegrasi yang memungkinkan mahasiswa langsung menempuh jenjang Master hingga PhD tanpa jeda.
Baca Juga: Regulasi Kenaikan Jabatan Akademik Dosen 2025 Berubah, Ini Langkah dan Strategi yang Harus Disiapkan
Pihak GIST juga memberi kelonggaran waktu studi — maksimal 3 tahun untuk Master, 7 tahun untuk PhD, dan 8 tahun untuk program terintegrasi.
Pilihan Program Studi di GIST
Sebagai universitas riset berbasis teknologi, GIST menawarkan beragam program studi yang difokuskan pada sains dan teknik, di antaranya:
* Electrical Engineering and Computer Science
* Mechanical and Robotics Engineering
* Life Sciences
* Chemistry
* AI Convergence
* AI Policy and Strategy
* Materials Science and Engineering
* Environment and Energy Engineering
* Physics and Photon Science
* Biomedical Science and Engineering
* Semiconductor Engineering
Baca Juga: Rektor UI Raih Penghargaan Internasional dari Tohoku University Jepang karena Hal Ini
Cakupan Pendanaan Beasiswa
GIST Scholarship dikenal sebagai salah satu beasiswa paling komprehensif di Asia karena mencakup hampir semua kebutuhan mahasiswa selama studi.
Berikut cakupan pendanaannya:
1. Biaya Pendidikan
Seluruh biaya kuliah ditanggung sepenuhnya oleh GIST.
Setiap mahasiswa internasional penerima beasiswa dibebaskan dari biaya kuliah senilai 3,607,000 won per semester.
Untuk biaya pendaftaran mahasiswa baru sebesar 680,000 won, beberapa penerima beasiswa dapat memperoleh pembebasan biaya sesuai kebijakan universitas.
2. Tunjangan Bulanan
Mahasiswa penerima beasiswa akan menerima tiga jenis tunjangan bulanan:
* Tunjangan mahasiswa: 140,000 won per bulan untuk Master dan 295,000 won untuk PhD.
* Tunjangan konsumsi: 100,000 won per bulan.
* Tunjangan mahasiswa internasional: 120,000 won per bulan, dengan syarat IPK minimal 3.00 dari skala 4.5.
Baca Juga: Stafsus Menag Ajak PTKN Ramaikan Ruang Digital dengan Prestasi dan Karya Nyata
3. Research Assistantship
Semua penerima beasiswa wajib menjadi asisten peneliti (Research Assistant) di laboratorium GIST.
Sebagai imbalan, mereka menerima gaji sebesar 6,400,000 won per tahun (Master) dan 13,740,000 won per tahun (PhD).
4. Tunjangan Akomodasi
GIST menyediakan asrama bersubsidi bagi mahasiswa internasional dengan biaya sewa yang lebih murah dibanding tempat tinggal komersial.
Mahasiswa yang membawa keluarga juga dapat menyewa apartemen dua kamar dengan biaya tambahan.
5. Asuransi Kesehatan
Mahasiswa GIST mendapat subsidi 60% dari premi asuransi kesehatan yang mencakup layanan medis dan pemeriksaan tahunan.
Baca Juga: Menlu Bantah Prabowo Bakal ke Israel, Times of Israel Langsung Tulis Artikel Begini
6. Penggantian Biaya Penerbangan
Awardee akan menerima penggantian tiket pesawat satu kali dari negara asal ke Korea Selatan.
Modelnya reimburse, sehingga biaya awal ditanggung pribadi dan diganti setelah resmi memulai studi.
Syarat Pendaftaran
Untuk mengikuti program GIST Scholarship, pendaftar harus memenuhi dua syarat utama:
1. Merupakan mahasiswa internasional, bukan warga negara Korea Selatan.
2. Telah diterima sebagai mahasiswa pascasarjana di salah satu program studi GIST.
Cara Pendaftaran
Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan melalui dua langkah:
1. Daftar sebagai mahasiswa baru di GIST.
Pilih program studi tujuan melalui portal resmi di [PILIH PROGRAM STUDI](https://www.gist.ac.kr/iadm/html/sub03/0301.html).
Baca Juga: Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto Sebut Rehabilitasi Narkoba Bukan Hukuman, Jangan Takut!
2. Ajukan beasiswa setelah diterima di program studi.
Pendaftaran beasiswa dilakukan melalui laman [PENDAFTARAN](https://service.gist.ac.kr/admission/graduate/foreigner).
Beberapa referensi menyebutkan pendaftaran untuk semester Spring (meskipun ini bisa berbeda tiap tahun) berakhir 15 Oktober.
Informasi lengkap mengenai jadwal, syarat dokumen, dan proses seleksi dapat diakses melalui situs resmi GIST.
Dengan dukungan pendanaan penuh, GIST Scholarship menjadi peluang emas bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menimba ilmu dan berkontribusi di bidang sains dan teknologi global. ***




