POJOKSATU.id — Petugas kebersihan publik memiliki peran vital dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Namun, di balik kontribusi besar itu, kondisi kesehatan mereka kerap terabaikan, terutama dalam hal kecukupan vitamin D dan kesejahteraan psikologis.
Vitamin D berfungsi penting dalam metabolisme tulang, sistem kekebalan tubuh, dan kesehatan otot.
Meski sebagian besar petugas kebersihan bekerja di luar ruangan, penelitian menunjukkan defisiensi vitamin D masih sering terjadi.
Hal ini disebabkan oleh penggunaan pakaian pelindung yang menutupi sebagian besar tubuh, jam kerja yang tidak mendukung paparan sinar matahari optimal, serta kurangnya konsumsi makanan sumber vitamin D.
Baca Juga: MOOC Kesehatan Inklusif di LMS Kesehatan, Pelatihan Bahasa Isyarat dan Etika Pelayanan Disabilitas
Defisiensi Vitamin D
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan penurunan kekuatan otot, gangguan imun, nyeri sendi, bahkan meningkatkan risiko penyakit kronis.
Selain aspek fisik, faktor psikososial juga memegang peranan penting.
Petugas kebersihan sering menghadapi stigma sosial, tekanan kerja yang berat, dan minimnya penghargaan terhadap profesinya.
Kondisi ini bisa menyebabkan stres, kelelahan emosional, hingga gangguan mental seperti kecemasan atau depresi.
Kombinasi antara defisiensi vitamin D dan tekanan psikososial dapat menurunkan produktivitas serta kualitas hidup petugas kebersihan publik.
Untuk menjawab isu tersebut, PT Utama Padma Qualiti bersama Annual Trisakti Occupational Medicine Symposium 4 (ATOMS 4) menyelenggarakan Webinar Aspek Vitamin D dan Psikososial Petugas Kebersihan Publik Angkatan 1.
Psikososial Petugas Kebersihan Publik
Webinar ini mengangkat tema “The Aspects of Vitamin D and Psychosocial Factors for Public Cleaning Workers” dan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keahlian seperti Spesialis Farmakologi, Master Biomedik, dan Spesialis Gizi.
Sasaran peserta dalam webinar ini adalah para tenaga kesehatan, dokter layanan primer, praktisi kedokteran okupasi, hingga ahli gizi.
Penting juga untuk diikuti mahasiswa kesehatan, serta pihak manajemen perusahaan jasa kebersihan yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan pekerja lapangan.
Selain itu, kegiatan ini juga terbuka bagi masyarakat umum, khususnya mereka yang ingin memahami lebih dalam kaitan antara paparan sinar matahari, vitamin D, dan kesehatan mental dalam konteks pekerjaan berisiko tinggi seperti petugas kebersihan publik.
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman lintas profesi tentang pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental para petugas kebersihan.
Melalui webinar ini, peserta akan mempelajari:
-
Dampak defisiensi vitamin D terhadap kesehatan fisik dan performa kerja.
-
Tantangan psikososial yang dihadapi petugas kebersihan.
-
Bukti ilmiah terbaru mengenai hubungan vitamin D dengan kondisi mental pekerja lapangan.
-
Strategi pencegahan defisiensi vitamin D melalui pola makan, paparan sinar matahari, dan suplementasi.
-
Pendekatan promotif dan preventif untuk mendukung kesehatan psikososial pekerja.
-
Rekomendasi kebijakan kesehatan kerja yang komprehensif dan berkelanjutan.
Kompetensi yang Dicapai
Webinar ini juga dirancang untuk memperkuat tiga ranah kompetensi penting:
- Pengetahuan (Knowledge):
Peserta akan memahami fungsi vitamin D bagi tubuh, faktor risiko defisiensi, serta dampaknya terhadap kesehatan dan kesejahteraan petugas kebersihan publik. - Keterampilan (Skills):
Peserta dilatih mengenali tanda-tanda defisiensi vitamin D, mengedukasi pentingnya nutrisi, serta merancang intervensi berbasis kesehatan kerja dan psikososial. - Sikap (Attitude):
Peserta diharapkan memiliki empati, kepedulian, dan komitmen untuk melindungi kesehatan petugas kebersihan sebagai garda terdepan kebersihan lingkungan.
Kegiatan ini akan berlangsung secara online pada Sabtu-Senin, 25-27 Oktober 2025, melalui LMS Kemenkes dengan biaya pendaftaran Rp 50.000.
Peserta yang menyelesaikan seluruh sesi akan memperoleh 1.5 JPL dan 2 SKP.
Materi Webinar
Berikut daftar topik yang akan dibahas dalam webinar beserta link materinya:
-
Hubungan kadar vitamin D dengan level CRP pada PPSU perokok
Oleh: Ida Effendi -
Hubungan kadar serum 25 hidroksi vitamin D dengan resistensi insulin pada petugas kebersihan
Oleh: Joice Viladellvia K. -
Faktor-faktor risiko penyakit kardiovaskular dan ketebalan tunika intima media karotis pada petugas kebersihan
Oleh: Dr. Tjam & Diana Samara, MKK -
Hubungan kadar MDA, vitamin D, dan status gizi pada petugas PPSU
Oleh: Andira Larasari -
Hubungan masa kerja dan burnout terhadap gejala depresi pada pekerja kebersihan
Oleh: Juni Chudri -
Diskusi dan Tanya Jawab Interaktif
Oleh: Juni Chudri
Webinar ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memperkuat kebijakan kesehatan kerja, meningkatkan kesejahteraan petugas kebersihan publik, dan membangun empati sosial terhadap profesi yang selama ini kurang mendapat perhatian. ***




