POJOKSATU.ID - Pemerintah kembali menegaskan pentingnya akurasi data dalam setiap program pendidikan.
Melalui Rapat Koordinasi BOS dan Dapodik yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen), fokus utama diarahkan pada pentingnya pemutakhiran data yang presisi.
Acara ini berlangsung dari tanggal 9 hingga 12 September di Jakarta, dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kabupaten, kota, dan provinsi.
Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan, terutama Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dapat mencapai sasaran yang tepat.
Baca Juga: Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah Angkatan 1 Diharapkan Lahirkan Sosok Kompeten dan Adaptif
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kabupaten/kota dan provinsi di seluruh Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan urgensi Dapodik (Data Pokok Pendidikan) untuk penyaluran dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).
Ditekankan bahwa akurasi dan kemutakhiran data Dapodik menjadi kunci agar bantuan bisa disalurkan secara tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.
Baca Juga: BKN Tegaskan Masa Depan PPPK Apakah Seperti Ban Serep yang Berakhir Setelah Kontrak Habis?
Wakil Menteri Atip, yang turut hadir, mengimbau agar dinas pendidikan setempat meningkatkan kualitas data Dapodik.
Ia menyebut bahwa data yang akurat berfungsi sebagai tulang punggung bagi program dan kebijakan pendidikan.
Dengan data yang berkualitas, program pemerintah, termasuk penyaluran BOS, dapat berjalan lebih efektif dan efisien.***




