POJOKSATU.id — Direktorat Sumber Daya Ditjen Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi membuka pendaftaran Program Inspirasi Manajemen Visioner (PRIMA-VISI) bagi Kepemimpinan Politeknik.

Program ini dirancang untuk membekali pimpinan dan calon pimpinan politeknik dengan keterampilan manajemen visioner melalui pelatihan di Inggris dan Indonesia.

Baca Juga: Dandim 0604: Sinergi TNI dan Rakyat Jadi Fondasi Kemajuan Karawang

Calon peserta wajib memenuhi syarat berikut:

⁃ Dosen tetap dengan NIDN/NUPTK di politeknik di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

⁃ Politeknik asal tidak sedang dalam pengawasan, sengketa pengelolaan, masalah hukum, alih kelola, atau pindah lokasi.

⁃ Surat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi asal.

Baca Juga: Laptop Ketumpahan Air? Begini Cara Mengatasinya, Sekalian Spill Rekomendasi Laptop Anti Air dari Acer

⁃ Surat pernyataan bermeterai yang berisi (komitmen untuk tidak mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai peserta, tidak sedang tugas belajar/tugas khusus dari perguruan tinggi, serta tidak sedang menjalani atau dalam proses hukuman disiplin).

⁃ Daftar riwayat hidup lengkap.

⁃ Belum pernah mengikuti pelatihan kepemimpinan sejenis pada periode 2022–2024.

Baca Juga: KEREN! Mahasiswa UIN Bandung Sulap Limbah Plastik Jadi Kaki Prostetik

Dokumen yang Harus Dilampirkan

⁃ Surat rekomendasi pimpinan perguruan tinggi.

⁃ Surat pernyataan bermeterai Rp10.000.

⁃ Daftar riwayat hidup.

Baca Juga: Kerusuhan Nepal dan Prancis Harus Jadi Renungan Bagi Pejabat-pejabat di Indonesia

Linimasa Pendaftaran

⁃ Pendaftaran: 15–25 September 2025

⁃ Seleksi: 29 September–3 Oktober 2025

⁃ Pengumuman hasil: 10 Oktober 2025

⁃ Workshop luar negeri (Inggris): 18–29 November 2025

⁃ Seminar hasil (Indonesia): 10–12 Desember 2025

Baca Juga: Mantan Juru Bicara SBY Analisa Pergantian Menkeu Sri Mulyani, Kita Tunggu Hasilnya 3 Bulan ke Depan

Dengan pembiayaan skema co-funding bersama Coventry University, PRIMA-VISI memberi kesempatan peserta untuk mengikuti kuliah, lokakarya, hingga kunjungan industri di Inggris.

Untuk info selengkapnya dapat diakses di laman resmi: kemdiktisaintek.go.id. ***