POJOKSATU.id - Kabar baik datang bagi guru sekolah dasar (SD) yang hingga kini belum memiliki ijazah strata satu (S1) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka program pemenuhan kualifikasi akademik S1/D4 PGSD secara gratis.
Program ini lahir karena masih banyak guru SD di Indonesia yang belum memenuhi syarat minimal pendidikan S1 sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Guru dan Dosen.
Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini penting untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memberi kesempatan guru menempuh studi tanpa terkendala biaya.
Baca Juga: 1,37 Juta Honorer Menunggu Kepastian, Ribuan Usulan Ditolak Jelang Tenggat PPPK Paruh Waktu
Program pemenuhan kualifikasi ini menggunakan mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) tipe A, yakni pengakuan terhadap pengalaman belajar dan portofolio guru selama bertahun-tahun mengajar.
Skema ini memungkinkan guru mendapatkan pengakuan kredit perkuliahan, sehingga proses studi lebih singkat dan tetap fleksibel.
Guru yang ingin mengikuti program S1/D4 PGSD ini harus memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:
-Minimal lulusan SMA atau sederajat.
-Memiliki portofolio capaian pembelajaran dari jalur formal, nonformal, maupun informal yang relevan.
Baca Juga: Resmi, Jam Kerja PPPK Paruh Waktu 2025 Hanya 4 Jam Sehari
-Terdata dalam sistem DAPODIK.
-Berusia maksimal 55 tahun.
-Masih aktif mengajar atau menjalankan penugasan sesuai peraturan.
-Tidak sedang terdaftar sebagai mahasiswa perguruan tinggi.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi SIPKA di laman https://gtk.dikdasmen.go.id/sipka.
Setelah login, guru dapat memilih program studi PGSD, lalu mengisi formulir yang berisi biodata, data sekolah, serta bidang tugas.
Dokumen yang wajib diunggah meliputi:
-Ijazah terakhir (SMA/sederajat)
-KTP
-SK pengangkatan pertama dan terakhir
-SK pembagian tugas
-Surat izin dari kepala sekolah atau ketua yayasan (bagi sekolah swasta)
-Pakta integritas
Program ini sepenuhnya gratis.
Seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah, sehingga guru hanya perlu memenuhi persyaratan dan komitmen belajar.
Baca Juga: Amartha Financial Group Hadirkan Layanan Keuangan Digital untuk Masyarakat
Batas pendaftaran ditetapkan hingga 25 Agustus 2025.
Artinya, masih ada kesempatan bagi guru yang ingin mendaftar pada detik-detik terakhir.
Program pemenuhan kualifikasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Dengan kualifikasi akademik yang setara, diharapkan guru dapat lebih percaya diri sekaligus memenuhi amanat undang-undang.
***



