POJOKSATU.id — Dunia pendidikan Indonesia kembali mendapat angin segar.
Sivitas akademika Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) merilis Buku Dasar Kecerdasan Buatan (AI) yang ditujukan bagi pelajar tingkat SMP dan SMA.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan pada Kurikulum Nasional 2025, pembelajaran sekolah mulai mengintegrasikan Koding dan Kecerdasan Buatan (AI).
Dengan begitu, kehadiran buku ini diharapkan menjadi suplemen yang relevan untuk mendukung para siswa dan guru.
Dalam pengantar buku Buku Pegangan AI untuk Guru: TK, SD, SMP, SMA, SMK, penulis Dr. Onno W. Purbo menegaskan bahwa kehadiran AI di dunia pendidikan bukan sekadar tren, melainkan sebuah peluang besar.
Menurutnya, AI bukanlah pengganti profesionalisme guru, melainkan katalisator efisiensi, inovasi, dan inklusi.
Guru tetap menjadi “pilot” dalam proses pembelajaran, sementara AI berperan sebagai alat bantu yang membuat pengajaran lebih adaptif, personal, dan efektif.
Onno menekankan pentingnya pendekatan kritis terhadap teknologi, berbasis data berkualitas, dan berpusat pada perkembangan holistik siswa.
Dengan cara itu, AI akan memperkuat peran guru, bukan menggantikannya.
Panduan Praktis untuk Guru dan Siswa
Buku ini dirancang untuk membantu guru dari berbagai jenjang dalam:
-
Merancang materi ajar,
-
Menyusun evaluasi pembelajaran,
-
Mengelola administrasi,
Baca Juga: KUMPULAN CONTOH SOAL ALQURAN HADIS 3 MI Lengkap Jawaban dan Pembahasan
-
Menganalisis perkembangan siswa.
Pesannya jelas:
-
Gunakan AI untuk memperkuat kendali, bukan menyerahkannya.
-
Evaluasi yang adil dan pembelajaran bermakna tetap membutuhkan sentuhan manusia.
-
Guru masa depan adalah mereka yang mampu menggunakan AI dengan bijak dan etis.
Baca Juga: 7 Tips Manajemen Waktu ala Anak Pesantren, Biar Hidup Lebih Teratur dan Anti Kalang Kabut
Rangkaian Buku Dasar AI untuk SMP dan SMA
Berikut daftar buku yang bisa Didownload secara gratis:
Mengangkat Martabat Guru Indonesia
Harapannya, buku ini bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar—mengangkat martabat guru, memperkuat peran pendidikan nasional, dan menyiapkan generasi yang mampu bersaing di era global.
"Selamat belajar dan bereksplorasi. Mari jadikan AI sebagai sekutu terbaik pendidikan, bukan sekadar alat," begitu pesan Onno W. Purbo dalam pengantar bukunya.
Bagaimana menurut bapak ibu? Adakah tanggapan atau pengalaman di lapangan yang bisa dibagi? Tulis di kolom komentar ya.
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Rifki Setiadi




