POJOKSATU.ID – Program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dirancang sebagai solusi komprehensif untuk mengatasi kemiskinan dari dua sisi.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, atau Gus Ipul, menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pendidikan gratis bagi anak-anak, tetapi juga pada pemberdayaan orang tua mereka.
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis berkonsep asrama yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu, yang masuk dalam kategori Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dengan sistem asrama, anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif dan fasilitas yang memadai tanpa membebani biaya orang tua.
Baca Juga: Gus Ipul Ajak Orang Tua Murid Sekolah Rakyat Bergabung dalam Koperasi Desa Merah Putih!
Gus Ipul menjelaskan bahwa para orang tua murid Sekolah Rakyat akan secara otomatis menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih.
Melalui keanggotaan ini, mereka akan mendapatkan akses ke berbagai program pemberdayaan, termasuk pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, dan akses pasar untuk produk-produk yang mereka hasilkan.
Ini adalah strategi untuk memastikan bahwa saat anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak, orang tua juga memiliki sarana untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Program ini juga terintegrasi dengan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), di mana orang tua murid Sekolah Rakyat akan menjadi prioritas dalam program perbaikan rumah tidak layak huni.
Dengan demikian, program ini menciptakan siklus positif.
anak mendapatkan pendidikan, orang tua mendapatkan dukungan ekonomi dan perumahan yang layak, yang pada akhirnya akan mengentaskan keluarga dari kemiskinan.***
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:




