Universitas Pendidikan Indonesia mengukuhkan Ustadz Adi Hidayat sebagai dosen tetap pada Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana.
Komitmen ini diharapkan memperkuat peran UPI dalam mencetak generasi emas bangsa.
POJOKSATU.id — Ustadz Adi Hidayat, Lc., M.A., secara resmi tercatat sebagai dosen tetap pada Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan SPs UPI sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis institusi dalam mewujudkan kampus unggul dan berdaya saing global.
Acara penerimaan Ustadz Adi dilaksanakan di Auditorium Sekolah Pascasarjana (SPs) Lt. 5, Jl. Dr. Setiabudhi No.229, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025), dan dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, serta sivitas akademika UPI.
Baca Juga: Prospek Kerja Lulusan Sastra Indonesia Kian Cerah, Ini Buktinya!
Komitmen SDM Unggul dari Rektor UPI
Rektor UPI Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., dalam sambutannya menyampaikan penambahan dosen berkualitas seperti Ustadz Adi merupakan strategi penting dalam menjawab tantangan global di dunia pendidikan tinggi.
Ia menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan kunci utama kemajuan sebuah universitas.
“Kita yakin bahwa universitas itu akan maju, akan bagus kalau SDM-nya bagus. Salah satu SDM itu adalah dosen, dan kita mendapatkan orang seperti beliau yang kualitasnya luar biasa,” ujar Prof. Didi di hadapan hadirin.
Ia melanjutkan, kehadiran Ustadz Adi di lingkungan SPs UPI diyakini dapat memicu semangat baru dalam pengembangan jejaring akademik serta pembinaan karakter mahasiswa yang unggul secara intelektual dan spiritual.
“Dengan jaringan yang beliau miliki, berbagai kesempatan bisa muncul dan dimanfaatkan untuk pengembangan dosen dan mahasiswa. Saya pikir ke depan akan ada banyak kegiatan yang diinisiasi oleh beliau,” tambahnya.
UPI Bergerak Lebih Cepat, Berkontribusi Lebih Besar
Lebih lanjut, Prof. Didi menyampaikan bahwa UPI menyambut dengan kesiapan lahir batin atas peluang-peluang yang akan tercipta seiring bergabungnya Ustadz Adi sebagai bagian dari keluarga besar UPI.
“Insya Allah UPI ke depan akan lebih baik, lebih bisa cepat berlari dan lebih bisa cepat berkontribusi untuk dampak yang kita timbulkan kepada masyarakat,” tegasnya.
Kehadiran sosok baru ini menjadi bagian dari upaya transformasi pendidikan tinggi di Indonesia, terutama dalam memperkuat peran tridharma perguruan tinggi.
Ustadz Adi Hidayat Siap Berkontribusi
Ustadz Adi Hidayat menyampaikan apresiasi yang tinggi atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh sivitas akademika UPI.
Ia menyatakan tekadnya untuk terlibat aktif dalam pengembangan institusi serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada sivitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia yang telah memberikan ruang bagi saya untuk menjadi bagian dari keluarga besar UPI,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadirannya di lingkungan kampus ini bukan semata sebagai pengajar, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membentuk arah baru pendidikan tinggi yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga spiritualitas, karakter, dan nilai-nilai kebangsaan.
“Dalam waktu dekat, harapannya bisa menjadi satu jangkar yang kuat untuk menyiapkan generasi Indonesia yang terbaik.
Kita berharap UPI mampu mewujudkan cita-cita menjadi kampus terdepan yang memberikan sinar berkemajuan,” imbuhnya.
Ustadz Adi juga menekankan pentingnya kerja kolektif yang profesional agar peran dosen bukan hanya bersifat administratif, melainkan sebagai agen perubahan di masyarakat.
Menuju Pusat Keunggulan
Direktur Sekolah Pascasarjana UPI, Prof. Dr. Juntika, M.Pd., turut menyampaikan rasa bangga atas bergabungnya Ustadz Adi Hidayat dalam lingkungan institusinya.
Menurutnya, Ustadz Adi merupakan aset berharga yang dapat memperkuat program studi linguistik dan program-program lainnya dalam lingkup SPs UPI.
“Sebuah kebanggaan dan suatu kehormatan untuk pengembangan Sekolah Pascasarjana. Kita ingin sekolah ini menjadi pusat keunggulan (center of excellence), baik dalam Prodi Linguistik maupun program-program studi lainnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa latar belakang akademik dan pengalaman luas yang dimiliki oleh Ustadz Adi menjadi nilai tambah yang sangat signifikan bagi pengembangan institusi ke depan.
“Dengan adanya sumber daya manusia yang bermutu tinggi seperti Ustadz Adi, insya Allah cita-cita SPs menjadi center of excellence akan terwujud,” lanjut Prof. Juntika.
Bergabungnya Ustadz Adi Hidayat di SPs UPI mempertegas komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional.
Dengan mengedepankan sinergi antara keilmuan, spiritualitas, dan karakter, UPI bertekad mencetak lulusan-lulusan yang mampu bersaing secara global namun tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan dan religiusitas.
Baca Juga: UIN Jakarta Siap Jadi PTN BH, Menteri Agama Paparkan Risikonya
Penetapan ini juga menjadi sinyal kuat atas keseriusan UPI dalam menjadikan tridharma perguruan tinggi sebagai pijakan utama dalam seluruh aktivitas akademik.
Kehadiran tokoh publik sekelas Ustadz Adi juga dinilai mampu memperkuat jaringan dan pengaruh UPI, baik di level nasional maupun internasional.
Bagaimana menurut bapak ibu? Adakah tanggapan atau pengalaman di lapangan yang bisa dibagi?
Tulis di kolom komentar ya.
Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:
-
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Rifki Setiadi




