POJOKSATU.ID – Kolaborasi di bidang pendidikan dan riset menjadi fokus utama kerja sama antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Tsinghua University, Tiongkok, yang kembali diperkuat dalam kunjungan delegasi Tsinghua ke ITB Kampus Jakarta, Gedung Graha Irama, Kuningan.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.

Agenda utama dalam pertemuan adalah membahas rencana perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) yang akan difinalisasi pada akhir tahun 2025.

Baca Juga: Pakar ITB Soroti Ancaman Tsunami dan Pentingnya Sistem Peringatan Dini Usai Gempa Besar di Rusia

Vice Chairman of Tsinghua University Council, Bin Yang, menyampaikan bahwa kerja sama sebelumnya sempat terhambat oleh pandemi COVID-19 dan tantangan lain, namun kini saatnya membuka babak baru kolaborasi strategis yang lebih konkret.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita menindaklanjutinya dengan langkah nyata. Hari ini menjadi awal yang baik untuk membicarakan lebih banyak detail dan memperdalam kerja sama riset di antara kedua universitas,” ujar Bin Yang.

Ia menyoroti dua pilar utama kerja sama internasional perguruan tinggi yakni program gelar bersama (joint degree) dan riset kolaboratif antar-dosen.

Baca Juga: Hati-Hati! Dewan Pers Bisa Bekukan Media yang Tak Lakukan Verifikasi Ini Secara Berkala

Tsinghua dan ITB, menurutnya, akan mengembangkan program gelar bersama untuk jenjang magister dan doktoral, serta memperkuat kemitraan riset antara dosen-dosen yang memiliki bidang keilmuan serupa.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menyambut baik penguatan kemitraan ini dan menegaskan pentingnya membangun kerja sama yang tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi juga menghasilkan program-program nyata yang berdampak luas.

“Kami berharap kolaborasi ini melahirkan inisiatif yang konkret untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkontribusi tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga kawasan Asia secara lebih luas,” ujar Prof. Tata.

Baca Juga: DUA Cara Cek NIK Bagi Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2, Tak Perlu Download Aplikasi Ruang GTK di Ponsel!

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Kunjungan ini menandai komitmen kedua institusi untuk mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi dan memperluas jejaring riset yang berdampak, sebagai bagian dari upaya mencetak generasi inovatif dan memperkuat kontribusi keilmuan di tingkat global. ***