POJOKSATU.ID — Universitas Islam Bandung (Unisba) akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi terkait kasus dugaan kekerasan yang melibatkan mahasiswanya.

Melalui unggahan di akun Instagram @universitasislambandung, pihak kampus menyatakan telah mengambil langkah-langkah tegas dan terukur sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Dalam pernyataan tersebut, Unisba menyebutkan bahwa Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) telah memulai tahapan klarifikasi awal.

Baca Juga: LBH Bumi Proklamasi Akan Gugat Kontraktor Proyek Jalan di Rengasdengklok

Pihak-pihak yang terkait, termasuk terduga pelaku, korban, dan saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan secara objektif.

Tak hanya itu, kampus juga menyatakan telah menjalin komunikasi dengan pihak kepolisian, khususnya Polsek setempat, untuk memastikan penanganan kasus ini berjalan sesuai koridor hukum.

Saat ini, proses hukum tengah ditangani oleh pihak berwenang, sementara mekanisme penanganan internal di kampus masih berlangsung.

Baca Juga: Fraksi PKB Minta Program Seragam Gratis Tak Diskriminatif dan Desak Percepatan Proyek APBD Subang

Unisba juga menyoroti maraknya informasi yang beredar di media sosial terkait kasus ini. Mereka menilai sebagian informasi tersebut tidak terverifikasi dan berpotensi menyesatkan publik karena bersifat hearsay.

“Unisba menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan tata tertib kampus yang berlaku,” demikian kutipan dari pernyataan resmi.

Pihak kampus menutup pernyataan dengan penegasan komitmen untuk menjaga integritas akademik serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas kekerasan.

Baca Juga: Beckham Temui Dua Anak Disabilitas di Cikalong Wetan, Bagi Semangat dan Sepatu Bola

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Unisba menyatakan bahwa mereka menangani persoalan ini dengan objektivitas, tanggung jawab, dan keseriusan penuh. ***