POJOKSATU.id — Bahasa Indonesia tidak lahir begitu saja, melainkan diperkaya oleh kosakata dari berbagai bahasa daerah, termasuk bahasa Sunda.

Menariknya, banyak kosakata yang sudah akrab di telinga kita dan sering digunakan sehari-hari, tapi jarang disadari bahwa kosakata tersebut berasal dari bahasa Sunda.

Beberapa kosakata bahkan sudah tercatat resmi di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Baca Juga: GARUDA MUDA DIUNGGULKAN di Final AFF U23 2025 Indonesia vs Vietnam, Malam Ini Dendam, Harapan, dan Sejarah RAKSASA ASIA Tenggara DIBUKTIKAN di GBK

Kata-kata ini tidak hanya memperkaya kosakata nasional, tetapi juga menghadirkan nuansa budaya khas dalam komunikasi.

Berikut kosakata Sunda yang kerap dipakai dalam kehidupan sehari-hari, tetapi banyak orang tidak menyadari asal-usulnya:

1. Pamali

Pamali berarti pantangan atau larangan yang biasanya terkait kepercayaan tradisional.

Kata ini sering muncul dalam nasihat orang tua, contohnya: “Jangan potong kuku malam-malam, pamali.”

Hingga kini, kata ini tetap digunakan luas di berbagai daerah sebagai pengingat etika dan kebiasaan turun-temurun.

Baca Juga: Semester I 2025, JTrust Bukukan Laba Bersih Rp112 Miliar

2. Munggahan

Tradisi khas Sunda menjelang Ramadan ini dalam KBBI berarti berkumpul dan makan bersama keluarga sebagai tanda syukur.

Contoh penggunaannya: “Keluarga kami rutin munggahan di rumah kakek sebelum puasa.”
Kata munggahan kini makin populer seiring tradisi kebersamaan yang menyebar ke banyak daerah.

3. Ratu

Dalam bahasa Sunda, ratu tidak hanya berarti pemimpin perempuan, tetapi juga panggilan penuh hormat untuk seorang istri.

Misalnya: “Ia selalu memperlakukan istrinya bagai ratu.”

Kata ini melambangkan penghargaan dan cinta yang dalam.

Baca Juga: Maksimalkan Pekarangan Rumah Jadi Kebun Sayur Produktif demi Ketahanan Pangan Keluarga

4. Reog

Meski kerap dikaitkan dengan Jawa Timur, kata reog juga dikenal di Sunda sebagai pertunjukan rakyat yang meriah.

Contoh: “Warga tumpah ruah menyaksikan reog di alun-alun kota.” Kehadirannya menjadi pengingat akan keberagaman seni tradisional Nusantara.

Dalam KBBI, reog memiliki makna seni tradisional sebagai hiburan rakyat dengan lagu-lagu segar yang diiringi calung, diselingi sindiran atau pujian dalam bentuk humor.

Baca Juga: Lolos Seleksi PPPK Tahap 1 dan 2? Siap-Siap Terima Gaji Sesuai Perpres 11!

5. Ujug-ujug

Ekspresif dan mudah dipahami, ujug-ujug berarti tiba-tiba.

Dalam percakapan, contohnya: “Ujug-ujug hujan turun deras saat kami berangkat.” Kata ini memberi nuansa santai dan akrab dalam komunikasi sehari-hari.

6. Bobotoh

Kata ini sangat lekat dengan dunia olahraga, khususnya penggemar Persib Bandung.

Bobotoh dalam KBBI memiliki makna sebutan untuk pendukung sepak bola.

Misalnya: “Stadion penuh bobotoh yang bersorak mendukung tim kesayangan.”

7. Mojang

Mojang merujuk pada gadis muda atau perempuan yang belum menikah.

Contoh: “Mojang Sunda itu tampil memesona dengan kebaya tradisional.” Kata ini juga sering dipakai di media sosial untuk menyebut perempuan cantik dengan nuansa lokal.

Baca Juga: CPNS 2025 Dibuka Akhir Agustus Seperti Tahun Lalu? CEK Sistem Terbaru yang Bakal Diterapkan!

8. Jukut

Pernah dengar menu jukut goreng yang beberapa kali viral di media sosial? Ternyata kata jukut berasal dari bahasa Sunda yang berarti rumput.

Di warung makan Sunda, jukut sering dijumpai pada menu seperti jukut asem atau jukut goreng yang gurih dan menggugah selera.

Contoh: “Kami mencicipi nasi hangat dengan lauk dan jukut goreng yang sedang tren di media sosial.”

Bahasa Sunda tidak hanya hidup di tanah Parahyangan, tetapi juga memberi warna dalam kosakata nasional.

Baca Juga: Sorotan Tajam Hotman Paris dan Kekhawatiran Pelanggaran Hak Asasi Terkait Kebijakan Pemblokiran Rekening Bank oleh PPATK

Dari pamali yang penuh nilai budaya, munggahan yang sarat makna kebersamaan, hingga bobotoh yang erat dengan semangat olahraga, semua kata ini membuktikan betapa kayanya warisan bahasa daerah di Indonesia.***

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.promedia.pojoksatu

Versi iOS: https://apps.apple.com/app/pojok-satu/id6670306141

Channel Whatsapp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaizUTRDjiOXHsJCgQ2E

Fanpage Edugov: https://www.facebook.com/profile.php?id=61575904868212