POJOKSATU.id - Setelah hampir tuntasnya proses seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024, publik kini kembali dibuat bertanya-tanya kapan seleksi CPNS tahun 2025 akan dibuka?

Jika mengacu pada tahun lalu, pendaftaran CPNS dimulai pada 20 Agustus 2024.

Maka wajar jika banyak pelamar berharap pola serupa akan terulang tahun ini.

Namun hingga akhir Juli 2025, belum ada kepastian dari pemerintah.

Baca Juga: Formasi CPNS Kini Terbatas, Persaingan Semakin Ketat! Ini yang Harus Diketahui Pelamar

Kalender terus berjalan, tetapi pengumuman resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) masih dinanti.

Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa fokus pemerintah saat ini masih tertuju pada penyelesaian rekrutmen CPNS tahun sebelumnya.

“Pengangkatan CPNS sudah mencapai 98 persen. Sisanya sekitar 2 persen karena masih ada yang memerlukan perbaikan data, meninggal dunia, atau revisi usulan,” ujar Prof. Zudan dalam keterangan terbarunya.

Dengan kata lain, sebelum membuka rekrutmen baru, pemerintah memastikan bahwa semua proses administrasi dan pengangkatan formasi 2024 benar-benar selesai.

Baca Juga: Sorotan Tajam Hotman Paris dan Kekhawatiran Pelanggaran Hak Asasi Terkait Kebijakan Pemblokiran Rekening Bank oleh PPATK

Langkah ini dianggap penting demi menjaga kredibilitas proses seleksi nasional dan menghindari tumpang tindih dalam rekrutmen aparatur sipil negara.

Melihat data beberapa tahun terakhir, jadwal pembukaan seleksi CPNS memang bervariasi:

-2019: 11 November

-2020: Ditiadakan akibat pandemi COVID-19

-2021: 30 Juni

-2022: 21 Desember (hanya PPPK)

-2023: 17 September

Baca Juga: TOK! Ditetapkan Kemenpan RB pada Zoom Meeting 29 Juli 2025, Ini Jabatan yang dapat Diisi PPPK Paruh Waktu dan Skema Penggajiannya!

-2024: 20 Agustus

-2025: Belum diumumkan

Dengan tidak adanya pola tetap, pelamar disarankan tidak hanya bergantung pada jadwal tahun-tahun sebelumnya, tetapi juga aktif memantau kanal resmi pemerintah.

Selain soal waktu pendaftaran, ada hal lain yang membuat seleksi CPNS 2025 berpotensi berbeda secara menyeluruh yakni pemerintah sedang menyiapkan sistem rekrutmen baru.

Skema ini, menurut Prof. Zudan, dirancang agar lebih fleksibel, efisien, dan hemat anggaran negara.

Tiga gagasan utama sistem baru tersebut meliputi:

1. Tes Tidak Lagi Serentak

Pelamar bisa mengikuti ujian kapan saja sepanjang tahun di lokasi Computer Assisted Test (CAT) milik BKN, tanpa menunggu jadwal nasional.

Baca Juga: Dorongan Ekonomi Bandung-Malaysia Menguat: Kamar Dagang Malaysia Dukung Penuh Pembukaan Kembali Bandara Husein

2. Nilai Berlaku Dua Tahun

Hasil tes seleksi kompetensi dasar (SKD) bisa digunakan selama dua tahun, mirip konsep sertifikasi TOEFL.

3. Subtes Bisa Diulang Parsial

Jika pelamar tidak lulus pada satu subtes, seperti Tes Intelegensi Umum (TIU), maka tidak perlu mengulang seluruh tahapan.

Cukup mengulang bagian yang belum lulus.

Tujuannya jelas yakni menciptakan sistem seleksi yang tidak memberatkan secara logistik dan biaya.

Baca Juga: Separuh Penduduk Miskin ada di Pulau Jawa, Benarkah Sekolah Rakyat Jadi Solusi?

“Tahun 2024–2025 ini kita mengetes 6,6 juta orang untuk diterima satu juta CPNS. Biayanya mencapai Rp1,1 triliun. Sangat mahal,” ujar Zudan.

Kendati belum ada jadwal resmi, bukan berarti pelamar bisa bersantai.

Justru masa menunggu ini bisa dimanfaatkan untuk memperkuat persiapan, baik dari segi materi tes maupun pemahaman prosedur.

Dengan potensi sistem baru yang lebih terbuka dan dinamis, pelamar CPNS ke depan akan menghadapi tantangan baru.

Baca Juga: KAPAN Jadwal Pencairan BSU Batch 5 dan Juga 6? CEK Kriteria Penerima Sesuai Regulasi!

Persaingan bisa makin ketat, karena satu pelamar bisa mencoba berkali-kali selama dua tahun dengan skor yang sama.

Sementara itu, formasi yang dibuka tidak selalu muncul bersamaan dan bisa habis sewaktu-waktu.

***