POJOKSATU.id — Menjelang berakhirnya tahun ajaran, pekerjaan penting mulai menyita perhatian sekolah, terutama di jenjang Sekolah Dasar (SD), yakni pengelolaan ijazah.
Bukan sekadar urusan administrasi, ijazah adalah dokumen resmi yang mencatat perjalanan belajar siswa.
Oleh karena itu, pengelolaannya memerlukan ketelitian dan kepatuhan penuh terhadap regulasi.
Pada tahun 2025, Kemendikdasmen menerbitkan pedoman terbaru pengelolaan ijazah SD.
Dokumen ini menjadi panduan teknis wajib bagi kepala sekolah, guru kelas VI, dan operator sekolah.
Penyesuaian dengan Kurikulum Merdeka
Salah satu poin pembaruan penting dalam pedoman tahun ini adalah penyesuaian isi dan format ijazah dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Penilaian pada ijazah tidak lagi semata angka, tetapi lebih menitikberatkan pada capaian pembelajaran siswa secara menyeluruh.
Dengan demikian, sekolah dituntut menyusun nilai berdasarkan hasil asesmen sumatif akhir fase, bukan sekadar kompilasi nilai ulangan atau tugas.
Pendekatan ini mengedepankan aspek kompetensi dan pemahaman mendalam siswa terhadap materi pelajaran.
Rincian Isi Pedoman Ijazah 2025
Pedoman ini disusun secara sistematis dan mudah diikuti. Di dalamnya terdapat petunjuk teknis mengenai:
-
Penulisan identitas siswa (nama, tempat tanggal lahir, NISN, dan NIK) sesuai dokumen resmi seperti akta kelahiran.
-
Format dan struktur lembar ijazah SD.
-
Teknik pengisian nilai dan deskripsi capaian pembelajaran.
-
Tata cara pencetakan ijazah sesuai ketentuan resmi.
-
Proses distribusi ijazah kepada siswa disertai berita acara penyerahan.
Tak hanya instruksi tertulis, pedoman ini juga menyertakan contoh-contoh pengisian lembar ijazah, yang sangat membantu bagi operator sekolah dan wali kelas.
Hal Penting yang Harus Diperhatikan
Agar tidak terjadi kekeliruan yang bisa berdampak panjang, berikut beberapa poin yang wajib diperhatikan dalam proses pengelolaan ijazah:
-
Nama siswa ditulis persis sesuai akta kelahiran, tanpa embel-embel gelar akademik.
-
Tanggal lahir, NIK, dan NISN harus sinkron dengan data yang terdaftar di Dapodik.
-
Nilai harus mencerminkan asesmen akhir fase dan mengikuti ketentuan kurikulum.
-
Ijazah tidak boleh dicoret, dihapus, atau diperbaiki dengan correction pen.
-
Distribusi ijazah dilakukan secara resmi, dan didokumentasikan dalam bentuk berita acara.
Kenapa Guru dan Kepala Sekolah Harus Membaca Pedoman Ini?
Masalah-masalah administratif yang terlihat kecil—seperti penulisan nama yang salah satu huruf, perbedaan tanggal lahir, atau ketidaksesuaian NISN—bisa menimbulkan komplikasi besar bagi siswa di masa depan.
Untuk itulah, membaca dan mengikuti pedoman ini sangat penting.
Lebih dari itu, tahun 2025 menjadi masa transisi penuh menuju implementasi Kurikulum Merdeka.
Maka, semua aktivitas akademik termasuk pengelolaan ijazah harus selaras dengan pendekatan baru yang lebih kontekstual dan berbasis capaian.
Unduh Pedoman Resmi Pengelolaan Ijazah SD 2025 (PDF)
Agar lebih praktis, berikut bunda sertakan tautan unduh pedoman resminya:
???? Download Pedoman Ijazah SD 2025 (PDF)
Pastikan seluruh pihak di sekolah telah memiliki dan memahami dokumen ini.
Karena keberhasilan administrasi akhir tahun pelajaran turut bergantung pada kecermatan dan kedisiplinan dalam mengikuti pedoman resmi dari pemerintah. ***




