POJOKSATU.id — Momen penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti suasana di SDN Sirnagalih 02, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Sabtu (21/6/2025).
Sebanyak 86 siswa kelas enam tahun ajaran 2024/2025 resmi dilepas dalam acara perpisahan yang digelar sederhana namun penuh kesan.
Acara dimulai di dalam ruang kelas yang penuh khidmat dan kesederhanaan. Diawali sambutan hangat dari perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, pihak sekolah, orang tua hingga perwakilan siswa.
Suasana mulai diliputi keharuan saat tayangan slideshow perjalanan siswa dari tiap kelas turut ditampilkan di layar, memutar video dan potret yang menggambarkan kebersamaan dan kenangan para siswa selama enam tahun menempuh pendidikan dasar di sekolah tersebut.
Tak sampai di sana, momen yang menyentuh juga terjadi saat dilakukan seremoni pelepasan topi seragam oleh Kepala Sekolah SDN 02 Sirnagalih Bogor Royani kepada perwakilan siswa.
Momen ini sebagai simbol mereka telah menyelesaikan masa belajar di sekolah tersebut dan kini kembali diserahkan kepada orang tua untuk menapaki jenjang pendidikan berikutnya.
"Alhamdulillah, sebanyak 86 siswa sudah melalui proses pembelajaran di sekolah kami. Semoga ilmu yang ditanamkan selama enam tahun ini bermanfaat dan menjadi bekal bagi masa depan para siswa," ungkap Royani dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan harapan besar agar para lulusan terus belajar, mengembangkan diri, serta menjaga nama baik almamater dan menjauhi hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Hangat Penuh Cinta
Kegiatan Tasyakuran dan Perpisahan Tahun Ajaran 2024 2025 ini, juga dilengkapi dengan prosesi pengalungan medali kelulusan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan wali kelas masing-masing kepada seluruh siswa sebagai simbol penghargaan atas pencapaian mereka.
Bertema "Kembangkan Bakatmu, Raihlah Cita-citamu, Melangkah Pasti Menuju Masa Depan", para siswa dan tamu undangan juga diajak untuk menyaksikan berbagai persembahan hiburan dari siswa kelas enam dan persembahan dari adik kelasnya.
Tarian tradisional, duet lagu, pembacaan puisi, hingga paduan suara dari para siswa kelas enam yang lulus membuat suasana semakin larut dalam suka cita dan syukur.
Momen yang paling menyentuh hati adalah ketika para siswa memberikan buket bunga dan memeluk orang tua mereka sambil mengucapkan terima kasih. Banyak mata yang berkaca-kaca, suasana pun terasa hangat penuh cinta.
"Sangat haru melepas mereka anak-anak kami yang sudah lulus. Kebersamaan dengan mereka tak hanya karena tanggungjawab dalam proses pembelajaran, tapi juga ada proses kebersamaan dan kasih sayang yang kami alami. Kami merasa sebagai keluarga besar dan mereka adalah anak-anak kami tercinta," ungkap Eva Nurita Arrahman, salah seorang guru.
Puncak Keceriaan
Setelah pertunjukan selesai, para siswa diarahkan membentuk formasi angka “02” di tengah lapangan sekolah.
Mereka memegang balon udara warna-warni yang kemudian dilepaskan bersama-sama ke langit sebagai simbol impian dan harapan yang tinggi. Mereka pun serentak bersorak.
Belum usai sorak sorai mereka, tiba-tiba para guru dan orang tua berlari masuk membawa smoke bomb atau asap warna-warni yang dinyalakan secara serentak ke berbagai penjuru. Warna asap yang indah menyeruak.
Kegembiraan siswa pun membuncah. Suasana jadi berubah karena kabut indah warna-warni menyelimuti kerumunan siswa, para guru, dan orang tua yang bersama-sama di lapangan.
Tak berhenti sampai di situ, suasana makin pecah saat mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor datang dan menyemprotkan air ke arah kerumunan yang berasap.
Spontan, para siswa, guru dan orang tua histeris bersorak.Musik pun menghentak.
Kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa larut dalam euforia, berjoget, melompat riang, berpegangan pundak sambil mengular menciptakan lingkaran kebersamaan yang penuh tawa.
“Alhamdulillah ini menjadi momen paling istimewa yang sebelumnya tidak pernah kami lakukan di tahun-tahun sebelumnya. Ini menjadi ungkapan syukur paling sederhana namun paling sukses dan berkesan,” ujar Deddy Handoyo Natapraja, salah satu penanggung jawab acara perpisahan.
Menurutnya, acara ini merupakan hasil kekompakan dan kerja sama yang luar biasa dari seluruh elemen sekolah, mulai dari murid, guru, staf hingga dukungan penuh orang tua siswa.
Guru kelas lainnya, Perawati menyebutkan para siswa, guru dan orang tua selalu memiliki semangat kerjasama yang baik di sekolah ini. Ia berharap agar budaya kebersamaan ini dipertahankan di tahun-tahun mendatang.
"Terima kasih atas kerjasama semua elemen sekolah, terutama para orang tua dari semua kelas yang saat ini putra dan putrinya sudah dinyatakan lulus dari sekolah ini," tanggapnya.
SDN Sirnagalih 02 merupakan sekolah negeri yang berdiri sejak 1 April 1971, berlokasi di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Kumpulan Jurnal Pembelajaran dan Aksi Nyata PPG 2025, Refleksi Nyata Guru Menuju Profesionalisme
Dengan 19 rombongan belajar dan total 582 siswa, sekolah ini terus berkomitmen mencetak generasi cerdas, berkarakter dan siap menjadi bagian dari masa depan bangsa. ***
Baca berita lainnya melalui apps kami:
Baca berita lain dari penulis: Rifki Setiadi




