POJOKSATU.ID – Dalam upaya memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan komitmennya melalui pengawasan langsung di lapangan.
Pada hari Sabtu, 14 Juni, Inspektur Jenderal (Irjen) Kemendikdasmen, Bapak Faisal Syahrul, didampingi jajaran, melakukan pemantauan langsung ke beberapa satuan pendidikan di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dua sekolah yang menjadi tujuan pemantauan adalah SMAN 1 Kota Bekasi dan SMAN 3 Bekasi.
Baca Juga: Jangan Patah Semangat! Belum Lolos Jalur Prestasi SMA Unggul? Masih Ada 6 Pilihan Jalur SPMB Lain
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian pemantauan nasional yang lebih luas terhadap proses SPMB di berbagai daerah di Indonesia.
Pemantauan ini secara khusus dilaksanakan oleh Kemendikdasmen untuk memastikan setiap tahapan SPMB sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku.
Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk senantiasa melakukan pengawasan bersama yang melibatkan berbagai pihak eksternal.
Keterlibatan lembaga-lembaga independen ini bertujuan untuk memperkuat integritas dan akuntabilitas proses SPMB.
Baca Juga: Manipulasi dan Cuci Nilai Raport, 4 Siswa Gagal Lolos SPMB di SMAN 1 Sidikalang
Kerja sama lintas lembaga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan bahwa SPMB dapat diakses oleh semua calon peserta didik tanpa diskriminasi, serta bebas dari praktik-praktik yang tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi.
Kehadiran Irjen Faisal Syahrul secara langsung di Bekasi menegaskan bahwa setiap proses pendaftaran dan seleksi dipantau ketat untuk menghindari penyimpangan dan menjamin kesempatan yang sama bagi setiap anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Ini adalah upaya nyata Kemendikdasmen dalam membangun sistem pendidikan yang lebih bersih dan berintegritas.***




