POJOKSATU.id - Kementerian Keuangan (Kemeneku) membeberkan data bahwa masiha ada ratusan ribu guru yang belum menerima pencairan TPG Triwulan I di bulan Juni ini.
Padahal pencairan TPG Triwulan I sudah dilakukan sejak bulan Maret lalu.
Namun karena adanya berbagai kendala, pencairan TPG Triwulan I menjadi lambat dan lama.
Pada minggu kedua bulan Juni, Kemenkeu membayarkan pencairan TPG Triwulan I tahap 6 bagi 162 ribu guru.
Baca Juga: KABAR Terbaru Pencairan TPG Triwulan II Mundur, Jadwalnya Menunggu Penyelesaian Triwulan I?
Jumlah tersebut baru separuh dari total guru yang belum menerima TPG Triwulan I di bulan Juni.
Apakah pencairan TPG Triwulan I akan selesai pada minggu kedua dan ketiga bulan Juni?
Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa saat ini realisasi di lapangan masih banyak guru yang ternyata datanya masih belum valid.
Masih ada berbagai kendala yang dihadapi guru untuk bisa memvalidkan data TPG mereka.
Baca Juga: Oknum Polisi Polrestabes Surabaya yang Dipropamkan ke Polda Jatim Minta Korban Cabut Laporan
Mulai dari pemenuhan beban mengajar, hingga penerbitan SKTP.
Beberapa guru tidak bisa memenuhi beban mengajar karena TTU dan TTLE di sekolah induk sudah habis.
Ada juga guru yang SKTP belum bisa diterbitkan karena tidak adanya SK Pengangkatan.
Bahkan pada hari ini, Minggu (15/6/2025) sejumlah guru mengeluhkan kode 07 mereka di Info GTK tiba-tiba berubah menjadi kode 13.
Kode 07 artinya guru tinggal menunggu penerbitan SKTP.
Sementara kode 13 artinya nomor rekening tidak muncul.
Kondisi ini tentu banyak membuat guru bingung dan resah.
Mereka takut pencairan TPG Triwulan I tidak kunjung cair bahkan tidak dibayarkan.
Di sisi lain, pemerintah pusat menjanjikan solusi yang terbaik bagi guru yang hingga kini datanya belum valid.
Baca Juga: 271 Sekolah di Bandung Barat Tanpa Kepsek, Kadis Pendidikan: Pengangkatan Mulai 23 Juni
Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu admin GTK Pusat.
Jika melihat realisasi di lapangan maka kemungkinan pencairan TPG Triwulan I selesai di minggu ketiga bulan Juni sangat kecil.
Namun bapak ibu guru tetap sabar menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat.
***



