POJOKSATU.ID - Kemensos mengumumkan dua pilar solusi utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Kedua pilar ini diharapkan dapat menjadi strategi yang efektif dan terstruktur dalam membantu masyarakat rentan keluar dari garis kemiskinan.

Hal ini dirancang untuk memberikan pendekatan yang komprehensif dalam menangani akar permasalahan kemiskinan di berbagai lapisan masyarakat.

Dengan fokus pada pendidikan inklusif dan data yang akurat, Kemensos optimis dapat mempercepat tercapainya kesejahteraan sosial bagi seluruh warga negara.

Baca Juga: Penyetaraan Guru Non PNS Berakhir? Kemendikdasmen Tegaskan Akhiri Program Inpassing Sejak 2019

Dua pilar solusi yang diperkenalkan adalah:

1. Sekolah Rakyat

Pilar ini berfokus pada penyediaan pendidikan gratis dan inklusif bagi masyarakat rentan.

Dengan memberikan akses pendidikan yang layak, diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membuka peluang yang lebih baik bagi mereka untuk meningkatkan taraf hidup.

Baca Juga: PECAT! Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tanggapi Tugas Kontroversial Guru Terkait Gambar Alat Kelamin

2. DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional)

Pilar kedua ini menekankan pentingnya data yang akurat dan terintegrasi dalam memastikan ketepatan sasaran program pengentasan kemiskinan.

DTSEN berfungsi sebagai instrumen vital untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Sehingga bantuan dan program-program pemerintah dapat disalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan.

Melalui dua pilar solusi ini, Kementerian Sosial menunjukkan komitmennya dalam mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Dengan pendekatan yang holistik, menggabungkan pendidikan sebagai investasi jangka panjang dan data yang akurat sebagai landasan penyaluran bantuan yang tepat sasaran.***