POJOKSATU.id, KEMENTERIAN Agama (Kemenag) sedang melaksanakan Program Pendidikan Profesi Guru dalam Jabatan (PPG Daljab) dengan target sebanyak 600 ribu guru dalam dua tahun ke depan.

Proses PPG Daljab Kemenag ini diawali dengan PPG bagi guru pendidikan agama. Terkait hal ini banyak yang bertanya, termasuk soal apakah guru mata pelajaran Mapel) Umum juga akan diikutsertakan.

Ketua Pantia Nasional PPG Kemenag yang juga Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar di Jakarta, menjelaskan terkait PPG ini secara terinci.

Baca Juga: Kick Off MALAM INI, Timnas U-17 Indonesia vs Afghanistan, Siap SAPU BERSIH Kemenangan di Piala Asia 2025, Tonton SIARAN LANGSUNG di Sini!

Dijelaskan PPG Prajabatan adalah program pendidikan yang diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan bagi lulusan Sarjana maupun Diploma IV.

Program tersebut diadakan bagi calon guru untuk mendapatkan Sertifikat Pendidik pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Perbedaan PPG Daljab dan Prajab yang paling mendasar adalah PPG Prajab ditujukan untuk lulusan S1 Kependidikan yang belum menjadi guru, sedangkan PPG Daljab ditujukan untuk mereka yang sudah menjadi guru.

Baca Juga: Beberapa Kali Diberi Kepercayaan Tampil di 'Operet Papiko', Anggun : Mengenali Eyang Titiek Puspa adalah Satu Kebanggaan

"PPG Prajab akan dilaksanakan jika PPG Daljab telah selesai dan itu menjadi domain Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK)," ujarnya, Kamis, 10 April 2025 dilansir dari laman resmi Kemenag.

Oleh karena itu, dia mengimbau bagi calon guru bisa memanfaatkan waktu yang ada saat menunggu PPG Prajab yang diselenggarakan LPTK dengan terus meningkatkan dan mengembangkan kompetensinya lagi.

Lalu bagaimana dengan PPG Mapel Umum?

Thobib Al Asyhar menyebutkan PPG Guru Mapel lumayan banyak ditanyakan di media sosial. Dan, dia menjelaskan bahwa pelaksanaannya akan diupayakan mulai bulan depan.

Baca Juga: Jokowi DIGUGAT Warga Solo, Merasa di PHP Soal Produksi Massal Mobil Esemka, Begini KERUGIAN yang Dialami Aufaa Luqmana, Besaran Tuntutannya SEGINI

"PPG Mapel Umum menyesuaikan dengan jadwal PPG yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen, karena guru Kemenag Mapel Umum akan diikutkan dalam pelaksanaan PPG yang diselenggarakan Panitia Nasional di Kemendikdasmen," jelas Thobib.

"Kita berharap, PPG Mapel Umum sudah bisa berjalan pada Mei 2025," sambungnya.

Tak lupa, Thohib mengingatkan bahwa PPG ini dibiayai pemerintah alias gratis. Untuk itu, jangan sampai guru tertipu oknum yang melakukan pungutan liar.

Baca Juga: SIMAK! Kemensos dan PANRB bahas Tata Kelola Kelembagaan UPT dan Prioritas PNS di Sekolah Rakyat!

"Biaya PPG seluruhnya dicover oleh pemerintah, baik melalui APBN dan/atau APBD bagi guru PAI. Tidak ada sistem reimburse karena guru sama sekali tidak dikenai biaya PPG," jelasnya. ***