POJOKSATU.id - Pendaftaran Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Tahun Anggaran 2025 Kembali dibuka.
Bagi kamu yang sedang bingung mencari pekerjaan ini adalah kesempatan bagus buat kamu.
Banyak keuntungan menarik buat kamu jika berhasil lolos SPPI 2025.
Gaji yang didapatkan pun tidak main-main lho.
Sebelum membahas tentang gaji, perlu diketahui dulu apa itu sebenarnya SPPI.
SPPI ini merupakan salah satu program yang dibuat oleh Kementerian Pertahanan.
Baca Juga: UNHAN Buka SPPI 2025, Cek Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya, Lolos Bisa Langsung Jadi ASN?
Program ini dibentuk dengan tujuan untuk membentuk generasi penerus yang tidak hanya mempunyai kemampuan pada bidang akademis saja.
Melainkan juga semangat dan juga dedikasi tinggi untuk menjadi agen perubahan demi Indonesia Emas 2045.
Bagi peserta yang terpilih pada SPPI 2025 ini nantinya akan diberikan jabatan sebagai Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhian Gizi (SPPG) yang berada di Bawah naungan Badan Gizi Nasional.
Penempatannya pun di seluruh daerah di Indonesia.
Lantas berapa gaji dari Sarjana Penggerak Pembangunan ini?
Untuk nominal gaji yang didapatkan mulai dari Rp6 juta hingga Rp18 juta.
Nominalnya bisa berubah-ubah tergantung dengan kebijakan yang berlaku.
Pemerintah memberikan dua hak kepada Sarjana Penggerak Pembangunan.
1. Status kepegawaian diarahkan menjadi ASN pada Badan Gizi Nasional yang akan dibentuk dengan mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Gaji setelah menjadi ASN disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan ASN ditambah tunjangan lainnya sesuai daerah penempatan, beban tugas dan lingkup pekerjaan.
Bagi kamu yang tertarik untuk mendaftar, begini tata cara pendaftarannya:
1. Akses laman laman https://spp-indonesia.com
2. Isi data diri, mulai dari nama lengkap dan juga NIK (diisi sesuai dengan KTP)
3. Masukkan alamat email yang terdaftar
4. Masukkan password yang digunakan untuk login SPPI
5. Tulis captcha yang muncul pada layer
6. Setelah berhasil melakukan pendaftaran, tunggu email konfirmasi
7. Jangan login aplikasi sebelum menerima email konfirmasi
8. Jika gagal login sebanyak 5 kali maka email pendaftar akan otomatis terblokir
Bagi yang mengalami kendala dalam proses pendaftaran bisa langsung menghubungi helpdesk admin@seleksisppi.com.
Jadwal Kegiatan
1. Pendaftaran online: 27 Desember 2024 - 15 Maret 2025 melalui laman https://spp-indonesia.com
2. Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pemanggilan untuk Test berikutnya secara offline: tanggal 20 Maret 2025
3. Peserta hadir di tempat tes: tanggal 5 April 2025
4. Pelaksanaan Tes (Psikotest, Kesehatan Umum, Kesehatan Jiwa, Wawancara dan
Mental Ideologi): tanggal 6 April – 3 Mei 2025. Dua gelombang, sebagai berikut:
a. Gelombang 1 Hadir pada tanggal 5 April, test tanggal 6 – 19 April, namun
belum diumumkan kelulusannya.
b. Gelombang 1 peserta yang dinyatakan lulus akan dipanggil pada tanggal 28 April dan hadir pada tanggal 3 Mei bergabung dengan yang lulus dari Gelombang 2 untuk mengikuti proses pendidikan.
c. Gelombang 2 Hadir pada tanggal 19, test dilaksanakan pada tanggal 20 April – 2 Mei 2025. Tanggal 3 Mei akan diumumkan kelulusannya. Bagi yang tidak lulus akan dipulangkan. Bagi yg lulus bisa bergabung Gelombang 1 untuk mengikuti Pendidikan.
5. Pelatihan Dasar Kemiliteran : tanggal 5 Mei – 3 Juli 2025.
6. Pelatihan Manajerial : tanggal 4 Juli – 4 Agustus 2025.
Persyaratan SPPI 2025
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Usia peserta maksimal 30 tahun
3. Lulus Pendidikan D-4/S-1 atau S-2 dari semua jurusan
4. Ijazah pelamar yang diakui yaitu ijazah yang diperoleh dari Perguruan Tinggi terakreditasi oleh Kemendiktisaintek atau ijazah yang diperoleh dari Perguruan Tinggi Luar Negeri, yang telah mendapat penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri Kemendiktisainte
5. Tidak pernah dihukum penjara berdasarkan putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.
6. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai CPNS/PNS, anggota TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD atau tidak pernah diberhentikan karena pelanggaran/hukuman bagi pegawai swasta.
7. Sehat jasmani dan rohan Kesehatan jasmani, bebas narkoba, dan obat terlarang wajib dibuktikan dengan surat dokter dari rumah sakit pemerintah minimal tipe C.
Baca Juga: Ribuan Honorer K2 dan Non-ASN TMS Gagal Daftar PPPK Tahap 2, Diduga Ada Kesengajaan
8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
9. Bagi peserta wanita selama mengikuti seleksi offline sampai dengan 1 tahun penempatan pertama tidak dalam kondisi hamil.
10. Bagi yang sudah menikah wajib mendapat persetujuan suami/istri
11. Tidak sedang dalam ikatan dinas/perjanjian kerja dengan instansi pemerintah/swasta manapun
12. Bagi yang sedang bekerja melampirkan surat ijin dari instansi tempat bekerja dan wajib mengakhiri ikatan kerja dengan instansi asal bila dinyatakan lulus seleksi.
Dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar SPPI 2025
1. Surat lamaran, ditujukan kepada Yth Kepala BGN RI, b Ketua Rekrutmen SPPI- B3 di Jakarta.
2. Scan KTP dan kartu keluarga
3. Foto berlatar belakang putih
4. Scan ijazah dan daftar nilai/ IPK
5. Scan sertifikat kursus/ diklat yang pernah dilakukan (apabila ada)
6. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
7. Surat kesehatan jasmani dan kesehatan Rohani (dari dokter jiwa) dari Rumahsaki
8. Surat bebas narkoba
9. Kartu BPJS (masih aktif dan tanpa tunggakan)
10. Kartu NPWP
11. Menandatangani Form Surat Pernyataan terlampir, bermeterai Rp10.000,-
***



