POJOKSATU.ID - Tips mengerjakan soal seleksi PPPK guru 2024, mulai Situational Judgement Test (SJT), manajerial, sosiokultural dan wawancara.
Bagi Anda yang telah lulus seleksi administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahun 2024, untuk seleksi tahap 1 dan 2 akan memperebutkan formasi yang tersedia.
Untuk itu Anda akan menghadapi seleksi kompetensi. Bagaimana strategi atau tips dan trik mengikuti seleksi PPPK tahap 1?
Mungkin Anda juga bertanya-tanya seperti apa soal seleksi kompetensi, pertanyaannya seperti apa?
Pertama, Anda harus memahami dulu karakteristik dari tes SJT atau Situational Judgement Test.
Test SJT ini didasarkan dari skenario nyata. Jadi pertanyaannya itu biasanya berbentuk situasi kerja yang membutuhkan respon logis dan etis.
Jadi tidak ada jawaban mutlak atau benar. Kemudian jawaban itu nanti akan diukur berdasarkan dari relevansi, efektivitas dan juga dampaknya terhadap situasi tersebut.
Sehingga penilaian berbasis nilai, di mana tes dirancang untuk menilai kompetensi inti seperti kepemimpinan, empati, kerja sama dan juga penyelesaian dari suatu masalah.
Adapun strategi umum untuk menjawab soal SJT itu, Anda harus prioritaskan solusi yang bersifat kolaboratif.
Anda bisa memilih jawaban yang menunjukkan kemampuan bekerja sama, mendengarkan pendapat dan mempertimbangkan perspektif orang lain.
Disarankan untuk menghindari respon emosional ataupun defensif. Jadi jangan pilih jawaban yang reaktif seperti menyalahkan orang lain atau mungkin juga mengabaikan permasalahan.
Kemudian pilih tindakan yang solutif. Jawaban terbaik biasanya menyelesaikan masalah secara langsung tanpa menciptakan masalah baru atau konflik baru.
Sehingga sebaiknya menggunakan pendekatan profesional. Jawaban harus mencerminkan sikap yang dewasa, sopan etis sesuai dengan standar sebagai seorang ASN.
Ketiga, untuk kompetensi utama yang dinilai antara lain manajerial. Utamanya kemampuan merencanakan mengorganisasi kemudian memimpin dan juga mengevaluasi.
Contohnya pembagian tugas yang adil, mendukung anggota tim dan juga memastikan target organisasi itu bisa tercapai.
Baca Juga: KPU Medan: Hasil Rekapitulasi Pilgub Sumut Bobby-Surya Raih Suara Terbanyak
Untuk sosial kultural atau sosiokultural, dinilai kemampuan Anda berinteraksi dengan individu dari berbagai latar belakang.
Misalnya menjaga empati, kemudian menghormati perbedaan dan juga mencari solusi yang mengakomodasi semua pihak. Bukan hanya menguntungkan kalangan atau diri sendiri.
Kemudian untuk wawancara, Anda harus bisa menunjukkan integritas, komitmen dan kemampuan refleksi diri.
Contohnya, menerima umpan balik kemudian menerima kritik, tidak egois, menunjukkan inisiatif dan berkomitmen untuk perbaikan diri.
Keempat, tips spesifik berdasarkan dari tipe soal.
Untuk manajerial, fokus pada efisiensi kerja dan alokasi sumber daya.
Misalnya, ada dua orang anggota tim sedang cuti mendadak yang berakibat beban kerja meningkat. Kira-kira apa yang anda lakukan?
Pilihan terbaik tentunya membagi tugas di antara anggota tim yang ada dan memberikan dukungan.
Kemudian untuk sosial kultural, prioritaskan inklusivitas dan juga menghormati budaya atau pandangan yang berbeda.
Misalnya, terjadi permasalahan atau konflik antara anggota tim karena perbedaan budaya. Nah kira-kira apa tindakan Anda kalau ada masalah seperti itu?
Pilihan terbaik itu adalah mendengarkan semua pihak dan mencari solusi bersama tanpa mendominasi pandangan tertentu.
Untuk wawancara, tunjukkan kemampuan refleksi dan keterbukaan untuk belajar.
Jadi kita harus menjadi seorang pembelajar sepanjang hayat, menunjukkan kemampuan refleksi, mawas diri dan juga keterbukaan untuk terus belajar.
Misalnya, bagaimana respon Anda ketika atasan memberikan umpan balik yang negatif.
Pilihlah terbaik adalah menerima dengan singkap positif dan meminta saran untuk perbaikan. Anda harus menjadi seorang yang bijak, standar ASN.
Baca Juga: Transportasi Inklusif, Daop 2 Bandung Fasilitasi Perjalanan Istimewa Paguyuban Tunadaksa Tasikmalaya
Kelima, kesalahan yang perlu dihindari.
Kesalahan yang perlu kita hindari ini antara lain mengabaikan masalah. Jadi jangan memilih jawaban yang menunjukkan ketidakpedulian.
Kemudian respon yang reaktif. Anda juga disarankan menghindari jawaban yang menciptakan konflik atau menyalahkan pihak lain.
Jawaban yang mencitakan konflik dan menyalahkan pihak lain akan mendapat bobot yang sangat rendah.
Anda juga harus menghindari untuk memilih solusi jangka pendek.
Jadi pilih solusi yang memiliki dampak positif dalam jangka waktu panjang.
Selanjutnya, kurang empati. Kita harus hindari dalam memilih jawaban yang mengabaikan aspek sosial kultural terutama dalam interaksi dengan orang lain.
Keenam, cara meningkatkan kemampuan.
Bagi Anda yang belum mengikuti seleksi PPPK atau mungkin juga jadwal Anda masih ada beberapa hari, Anda masih punya banyak kesempatan untuk belajar lebih giat lagi.
Meskipun mungkin jumlah pelamar dengan jumlah formasi itu lebih banyak formasinya, tidak ada salahnya kalau Anda tetap belajar dengan baik.
Apalagi bagi Anda yang jumlah formasinya sedikit, sementara pelamarnya banyak, tentunya Anda harus lebih semangat lagi untuk belajar.
Nah untuk cara meningkatkan kemampuan, silakan dipelajari kode etik ASN yaitu familiarisasi dengan nilai-nilai dasar ASN atau aparatur sipil negara.
Anda juga bisa berlatih mengerjakan banyak soal untuk memahami beragam pola soal.
Simulasi juga sangat penting, mencoba berpikir kritis terhadap situasi kerja sehari-hari untuk melatih respon.
Anda juga bisa diskusi dengan teman atau dengan mentor sehingga Anda memiliki wawasan dari orang lain untuk memperluas perspektif Anda.
Bisa juga melakukan wawancara atau bertukar pengalaman dengan teman-teman yang mungkin sudah pernah mengikuti seleksi PPPK.
Tips ketujuh, Anda perlu sumber daya pendukung.
Dalam hal ini Anda perlu mempelajari regulasi tentang ASN, seperti undang-undang ASN, PP tentang manajemen ASN/PPPK dan lainnya.
Kemudian Anda juga perlu berlatih soal SCT dengan menggunakan platform belajar yang ada.
Misalkan mencoba tryout yang sangat penting dalam upaya nyata menyongsong perolehan nilai yang maksimal.
Demikian informasi mengenai tips menghadapi seleksi PPPK guru 2024.***




