POJOKSATU.id - Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) terus berlangsung.
Peserta yang berhasil lulus dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
SKB ini merupakan tahap akhir yang menentukan apakah peserta dinyatakan diterima sebagai CPNS atau tidak.
Setiap instansi memiliki jenis dan jumlah tes SKB yang berbeda. Beberapa instansi mensyaratkan SKB hanya melalui CAT, sementara instansi lain menambahkan beberapa tes tambahan, seperti psikotes, tes fisik, hingga wawancara.
Berikut adalah beberapa contoh materi SKB CPNS di beberapa instansi yang populer di kalangan pelamar CPNS:
1. Kementerian Pendidikan
Materi SKB di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dibagi sesuai dengan kebutuhan jabatan. Untuk tenaga pendidik atau dosen, materi meliputi:
- Etika dan Tri Dharma Perguruan Tinggi (10%)
- Literasi Bahasa Inggris (15%)
- Penalaran dan Pemecahan Masalah (20%)
- Dimensi Psikologi (15%)
- Wawancara (20%)
- Praktik Mengajar (micro teaching) (20%)
Sedangkan untuk tenaga kependidikan atau non-dosen, cakupan materi meliputi:
- Literasi Bidang Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (15%)
- Literasi Bahasa Inggris (10%)
- Penalaran dan Pemecahan Masalah (30%)
- Dimensi Psikologi (20%)
- Wawancara (10%)
- Unjuk Kerja (15%)
2. Kementerian Perhubungan
Bagi pelamar formasi di Kementerian Perhubungan, tes SKB meliputi:
- Tes Soal Substansi Jabatan menggunakan CAT (50%)
- Tes Kesehatan Jasmani (30%), meliputi pemeriksaan jantung, paru-paru, buta warna, dan BMI
- Tes Kesehatan Jiwa (20%)
3. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Untuk formasi tertentu di Kemenparekraf, tes SKB terdiri dari:
- CAT (75%)
- Wawancara (25%)
Bagi jabatan yang lebih spesifik seperti dosen asisten ahli dan analis karya seni, tambahan tes SKB meliputi:
- Tes Praktik Kerja (40%)
- Penulisan Makalah (35%)
- Wawancara (25%)
4. Kementerian Dalam Negeri
Materi SKB di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) disesuaikan dengan jabatan, baik untuk jabatan fungsional maupun pelaksana.
Soal-soal SKB disusun berdasarkan kebutuhan jabatan terkait dan dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggunakan CAT.
5. Kementerian Komunikasi dan Informasi
Di Kementerian Kominfo, tes SKB melibatkan beberapa tahapan untuk jabatan-jabatan seperti analis penindakan dan analis forensik digital, yang meliputi:
- SKB CAT (50%)
- SKB Wawancara, mencakup pemahaman UU ITE dan dasar forensik digital (25%)
- SKB Praktik Kerja, seperti keterampilan mengetik dan studi kasus terkait tugas jabatan (25%)
- Untuk jabatan yang ditempatkan di lembaga seperti TVRI atau RRI, SKB dilakukan melalui CAT dengan bobot 100%.
Selain itu, formasi CPNS dibedakan menjadi Jabatan Fungsional (JF) dan Jabatan Pelaksana (JP).
Jabatan Fungsional memiliki tugas yang berfokus pada keahlian tertentu, sementara Jabatan Pelaksana lebih terkait dengan kegiatan operasional sehari-hari di instansi.
Pemahaman tentang jenis formasi ini akan membantu pelamar mempersiapkan diri sesuai dengan materi yang akan diujikan.
Setiap instansi biasanya menerbitkan aturan dan pedoman khusus terkait materi SKB, yang mencakup nomenklatur, tugas pokok, dan fungsi jabatan, sehingga para pelamar dapat memahami kisi-kisi soal yang mungkin diujikan dalam SKB sesuai dengan posisi yang dilamar. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




