POJOKSATU.id - Janji tambahan gaji guru Rp2 juta per bulan dipastikan akan diterima para guru di Indonesia pada 2025 mendatang.

Hal itu sesuai dengan janji yang pernah diucapkan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Janji memberikan tambahan gaji Rp2 juta per bulan saat itu diucapkan adik Prabowo Subianto itu pada masa kampanye Pilpres 2024 lalu.

Bahkan Hashim menjanjikan tambahan gaji guru tersebut akan mulai dilakukan pada Oktober 2024.

 

Realisasi tersebut dilakukan bertepatan dengan pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden ke-8 RI.

Dalam janjinya, Hashim berharap tambahan gaji ini bisa meningkatkan kesejahteraan guru sehingga berdampak positif pada kualitas pendidikan nasional.

Hashim juga menyatakan, Prabowo-Gibran akan memperbaiki penghasilan guru dengan tetap memperhatikan kondisi kuangan pemerintah.

Kendati demikian, Hashim yakin pemerintah bisa memberikan tambahan gaji guru Rp2 juta per bulan, baik guru ASN maupun guru non ASN.

Baca Juga: JAWABAN LANGSUNG DARI BKN, Apakah Semua Honorer akan Diangkat PPPK 2024? Apakah Tahun Ini Seleksi PPPK Terakhir?

Janji ini lantas disambung dengan pernyataan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti pada 23 Oktober 2024.

Yakni saat Abdul Mu'ti mengungkap sejumlah fokus utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Diantaranya adalah peningkatan kualitas guru dengan 3 hal untuk mencapai target itu.

Pertama, peningkatan kualitas guru matematika yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan numerasi murid.

Kedua, peningkatan kualitas guru IPA, sesuai dengan prioritas pemerintah untuk peningkatan kemampuan siswa dalam bidang sains dan teknologi.

Ketiga, peningkatan bimbingan konseling (BK) melalui dua pendekatan.

Yakni peningkatan kualitas guru BK dan pelatihan untuk guru-guru bidang studi untuk memiliki kemampuan konseling.

Peningkatan kualitas guru ini, juga dipastikan akan diikuti dengan peningkatan gaji dan kesejahteraan guru di tahun 2025.

Baca Juga: KUNCI LULUS, Cara CEK PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI PPPK 2024 Lengkap Cara Mengetahui PESAING dan PELUANG

Ia menyatakan, untuk meningkatkan kualitas guru maka secara otomatis harus diikuti dengan kenaikan gaji guru.

Sementara kenaikan gaji guru harus diikuti dengan kenaikan kualitas guru.

"Harapannya, ketika kesejahteraan guru meningkat dapat diikuti dengan semangat mendidik yang meningkat. Dengan guru yang berkualitas, maka proses dan hasil pembelajaran pun akan berkualitas," paparnya.

 

Rencana Realisasi dan Kriteria

Dalam pernyataan terbarunya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengungkap rencana realisasi kenaikan gaji guru dan kriteria penerimanya.

Baca Juga: Sidang Supriyani, Jaksa TOLAK Eksepsi Kuasa Hukum yang Beberkan PELANGGARAN Prosedur dan KODE ETIK, Ini Isi EKSPESI Pengacara Supriyani

Hal itu disampaikan Menteri Mu'ti usai peringatan Hari Sumpah Pemuda di Jakarta, 28 Oktober 2024.

Menteri Mu'ti mengungkap, kenaikan gaji guru mulai diberlakukan pada 2025 mendatang.

Dia menerangkan bahwa skema kenaikan gaji yang diajukan untuk 2025 mendatang adalah untuk guru ASN.

Terutama guru yang sudah tersertifikasi, baik guru PNS, guru PPPK maupun guru honorer.

"Untuk jumlah gurunya saat ini sedang kita data kembali, karena sangat banyak yang harus kita update," ucap dia.

Diharapkan, setelah data terupdate secara akurat baru kemudian diajukan kepada Menteri Keuangan.

"Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama, tahun 2025 sudah bisa terealisasi," beber Mu'ti.

Abdul Mu'ti lantas disinggung soal janji Prabowo soal tambahan gaji Rp2 juta per bulan untuk guru.

Baca Juga: JADWAL PENCAIRAN dan Syarat Penerimaan TPG, Cek 5 Penyebab TIDAK VALID, Download Aturan dan Acuan Agar Sesuai Persyaratan

Dia pun memastikan bahwa janji tersebut akan direalisasikan.

"Itu termasuk yang sedang kita hitung," jawab dia.

Akan tetapi disampaikan pula bahwa nominal besarannya tidak akan sama.

"Sehingga harus kita hitung betul. Jangan sampai mereka yang tidak berhak menerima tapi yang berhak malah tidak menerima," tuturnya.

Dia mengungkap bahwa hal itu nanti akan sangat bergantung dari aturan yang diberlakukan.

Baca Juga: GANTI MENTERI Ganti Kurikulum, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Inginkan Skema Kebijakan TIDAK BURU-BURU, Begini PERUBAHAN KURIKULUM Hingga Pemberlakuan NEM

Termasuk pemberlakuan kualifikasi dan kriteria guru penerima tambahan gaji Rp2 juta per bulan.

"Ada dong (kualifikasi guru penerima). Kalau nggak ada rebutan nanti," ucap Abdul Mu'ti.

 

 

Kesimpulan

Berdasarkan pernyataan Mendikdasmen Abdul Mu'ti, besar kemungkinan nantinya akan ada aturan khusus yang mengatur tentang tambahan gaji Rp2 juta per bulan untuk guru.

Dalam aturan tersebut memuat tentang kualifikasi dan kriteria guru yang berhak menerima tambahan gaji janji Prabowo tersebut.

Besar kemungkinan pula bahwa yang hampir pasti akan mendapatan adalah guru yang sudah bersertifikat atau memiliki serdik.

Baca Juga: Info KENAIKAN GAJI GURU per 25 November 2024 Tepat di Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, Cek Dulu Aturan dan Mekanisme di Sini

Dan saat ini, Kemdikdasmen tengah melakukan pendataan akurat.

Nantinya data tersebut akan diajukan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Jika rencana tersebut sesuai yang diharapkan, maka tambahan gaji RP2 juta per bulan untuk guru bisa direalisasikan apda 2025 atau tahun depan.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS

Demikian informasi bahwa tidak semua guru akan mendapat tambahan gaji Rp2 juta per bulan yang disampaikan Mendikdasmen Abdul Mu'ti.***