POJOKSATU.id - Apa sih sebenarnya penyebab tidak terpanggil Piloting PPG Daljab 2024 atau PPG Guru Tertentu 2024?
Bisa jadi pertanyaan itu yang terlitas di benak guru yang sampai saat ini belum terpanggil program pendidikan profesi guru dalam jabatan.
Padahal jika merujuk pada aturan, semua syarat administrasi juga sudah terpenuhi.
Hal ini pula yang banya disesalkan guru non serdik di seantero Indonesia.
Banyak di antara mereka yang merasa kecewa masih juga belum terpanggil sebagai peserta program pendidikan profesi guru dalam jabatan.
Sebagaimana diketahui, Piloting PPG Daljab 2024 menyediakan kuota peserta sebanyak 60 ribu kursi.
Notifikasi pemanggilan piloting melalui akun SIMPKB juga sudah dilakukan mulai Senin 22 Juli sampai Jumat 31 Juli 2024.
Setelah terpanggil, calon peserta langsung melakukan konfirmasi kesediaan.
Baca Juga: Dugaan Kecurangan Suap Rekrutmen PPPK Kabupaten Batu Bara, Adik Kandung Mantan Bupati Jadi Sorotan
Kemudian jadwal Lapor Diri dan Orientasi di LPTK dijadwalkan pada 23 - 31 Juli 2024.
Setelah itu barulah para guru tersebut menjalani pembelajaran mandiri di Platform Merdeka Mengajar (PMM).
Seluruh proses piloting PPG Dalam Jabatan 2024 ini dipungkasi dengan Pengumuman UKPPPG pada 8 Oktober 2024.
Bagi mereka yang dinyatakan lulus, meski program piloting atau uji coba, tapi tetap dipastikan mendapat sertifikat pendidik atau serdik.
Fakta by Data
Berdasarkan data yang diterima redaksi Pojoksatu.id, ada sejumlah fakta yang didapat terkait guru yang terpanggil PIloting PPG Dalam Jabatan 2024.
Pertama, bahwa guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPPK) jadi terbanyak yang terpanggil berdasarkan jenis kepegawaian.
Dengan total 69,6 persen, disusul guru honorer atau non ASN 22,1 persen dan guru PNS sebanyak 8,3 persen.
Kedua, bahwa berdasarkan jenjang, guru SD terbanyak terpanggil dengan 49.632 orang.
Baca Juga: Honorer Berselingkuh dengan PNS Perempuan Mojokerto Akhirnya Dipecat, Nasib Si PNS Malah Begini Saja
Kemudian guru SMP 5.831 orang, guru SMK 2.820 orang, guru SMA 1.795 orang, guru TK 1.518 orang, dan guru SLB 257 orang.
Ketiga, bahwa total jumlah peserta yang terpanggil program piloting ini ternyata tidak berjumlah 60 ribu.
Hal ini sedikit berbeda dengan yang disampaikan Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani beberapa waktu lalu.
Sebab berdasarkan data yang didapat, jumlah total peserta Piloting PPG Guru Tertentu berjumlah 61.853 orang.
Keempat bahwa peserta piloting ternyata bukan didominasi guru dengan usia 50 tahun atau lebih.
Baca Juga: Jawa Timur Provinsi Paling Banyak Serap PPPK, Pj Gubernur : Tanpa PPPK Jatim Lemah
Malah yang terbanyak terpanggil adalah guru dengan usia di bawah 50 tahun.
Hal ini sejalan dengan pemaparan dalam artikel yang telah dibuat redaksi Pojoksatu.id sebelumnya.
Bahkan guru usia 50 tahun atau lebih tidak masuk lima besar usia guru terpanggil Piloting PPG Guru Tertentu.
Berikut ini rincian 5 besar urutan guru peserta piloting berdasarkan umur:
1. Usia 42 Tahun: 9.927
2. Usia 43 Tahun: 8.330
3. Usia 41 Tahun: 7.214
4. Usia 44 Tahun: 6.843
5. Usia 42 Tahun: 5.528
Sementara guru dengan usia 50 tahun hanya berjumlah 2.155 orang.
Usia guru paling senior yang terpanggil adalah umur 59 tahun dan itupun hanya ada 1 orang saja.
Penyebab Tidak Terpanggil
Masih berdasarkan data yang didapat redaksi Pojoksatu.id, ada beberapa penyebab tidak terpanggil Piloting PPG Daljab 2024 atau PPG Guru Tertentu 2024.
Perlu ditekankan bahwa ini adalah asumsi dari redaksi berdasarkan data yang didapat tadi.
Berikut ini rinciannya:
1. Umur di bawah 37 tahun dan di atas 59 tahun
Berdsarkan data, bahwa usia guru termuda yang terpanggil piloting adalah 37 tahun.
Dimana data mencatat bahwa jumlah guru 37 tahun yang terpanggil berjumlah 28 orang.
Sementara usia guru paling senior yakni usia 59 tahun yang terdapat 1 orang saja.
2. Kriteria pemilihan sasaran peserta piloting
Pada data disebutkan ada tiga kriteria pemilihan sasaran piloting.
Pertama, telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi pada tahun 2023 (memenuhi syarat peserta PPG).
Kedua, Peserta dipilah berdasarkan pemeringkatan usia dan riwayat terdata di Dapodik
Ketiga, jumlah peserta diambil dengan mempertimbangkan keterwakilan dari 38 provinsi.
3. Kriteria pemilihan wilayah
Selain kriteria di atas, pertimbangan kondisi internet di wilayah juga jadi pertimbangan.
Baca Juga: Banyak Honorer Berharap Ada Mekanisme PPPK Paruh Waktu, Kudus Siap Melaksanakan
Dimana kriteria peserta dipilih yang memiliki jaringan internet memadai.
Selain itu juga berasal dari satuan pendidikan yang berada di sekitar ibu kota provinsi/kabupaten/kota (non dasus).
Hal ini sejalan dengan yang pernah disampaikan Prof Nunuk Suryani.
Bahwa salah satu pertimbangan 60 ribu guru terpanggil adalah kondisi jaringan internet di wilayah guru tersebut berdomisili.
Nah, apakah Anda termasuk dalam kriteria tersebut di atas?
Itulah informasi penyebab tidak terpanggil Piloting PPG Daljab 2024 atau PPG Guru Tertentu 2024. Semoga bermanfaar.***




