POJOKSATU.id, SEBANYAK empat siswa berprestasi akan mewakili Indonesia di ajang International Olympiad in Informatics (IOI), yang akan diadakan pada tanggal 1-8 September 2024 di Mesir.

Dilansir dari akun Instagram @toki_id, keempat siswa yang akan berjuang mewakili Indonesia di IOI 2024, adalah Matthew Allan (SMA Kanisius Jakarta), Kelven Nathanael (SMAK St. Louis 1 Surabaya), Aufan Ahmad Mumtaza, (SMA Al Irsyad Satya KBP Bandung) dan Gunadi Gani, (SMAK 1 BPK PENABUR Jakarta).

Disebutkan keempat siswa tersebut akan didampingi oleh Ammar Fathin Sabili, Ph.D sebagai Team Leader dan Vio Albert Ferdinand sebagai Deputy Leader.

Baca Juga: Data Honorer Pengangkatan PPPK 2024 Sudah DIKUNCI, Simak Jumlah FORMASI vs Jumlah HONORER dan Cara Hitung Peluang Diangkat

"Mari kita dukung dan doakan mereka untuk membawa pulang medali dan mengharumkan nama bangsa!," demikian keterangan akun tersebut.

Dikutip dari laman resmi toki.id, TOKI adalah Tim Olimpiade Komputer Indonesia, yang merupakan skuat yang terdiri dari siswa-siswa terbaik sekolah menengah di Indonesia, yang dipersiapkan khusus untuk mewakili Indonesia bertanding dalam ajang olimpiade informatika tingkat internasional.

Proses pemilihan siswa-siswi tersebut tidaklah singkat dan mudah. Wakil dari seluruh sekolah menengah di Indonesia harus melalui seleksi tingkat kota, propinsi, kemudian nasional.

Dari seleksi tingkat nasional tersebut barulah didapatkan sekitar 30 siswa-siswi yang berhak melaju ke pelatihan nasional (pelatnas).

Baca Juga: Unpad Berlakukan Kategori Calon Pengganti Terdaftar 'CPT' untuk Kelulusan Jalur SMUP Tahun Ini, Simak Penjelasannya

Pada Pelatnas, siswa-siswa dibekali dengan materi-materi dan ditempa lagi secara teknis maupun psikologis. Pelatnas yang diadakan 3-4 kali dalam satu tahun tersebut pada akhirnya menyisakan 4 siswa yang maju ke ajang internasional.

Adapun ajang internasional tersebut adalah International Olympiad in Informatics atau yang sering disingkat IOI. Pada tahun 1995, dengan seorang siswa (Wirawan Purwanto) dan seorang pembina (Joko W. Saputro, Ph.D), TOKI mengawali rangkaian perjalanan prestasi TOKI di IOI.

Sejak itu, hingga 2019, secara keseluruhan 65 medali IOI telah berhasil dikumpulkan yang terdiri dari 3 medali emas, 24 medali perak, dan 38 medali perunggu. Lihat halaman “Hall of Fame” untuk mengetahui rinciannya. Tiga emas yang pernah diraih adalah atas nama Andy Kurnia (IOI 1997), Irvan Jahja (IOI 2008), dan Abdul Malik Nurrokhman (IOI 2019).

Baca Juga: Panduan Lengkap Tata Cara Daftar Ulang Mahasiswa Jalur Mandiri Non Reguler UIN Jakarta

Selain IOI, berawal dari inisiatif beberapa negara Asia Pasifik, pada tahun 2007, Asia-Pacific Informatics Olympiad (APIO) mulai diselenggarakan.

Perolehan medali TOKI di ajang tersebut hingga 2018 adalah 44 medali yang terdiri dari 1 medali emas, 12 medali perak, dan 32 medali perunggu. Satu emas yang pernah diraih adalah atas nama Irvan Jahja (APIO 2008).

Materi utama yang diujikan pada olimpiade informatika (baik pada seleksi TOKI maupun pada ajang IOI dan APIO) adalah pemrograman, struktur data, dan algoritma. Lihat halaman “Downloads“, untuk mengenal lebih dalam materi tersebut. ***