POJOKSATU.id - Masyarakat dan honorer harus kembali bersabar lantaran jadwal pendaftaran CPNS 2024 dan PPPK 2024 tidak bisa dipastikan kapan mulai dibuka.

Bahkan Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas pun tidak bisa memastikannya.

Dalam pernyataan terbarunya, MenPAN RB Abdullah Azwar Anas blak-blakan ungkap penyebab ketidakpastian jadwal pendaftaran CASN 2024 tersebut.

Untuk seleksi CASN 2024, pemerintah membuka total 1.289.824 formasi dan telah mendapat persetujuan prinsip formasi tahun 2024.

Baca Juga: Kabar Buruk Langsung dari MenPAN RB soal Jadwal Pendaftaran CPNS 2024 dan PPPK, Kok Jadi Tidak Jelas Begini?

Jumlah tersebut terbagi menjadi 427.650 formasi pada instansi pusat.

Sementara untuk instansi daerah sebanyak 862.174 formasi, termasuk talenta digital yang akan ditempatkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pemerintah daerah.

Dari total usulan yang disampaikan serta yang telah dilakukan verifikasi dan validasi oleh BKN, menghasilkan pemenuhan SDM talenta digital untuk penempatan di IKN sebanyak 2.906 formasi.

Sementara pemenuhan talenta digital pemerintah daerah sebanyak 19.817 formasi.

Baca Juga: Perkiraan Jadwal Pendaftaran CPNS 2024, Temukan Persyaratan dan Tata Cara Pendaftarannya

Sedangkan SDM Aparat pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sebesar 794, terdiri atas 491 auditor dan 301 Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD).

Menteri Anas juga merinci pemenuhan SDM yang akan ditempatkan di IKN sebanyak 71.643 formasi.

“Jumlah itu terdiri dari 14.114 CPNS dan 57.529 PPPK,” papar Menteri Anas, dikutip Pojoksaatu.id dari laman resmi KemenPAN RB.

 

Sekolah Kedinasan

Tahun ini pemerintah juga memastikan membuka penerimaan CPNS pada 8 instansi penyelenggara sekolah kedinasan dengan alokasi 3.445 formasi.

Sekolah kedinasan yang akan diberikan alokasi formasi antara lain:

1. Politeknik Keuangan Negara STAN

2. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Baca Juga: Segera Dibuka! Segini Jumlah Formasi Talenta Digital dan Fresh Graduate di CASN 2024

3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

4. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)

5. Politeknik Statistika STIS

6. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi

7. 22 sekolah kedinasan dibawah naungan Kementerian Perhubungan

Baca Juga: Dibuka Minggu Kedua Mei! KemenPANRB Buka 3.445 Formasi Sekolah Kedinasan di 8 Instansi

8. Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

“Setelah penyerahan persetujuan izin prinsip sekolah kedinasan, pembukaan pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2024 direncanakan akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan Mei,” ungkap Menteri Anas.

Selain CPNS melalui sekolah kedinasan, pemerintah juga akan membuka rekrutmen CASN di seluruh Indonesia.

“Kami targetkan pendaftaran CASN dimulai Juni 2024,” ujar Anas.

Instansi Lelet dan Lemot

Akan tetapi pernyataan Menteri Anas pada hari yang sama justru membuat jadwal pendaftaran CPNS 2024 dan PPPK 2024 tidak bisa dipastikan.

Menteri Anas menjelaskan, pendaftaran seleksi CASN 2023 CPNS baru bisa dimulai setelah proses verifikasi dan validasi (verval) rincian formasi yang diajukan instansi pemerintah selesai dilakukan.

Sayangnya, perpanjangan masa usulan formasi sampai 30 April 2024 ternyata tidak dimanfaatkan dengan baik oleh sejumlah intansi.

Pasalnya, masih ada instansi pemerintah yang ternyata belum selesai melakukan perincian usulan.

Baca Juga: Pengumuman Terbaru KemenPAN RB tentang JADWAL PENDAFTARAN CPNS 2024, Sudah Siap Bersaing jadi Abdi Negara?

Meski tak menyebut instansi tersebut, tapi terungkap bahwa instansi dimaksud adalah instansi yang mendapat alokasi formasi cukup besar.

Karena itu, Menteri Anas lagi-lagi mengingatkan instansi tersebut agar menuntaskan hal ini.

"Kita harap instansi yang belum mengirimkan rincian formasi/kebutuhan dapat segera merampungkan dengan menginput pada Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN)," ingat dia.

 

Tidak Bisa Dipastikan

Sampai 2 Mei 2024 pukul 20.10 WIB, sudah 602 instansi pemerintah telah melakukan perincian ke dalam sistem layanan Perencanaan SIASN BKN.

Baca Juga: Ombudsman RI dan Komisi 2 DPR Sama-sama Sepakat Seleksi CASN 2024 Ditunda, BKN dan KemenPAN RB harus Paham

Sementara 4 instansi belum membuat rincian formasi.

Selanjutnya 36 instansi sedang menyusun rincian formasi; 39 instansi telah selesai menyusun rincian formasi namun belum mengajukan Digital Signature (DS) SPTJM oleh PPK.

Kemudian 371 instansi sedang dalam proses velval rincian formasi oleh BKN dan 152 rincian usulan instansi yang telah selesai diverval oleh BKN dan/sedang menunggu Digital Signature (DS) Peraturan Teknis Kepala BKN.

Menteri Anas mengungkap, ada beberapa penyebab kendala kendala keterlambatan instansi dalam menyampaikan rincian formasi.

Antara lain instansi masih melakukan pemetaan jabatan; keterbatasan informasi terhadap data Non-ASN baik terkait jumlah pegawai, kualifikasi pendidikan serta jabatan yang akan diusulkan.

Selain itu juga belum selesainya pemutakhiran data peta jabatan oleh instansi pada layanan elektronik SIASN BKN.

Setelah rincian kebutuhan pegawai disampaikan instansi pemerintah, selanjutnya divalidasi BKN.

Baca Juga: AMBYAR! Honorer Masuk Database BKN Bukan Jaminan Diangkat PPPK 2024, Apalagi yang Tidak Masuk Pendataan 2022, PHK Massal di Depan Mata

Kemudian BKN menyampaikan hasil validasi dalam bentuk Pertimbangan Teknis sebagai pertimbangan Menteri PANRB dalam penetapan rincian kebutuhan ASN.

Sayangnya, MenPAN RB Abdullah Azwar Anas tidak bisa memastikan kapan pastinya jadwal pendaftaran CPNS 2024 dan PPPK 2024.

"Insyaallah pendaftaran bisa kita mulai di Juni atau Juli tahun ini," ungkap Menteri Anas.***